<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bahas Peningkatan Kerja Sama dengan PM Hungaria</title><description>Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan PM Hungaria Viktor Orb&amp;aacute;n di Istana Merdeka</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria"/><item><title>Jokowi Bahas Peningkatan Kerja Sama dengan PM Hungaria</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria</guid><pubDate>Kamis 23 Januari 2020 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria-B5JYLNMwbI.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/23/337/2157401/jokowi-bahas-peningkatan-kerja-sama-dengan-pm-hungaria-B5JYLNMwbI.JPG</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo  (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orb&amp;aacute;n di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Kedua pemimpin negara itu membahas peningkatan kerja sama di sejumlah bidang, salah satunya penyediaan air.
&quot;Saya menghargai kerja sama bidang penyediaan air bersih. Proyek itu selesai pada Desember 2019 dan diimplementasikan di 36 daerah di 12 provinsi di Indonesia,&quot; kata Jokowi.
Dalam pertemuan itu, PM Hungaria datang bersama Menteri Luar Negeri dan Perdagangan P&amp;eacute;ter Szijj&amp;aacute;rt&amp;oacute;, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Judit Pach, Menteri Negara Kantor PM Janos Nagy, Kepala Pers Kantor PM Bertalan Havasi, dan Deputi Menteri Negara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Andras Baranyi.
Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca Juga: Jokowi: Prabowo ke Luar Negeri Bukan Sekadar Jalan-Jalan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin berkomitmen untuk terus meningkatkan hubungan bilateral. Meski secara geografis kedua negara cukup jauh, namun Retno menilai substansi hubungan Indonesia dan Hungaria semakin meningkat.
&quot;Dengan jarak yang cukup jauh tersebut, maka hal pertama yang penting yang harus dilakukan adalah membangun hubungan people to people,&quot; kata Retno.
Dalam konteks people to people contact ini, kata Menlu, ada beberapa hal yang sudah dilakukan, antara lain adalah program beasiswa. Pemerintah Hungaria menyediakan 100 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia.
&quot;Tadi dibahas mengenai bidang-bidang yang akan digunakan oleh para mahasiswa. Presiden menyampaikan hal-hal yang terkait dengan sains, teknologi, inovasi, itu yang kita prioritaskan,&quot; kata Retno.Hungaria juga berkomitmen untuk melakukan penyederhanaan terhadap  proses visa bagi warga negara Indonesia. Adapun berkaitan dengan bidang  olahraga, lanjut Retno, kedua negara juga bekerja sama dalam pelatihan  pemain sepakbola Indonesia di Hungaria.
Selain people to people  contact, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai kerja sama dalam  bidang ekonomi, salah satunya berkaitan dengan penyediaan air.
&quot;Kemudian  kemungkinan kerja sama yang akan kita lakukan, ada keinginan dari pihak  Hungaria untuk meningkatkan kerja sama di bidang e-toll. Jadi  electronic toll payment, ini akan dikembangkan,&quot; jelas Retno.
Adapun  hal ketiga yang dibahas adalah Hungaria menawarkan kerja sama membangun  rumah sakit yang berfokus kepada terapi untuk kanker, onkologi, dan  pengembangan rumah sakit militer.
&quot;Jadi intinya, pertemuan ini  membuahkan hasil yang cukup banyak, terutama di dua bidang, people to  people contact dan kerja sama ekonomi,&quot; kata Retno.
Dalam  kesempatan tersebut, Perdana Menteri Hungaria juga mengundang Presiden  Joko Widodo untuk berkunjung ke Hungaria. Menurut Menlu, tahun ini  Indonesia dan Hungaria akan merayakan 65 tahun hubungan diplomatik.
&quot;We  celebrate 65th anniversary of our diplomatic relation dan kita isi  dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya konkret,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo  (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orb&amp;aacute;n di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Kedua pemimpin negara itu membahas peningkatan kerja sama di sejumlah bidang, salah satunya penyediaan air.
&quot;Saya menghargai kerja sama bidang penyediaan air bersih. Proyek itu selesai pada Desember 2019 dan diimplementasikan di 36 daerah di 12 provinsi di Indonesia,&quot; kata Jokowi.
Dalam pertemuan itu, PM Hungaria datang bersama Menteri Luar Negeri dan Perdagangan P&amp;eacute;ter Szijj&amp;aacute;rt&amp;oacute;, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Judit Pach, Menteri Negara Kantor PM Janos Nagy, Kepala Pers Kantor PM Bertalan Havasi, dan Deputi Menteri Negara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Andras Baranyi.
Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca Juga: Jokowi: Prabowo ke Luar Negeri Bukan Sekadar Jalan-Jalan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin berkomitmen untuk terus meningkatkan hubungan bilateral. Meski secara geografis kedua negara cukup jauh, namun Retno menilai substansi hubungan Indonesia dan Hungaria semakin meningkat.
&quot;Dengan jarak yang cukup jauh tersebut, maka hal pertama yang penting yang harus dilakukan adalah membangun hubungan people to people,&quot; kata Retno.
Dalam konteks people to people contact ini, kata Menlu, ada beberapa hal yang sudah dilakukan, antara lain adalah program beasiswa. Pemerintah Hungaria menyediakan 100 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia.
&quot;Tadi dibahas mengenai bidang-bidang yang akan digunakan oleh para mahasiswa. Presiden menyampaikan hal-hal yang terkait dengan sains, teknologi, inovasi, itu yang kita prioritaskan,&quot; kata Retno.Hungaria juga berkomitmen untuk melakukan penyederhanaan terhadap  proses visa bagi warga negara Indonesia. Adapun berkaitan dengan bidang  olahraga, lanjut Retno, kedua negara juga bekerja sama dalam pelatihan  pemain sepakbola Indonesia di Hungaria.
Selain people to people  contact, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai kerja sama dalam  bidang ekonomi, salah satunya berkaitan dengan penyediaan air.
&quot;Kemudian  kemungkinan kerja sama yang akan kita lakukan, ada keinginan dari pihak  Hungaria untuk meningkatkan kerja sama di bidang e-toll. Jadi  electronic toll payment, ini akan dikembangkan,&quot; jelas Retno.
Adapun  hal ketiga yang dibahas adalah Hungaria menawarkan kerja sama membangun  rumah sakit yang berfokus kepada terapi untuk kanker, onkologi, dan  pengembangan rumah sakit militer.
&quot;Jadi intinya, pertemuan ini  membuahkan hasil yang cukup banyak, terutama di dua bidang, people to  people contact dan kerja sama ekonomi,&quot; kata Retno.
Dalam  kesempatan tersebut, Perdana Menteri Hungaria juga mengundang Presiden  Joko Widodo untuk berkunjung ke Hungaria. Menurut Menlu, tahun ini  Indonesia dan Hungaria akan merayakan 65 tahun hubungan diplomatik.
&quot;We  celebrate 65th anniversary of our diplomatic relation dan kita isi  dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya konkret,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
