<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Yakin Hanura Bisa Cegah Politik SARA</title><description>Jangan sampai ada politik SARA, jangan lagi ada hoaks, ujaran kebencian, saling fitnah, jangan lagi ada saling mengujat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-cegah-politik-sara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-cegah-politik-sara"/><item><title>Jokowi Yakin Hanura Bisa Cegah Politik SARA</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-cegah-politik-sara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-cegah-politik-sara</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2020 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-jadi-pencegah-politik-sara-MZ0Rm6LXgP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di acara pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura (Foto : Okezone.com/Fadel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/24/337/2157998/jokowi-yakin-hanura-bisa-jadi-pencegah-politik-sara-MZ0Rm6LXgP.jpg</image><title>Presiden Jokowi di acara pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura (Foto : Okezone.com/Fadel)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura periode 2019-2024.
Dalam kesempatannya, Jokowi mengingatkan kepada seluruh kader yang terpilih ke dalam kepengurusan DPP agar bisa membantu pemerintah menghilangkan cara-cara politik yang menyebar isu SARA dan ujaran kebencian di Pilkada 2020.
&quot;Jangan sampai ada politik SARA, jangan lagi ada hoaks, ujaran kebencian, saling fitnah, jangan lagi ada saling menghujat. Saya yakin ini bisa dimotori oleh Hanura&amp;lrm;,&quot; ujar Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Jokowi meyakini Partai Hanura di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) bakal menjadi parpol besar. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya perwakilan Hanura yang menjadi anggota DPRD.
&quot;Kalau Partai Hanura dikelola dengan benar dan dipimpin oleh Pak OSO, saya yakin Hanura jadi partai besar,&quot; ujarnya.&amp;lrm;
Baca Juga : Partai Hanura Resmi Kukuhkan Pengurus DPP Periode 2019-2024
Ia menambahkan, indikator keseriusan OSO dalam mengurus Partai Hanura dapat terlihat ketika dirinya dahulu menawarkan posisi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), namun mantan Ketua DPD RI itu menolaknya.
&quot;Alasan yang pertama jadi Watimpres tidak boleh jadi pemimpin partai, alasan kedua Pak OSO lebih mencintai Hanura,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura periode 2019-2024.
Dalam kesempatannya, Jokowi mengingatkan kepada seluruh kader yang terpilih ke dalam kepengurusan DPP agar bisa membantu pemerintah menghilangkan cara-cara politik yang menyebar isu SARA dan ujaran kebencian di Pilkada 2020.
&quot;Jangan sampai ada politik SARA, jangan lagi ada hoaks, ujaran kebencian, saling fitnah, jangan lagi ada saling menghujat. Saya yakin ini bisa dimotori oleh Hanura&amp;lrm;,&quot; ujar Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Jokowi meyakini Partai Hanura di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) bakal menjadi parpol besar. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya perwakilan Hanura yang menjadi anggota DPRD.
&quot;Kalau Partai Hanura dikelola dengan benar dan dipimpin oleh Pak OSO, saya yakin Hanura jadi partai besar,&quot; ujarnya.&amp;lrm;
Baca Juga : Partai Hanura Resmi Kukuhkan Pengurus DPP Periode 2019-2024
Ia menambahkan, indikator keseriusan OSO dalam mengurus Partai Hanura dapat terlihat ketika dirinya dahulu menawarkan posisi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), namun mantan Ketua DPD RI itu menolaknya.
&quot;Alasan yang pertama jadi Watimpres tidak boleh jadi pemimpin partai, alasan kedua Pak OSO lebih mencintai Hanura,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
