<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Skenario Pemilihan Wagub DKI</title><description>Dua Nama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah muncul untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/24/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki"/><item><title>Intip Skenario Pemilihan Wagub DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/24/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2020 07:32 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/23/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki-WIGMeQg3UD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cawagub DKI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/23/338/2157390/intip-skenario-pemilihan-wagub-dki-WIGMeQg3UD.jpg</image><title>Cawagub DKI (Foto: Okezone)</title></images><description>DUA Nama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah muncul untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno. Keduanya adalah Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis yang merupakan hasil kesepakatan partai pengusung yakni Gerindra serta PKS.
Kedua calon tersebut masih harus menjalani beberapa tahap untuk menjadi Wakil dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Beberapa skenario sudah disiapkan DPRD DKI untuk proses pemilihannya.
Sebagai langkah awal, DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk membahas tata tertib (tatib) pemilihan wagub pada 27 Januari 2020. Sementara, untuk pengesahan tatib dirancang pada 29 Januari 2020.
&quot;Setelah tatib rampung, anggota DPRD akan membentuk panitia pemilihan (panlih) wagub DKI. Panlih selanjutnya akan melakukan pemeriksaan administratif terhadap dua cawagub,&quot; kata Wakil Ketua DPRD M Taufik di Jakarta.

Baca Juga: Gerindra Optimis Riza Patria yang Akan Jadi Wagub DKI
Selanjutnya DPRD akan membentuk Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan rapat paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan.Fit and Proper Test
Wakil gubernur DKI terpilih nantinya dinilai harus memiliki komitmen  yang kuat bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam  membenahi masalah-masalah di Jakarta. Untuk itu, beberapa partai seperti  PAN, Golkar dan Nasdem meminta cawagub DKI yang ada diminta menjalani  Fit and Proper Test.
&quot;Semua dewan harus dilibatkan agar kita tidak beli kucing dalam  karung. Prosesnya harus terbuka, kalau perlu ada uji kelayakan, dan  harus bisa diterima semua fraksi,&quot; ucap Basri Ketua Fraksi Golkar DPRD  DKI Jakarta Basri Baco.

KPK Awasi Proses Pemilihan
Untuk mengantisipasi terjadinya politik uang, Partai Keadilan   Sejahtera (PKS) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi   proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta di DPRD DKI Jakarta. Langkah   tersebut didukung PDIP yang berharap proses pemilihan berjalan lancar.
&quot;Saya kira itu langkah positif, agar semua bisa menentukan sikapnya   tidak harus dilandasi dengan persoalan money politik, jadi begitu saja.   Saya sepakat saja terkait hal tersebut,&quot; kata Ketua Fraksi PDIP DPRD  DKI  Jakarta, Gembong Warsono.</description><content:encoded>DUA Nama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah muncul untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno. Keduanya adalah Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis yang merupakan hasil kesepakatan partai pengusung yakni Gerindra serta PKS.
Kedua calon tersebut masih harus menjalani beberapa tahap untuk menjadi Wakil dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Beberapa skenario sudah disiapkan DPRD DKI untuk proses pemilihannya.
Sebagai langkah awal, DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk membahas tata tertib (tatib) pemilihan wagub pada 27 Januari 2020. Sementara, untuk pengesahan tatib dirancang pada 29 Januari 2020.
&quot;Setelah tatib rampung, anggota DPRD akan membentuk panitia pemilihan (panlih) wagub DKI. Panlih selanjutnya akan melakukan pemeriksaan administratif terhadap dua cawagub,&quot; kata Wakil Ketua DPRD M Taufik di Jakarta.

Baca Juga: Gerindra Optimis Riza Patria yang Akan Jadi Wagub DKI
Selanjutnya DPRD akan membentuk Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan rapat paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan.Fit and Proper Test
Wakil gubernur DKI terpilih nantinya dinilai harus memiliki komitmen  yang kuat bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam  membenahi masalah-masalah di Jakarta. Untuk itu, beberapa partai seperti  PAN, Golkar dan Nasdem meminta cawagub DKI yang ada diminta menjalani  Fit and Proper Test.
&quot;Semua dewan harus dilibatkan agar kita tidak beli kucing dalam  karung. Prosesnya harus terbuka, kalau perlu ada uji kelayakan, dan  harus bisa diterima semua fraksi,&quot; ucap Basri Ketua Fraksi Golkar DPRD  DKI Jakarta Basri Baco.

KPK Awasi Proses Pemilihan
Untuk mengantisipasi terjadinya politik uang, Partai Keadilan   Sejahtera (PKS) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi   proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta di DPRD DKI Jakarta. Langkah   tersebut didukung PDIP yang berharap proses pemilihan berjalan lancar.
&quot;Saya kira itu langkah positif, agar semua bisa menentukan sikapnya   tidak harus dilandasi dengan persoalan money politik, jadi begitu saja.   Saya sepakat saja terkait hal tersebut,&quot; kata Ketua Fraksi PDIP DPRD  DKI  Jakarta, Gembong Warsono.</content:encoded></item></channel></rss>
