<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Keluarga Pelajar Pembunuh Begal di Malang Terima Vonis Hakim   </title><description>Keluarga pelajar pembunuh begal asal Malang, ZA, akhirnya menerima keputusan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/24/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim"/><item><title> Keluarga Pelajar Pembunuh Begal di Malang Terima Vonis Hakim   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/24/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/24/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2020 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/23/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim-jrKl9v6ub5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga ZA dan kuasa hukum saat jumpa pers (foto: Okezone.com/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/23/519/2157452/keluarga-pelajar-pembunuh-begal-di-malang-terima-vonis-hakim-jrKl9v6ub5.jpg</image><title>Keluarga ZA dan kuasa hukum saat jumpa pers (foto: Okezone.com/Avirista)</title></images><description>
MALANG - Keluarga pelajar pembunuh begal asal Malang, ZA, akhirnya menerima keputusan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, yang dijatuhkan pada sidang Kamis (23/1/2020).

Pihak keluarga ZA yang diwakili oleh ayahanda, Sudarto dan kakak kandungnya mengaku sudah ikhlas dan legowo menerima keputusan hakim Nuny Defiary.

&quot;Saya terima kasih sekali atas keputusan majelis hakim, saya terima lapang dada dan ikhlas. Tidak menerima banding, saya siap hanya cukup sampai di sini. Saya terima apa yang diputuskan bu hakim,&quot; ungkap Sudarto dihadapan awak media.
&amp;nbsp;Baca juga: Kuasa Hukum Pelajar Pembunuh Begal Sayangkan Vonis Hakim
Sementara itu, Koordinator Kuasa Hukum ZA, Bhakti Riza Hidayat menganggap keputusan keluarga ZA merupakan keputusan yang mewakili penuh dari pihak ZA.

&quot;Kami sudah berkomunikasi, beliau Bapak Sudarto ini berdaulat penuh terhadap ZA. Tentunya keputusan ini banyak pertimbangan, jadi kenapa tadi kami harus berpikir dulu,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bunuh Begal, Pelajar di Malang Dihukum Pembinaan Selama 1 Tahun
Bhakti menilai penerimaan keputusan ini tak hanya melulu bicara soal hukum, melainkan juga ada faktor lain, yakni menyelamatkan anak ZA dari kegaduhan yang terjadi.

&quot;Faktor utama menyelamatkan ZA dari kegaduhan. Berharap anak ini bisa sekolah dan beraktivitas normal,&quot; tukasnya.

Sebagaimana informasi, ZA pelajar pembunuh begal asal Malang dijatuhi hukuman satu tahun pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Hakim menilai ZA sah bersalah melakukan penganiyaan yang menyebabkan kematian kepada Misnan, yang berusaha menguasai harta bendanya.
</description><content:encoded>
MALANG - Keluarga pelajar pembunuh begal asal Malang, ZA, akhirnya menerima keputusan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, yang dijatuhkan pada sidang Kamis (23/1/2020).

Pihak keluarga ZA yang diwakili oleh ayahanda, Sudarto dan kakak kandungnya mengaku sudah ikhlas dan legowo menerima keputusan hakim Nuny Defiary.

&quot;Saya terima kasih sekali atas keputusan majelis hakim, saya terima lapang dada dan ikhlas. Tidak menerima banding, saya siap hanya cukup sampai di sini. Saya terima apa yang diputuskan bu hakim,&quot; ungkap Sudarto dihadapan awak media.
&amp;nbsp;Baca juga: Kuasa Hukum Pelajar Pembunuh Begal Sayangkan Vonis Hakim
Sementara itu, Koordinator Kuasa Hukum ZA, Bhakti Riza Hidayat menganggap keputusan keluarga ZA merupakan keputusan yang mewakili penuh dari pihak ZA.

&quot;Kami sudah berkomunikasi, beliau Bapak Sudarto ini berdaulat penuh terhadap ZA. Tentunya keputusan ini banyak pertimbangan, jadi kenapa tadi kami harus berpikir dulu,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bunuh Begal, Pelajar di Malang Dihukum Pembinaan Selama 1 Tahun
Bhakti menilai penerimaan keputusan ini tak hanya melulu bicara soal hukum, melainkan juga ada faktor lain, yakni menyelamatkan anak ZA dari kegaduhan yang terjadi.

&quot;Faktor utama menyelamatkan ZA dari kegaduhan. Berharap anak ini bisa sekolah dan beraktivitas normal,&quot; tukasnya.

Sebagaimana informasi, ZA pelajar pembunuh begal asal Malang dijatuhi hukuman satu tahun pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Hakim menilai ZA sah bersalah melakukan penganiyaan yang menyebabkan kematian kepada Misnan, yang berusaha menguasai harta bendanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
