<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Dokter di China Meninggal saat Tangani Virus Korona</title><description>Dokter Liang berada di Wuhan, garis terdepan dalam penyebaran virus korona jenis baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona"/><item><title>Seorang Dokter di China Meninggal saat Tangani Virus Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona</guid><pubDate>Sabtu 25 Januari 2020 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona-4cwRNjxGjx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/25/18/2158217/seorang-dokter-di-china-meninggal-saat-tangani-virus-korona-4cwRNjxGjx.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>WUHAN &amp;ndash; Seorang dokter yang berjuang dalam upaya penanganan wabah virus korona di Kota Wuhan, China dilaporkan turut menjadi korban dan meninggal dunia akibat virus tersebut.
Berdasarkan laporan media lokal China Global Television Network yang dilansir BBC, dokter berusia 62 tahun itu bekerja di Rumah Sakit Hubei Xinhua di Wuhan, dan merupakan korban jiwa pertama dari kalangan staf yang melakukan perawatan terhadap para pasien terinfeksi virus korona.
BACA JUGA: Jumlah Kasus Infeksi Virus Korona di China Melonjak, 41 Orang Meninggal
Meninggalnya Dokter Liang menunjukkan bahwa staf medis di China, terutama di Wuhan mendapat tekanan dan risiko yang besar akibat penyebaran virus korona jenis baru itu.
Sebelumnya, pada Jumat 24 Januari 2020, Beijing News melaporkan ada 15 staf medis yang terinfeksi di Wuhan, sedangkan hari ini, Sabtu (25/1/2020) diinformasikan seorang dokter di rumah sakit No.1 Universitas Peking juga terinfeksi virus tersebut.
Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengatakan total kasus yang dikonfirmasi di Negeri Tirai Bambu saat ini mencapai 1.287 kasus, dengan korban jiwa mencapai 41 orang. Di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah, ada 658 pasien yang terkena virus dalam perawatan medis, dengan 57 di antaranya kritis.
BACA JUGA: Malaysia Konfirmasi 3 Kasus Infeksi Virus Korona di Negaranya
Lebih dari 1.300 pasien telah terinfeksi secara global, sementara otoritas kesehatan di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyakit itu menjadi wabah global.
Virus itu juga telah terdeteksi di Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Prancis, Amerika Serikat (AS), Malaysia dan Australia.
</description><content:encoded>WUHAN &amp;ndash; Seorang dokter yang berjuang dalam upaya penanganan wabah virus korona di Kota Wuhan, China dilaporkan turut menjadi korban dan meninggal dunia akibat virus tersebut.
Berdasarkan laporan media lokal China Global Television Network yang dilansir BBC, dokter berusia 62 tahun itu bekerja di Rumah Sakit Hubei Xinhua di Wuhan, dan merupakan korban jiwa pertama dari kalangan staf yang melakukan perawatan terhadap para pasien terinfeksi virus korona.
BACA JUGA: Jumlah Kasus Infeksi Virus Korona di China Melonjak, 41 Orang Meninggal
Meninggalnya Dokter Liang menunjukkan bahwa staf medis di China, terutama di Wuhan mendapat tekanan dan risiko yang besar akibat penyebaran virus korona jenis baru itu.
Sebelumnya, pada Jumat 24 Januari 2020, Beijing News melaporkan ada 15 staf medis yang terinfeksi di Wuhan, sedangkan hari ini, Sabtu (25/1/2020) diinformasikan seorang dokter di rumah sakit No.1 Universitas Peking juga terinfeksi virus tersebut.
Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengatakan total kasus yang dikonfirmasi di Negeri Tirai Bambu saat ini mencapai 1.287 kasus, dengan korban jiwa mencapai 41 orang. Di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah, ada 658 pasien yang terkena virus dalam perawatan medis, dengan 57 di antaranya kritis.
BACA JUGA: Malaysia Konfirmasi 3 Kasus Infeksi Virus Korona di Negaranya
Lebih dari 1.300 pasien telah terinfeksi secara global, sementara otoritas kesehatan di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyakit itu menjadi wabah global.
Virus itu juga telah terdeteksi di Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Prancis, Amerika Serikat (AS), Malaysia dan Australia.
</content:encoded></item></channel></rss>
