<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekalongan Dilanda Banjir, Warga Terdampak Butuh Bantuan</title><description>Permukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah, terendam banjir sejak Sabtu malam kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan"/><item><title>Pekalongan Dilanda Banjir, Warga Terdampak Butuh Bantuan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan</guid><pubDate>Minggu 26 Januari 2020 14:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan-flVFqoct4p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir melanda permukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: Suryono/iNews.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/26/512/2158499/pekalongan-dilanda-banjir-warga-terdampak-butuh-bantuan-flVFqoct4p.jpg</image><title>Banjir melanda permukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: Suryono/iNews.id)</title></images><description>PEKALONGAN &amp;ndash; Ribuan warga di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, masih bertahan di pengungsian seperti sekolahan, gudang, dan masjid. Para pengungsi yang sebagian besar anak-anak dan ibu-ibu ini kekurangan makanan, pakaian, selimut, serta obat-obatan.
Seperti para pengungsi yang berada di Kecamatan Pekalongan Timur. Mereka masih membutuhkan bantuan.
Akibat belum ada bantuan yang datang, para pengungsi di sana sampai membeli sendiri barang kebutuhan yang dibutuhkan.
&quot;Ini saya nasi masih beli sendiri. Belum ada bantuan,&quot; kata salah satu pengungsi, Yuliana, Minggu (26/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Ia mengatakan mulai mengungsi sejak pukul 23.00 WIB, Sabtu 25 Januari 2020. Ketinggian air di rumahnya mencapai lebih dari 1 meter.
&quot;Sebagian ada yang mengungsi, sebagian yang lain ya masih bertahan,&quot; ungkapnya.
Masih ada sekira 1.500 warga yang mengungsi akibat banjir.
Camat Pekalongan Timur Nur Sobah mengatakan masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu pengungsi.
&quot;Kita sudah koordinasi dengan Dinas Sosial. Nanti bantuan dari mereka,&quot; ucapnya.
Hingga pagi hari ini ketinggian air masih mencapai 50 sentimeter. Beberapa warga sudah kembali ke rumahnya untuk mengamankan harta benda.
&quot;Ini jagain barang-barang. Daripada nanti ada apa-apa,&quot; kata salah satu warga bernama Tuti.</description><content:encoded>PEKALONGAN &amp;ndash; Ribuan warga di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, masih bertahan di pengungsian seperti sekolahan, gudang, dan masjid. Para pengungsi yang sebagian besar anak-anak dan ibu-ibu ini kekurangan makanan, pakaian, selimut, serta obat-obatan.
Seperti para pengungsi yang berada di Kecamatan Pekalongan Timur. Mereka masih membutuhkan bantuan.
Akibat belum ada bantuan yang datang, para pengungsi di sana sampai membeli sendiri barang kebutuhan yang dibutuhkan.
&quot;Ini saya nasi masih beli sendiri. Belum ada bantuan,&quot; kata salah satu pengungsi, Yuliana, Minggu (26/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Ia mengatakan mulai mengungsi sejak pukul 23.00 WIB, Sabtu 25 Januari 2020. Ketinggian air di rumahnya mencapai lebih dari 1 meter.
&quot;Sebagian ada yang mengungsi, sebagian yang lain ya masih bertahan,&quot; ungkapnya.
Masih ada sekira 1.500 warga yang mengungsi akibat banjir.
Camat Pekalongan Timur Nur Sobah mengatakan masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu pengungsi.
&quot;Kita sudah koordinasi dengan Dinas Sosial. Nanti bantuan dari mereka,&quot; ucapnya.
Hingga pagi hari ini ketinggian air masih mencapai 50 sentimeter. Beberapa warga sudah kembali ke rumahnya untuk mengamankan harta benda.
&quot;Ini jagain barang-barang. Daripada nanti ada apa-apa,&quot; kata salah satu warga bernama Tuti.</content:encoded></item></channel></rss>
