<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penculikan Siswi SMP di Makassar oleh 6 Pria Bertopeng Ternyata Rekayasa</title><description>Gadis remaja ini mengakui telah merekayasa penculikannya dan minta tebusan Rp50 juta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa"/><item><title>Penculikan Siswi SMP di Makassar oleh 6 Pria Bertopeng Ternyata Rekayasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa</guid><pubDate>Minggu 26 Januari 2020 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>iNews TV</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa-sMr9EBT50k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/26/609/2158586/penculikan-siswi-smp-di-makassar-oleh-6-pria-bertopeng-ternyata-rekayasa-sMr9EBT50k.jpg</image><title>ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>MAKASSAR - Mengaku diculik  enam pria bertopeng  dan meminta tebusan Rp50 juta, remaja berinisial VN (14) membuat heboh warga Jalan Toddpuli, Makassar, Sulawesi Selatan hingga  kedua orangtuannya panik dan  melapor ke polisi. Namun, saat ditelusuri  oleh  polisi, siswi SMP itu hanya mengarang cerita penculikan.
Polisi mengatakan VN tidak diculik melainkan menginap di rumah salah satu rekannya di Makassar. Polisi menyebut VN sedang cekcok dengan orangtuanya sehingga minggat dari rumah.
Kast Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Iratmoko mengatakan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menyelidiki dengan memeriksa saksi-saksi serta olah tempat kejadian. Tapi, ditemukan kejanggalan. Polisi memeriksa korban. Akhirnya korban mengakui tidak diculik.
&amp;ldquo;Korban mengakui bahwa yang bersangkutan tidak diculik, namun hanya pergi meninggalkan rumah dikarenakan ada sedikit permasalahn dengan ibunya,&amp;rdquo; kata Iratmoko seperti dilansir dari iNewsTV, Minggu (26/1/2020).
Menurutnya VN mengaku diculik dengan alasan agar tak dimarahi ibunya karena sudah dua hari menghilang dari rumah.
Di hadapan penyidik, VN mengaku bahwa kejadian penculikan tersebut tidak benar. Ia pun mengakui  ide uang tebusan Rp50 juta tersebut direncananyakannya.
Sebelumnya diberitakan, VN menghilang selama dua hari lebih sejak Minggu 19 Januari lalu sekitar pukul 18.00 Wita hingga Selasa pukul 11.00 Wita. Saat kembali ke rumahnya, VN mengaku ke orangtuanya bahwa ia diculik oleh enam pria bertopeng. Orangtuanya langsung melaporkan ke polisi.
Baca juga: Disuntik Obat Bius, Siswi SMP di Makassar Diculik 6 Pria Misterius
Dalam pengakuannya, VN mengatakan ia diculik saat berjalan di lorong ke arah rumahnya di Kelurahan Tidung, Rappocini, Makassar. VN juga mengaku sempat disuntik cairan misterius sehingga pingsan.
VN juga membuat pengakuan dimintai nomor orangtuanya karena pelaku hendak meminta uang tebusan Rp50 juta. Kemudian VN mengaku berhasil kabur dari lokasi ia dibekap dengan cara melompat di jendela.
Aksi VN yang mengaku diculik juga sempat membuat heboh tetangganya warga di sekitar tempat tinggalnya.

</description><content:encoded>MAKASSAR - Mengaku diculik  enam pria bertopeng  dan meminta tebusan Rp50 juta, remaja berinisial VN (14) membuat heboh warga Jalan Toddpuli, Makassar, Sulawesi Selatan hingga  kedua orangtuannya panik dan  melapor ke polisi. Namun, saat ditelusuri  oleh  polisi, siswi SMP itu hanya mengarang cerita penculikan.
Polisi mengatakan VN tidak diculik melainkan menginap di rumah salah satu rekannya di Makassar. Polisi menyebut VN sedang cekcok dengan orangtuanya sehingga minggat dari rumah.
Kast Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Iratmoko mengatakan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menyelidiki dengan memeriksa saksi-saksi serta olah tempat kejadian. Tapi, ditemukan kejanggalan. Polisi memeriksa korban. Akhirnya korban mengakui tidak diculik.
&amp;ldquo;Korban mengakui bahwa yang bersangkutan tidak diculik, namun hanya pergi meninggalkan rumah dikarenakan ada sedikit permasalahn dengan ibunya,&amp;rdquo; kata Iratmoko seperti dilansir dari iNewsTV, Minggu (26/1/2020).
Menurutnya VN mengaku diculik dengan alasan agar tak dimarahi ibunya karena sudah dua hari menghilang dari rumah.
Di hadapan penyidik, VN mengaku bahwa kejadian penculikan tersebut tidak benar. Ia pun mengakui  ide uang tebusan Rp50 juta tersebut direncananyakannya.
Sebelumnya diberitakan, VN menghilang selama dua hari lebih sejak Minggu 19 Januari lalu sekitar pukul 18.00 Wita hingga Selasa pukul 11.00 Wita. Saat kembali ke rumahnya, VN mengaku ke orangtuanya bahwa ia diculik oleh enam pria bertopeng. Orangtuanya langsung melaporkan ke polisi.
Baca juga: Disuntik Obat Bius, Siswi SMP di Makassar Diculik 6 Pria Misterius
Dalam pengakuannya, VN mengatakan ia diculik saat berjalan di lorong ke arah rumahnya di Kelurahan Tidung, Rappocini, Makassar. VN juga mengaku sempat disuntik cairan misterius sehingga pingsan.
VN juga membuat pengakuan dimintai nomor orangtuanya karena pelaku hendak meminta uang tebusan Rp50 juta. Kemudian VN mengaku berhasil kabur dari lokasi ia dibekap dengan cara melompat di jendela.
Aksi VN yang mengaku diculik juga sempat membuat heboh tetangganya warga di sekitar tempat tinggalnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
