<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Virus Korona, Jokowi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan   </title><description>Pemerintah berupaya untuk melindungi dan mencukupi kebutuhan bagi warga negara Indonesia (WNI).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan"/><item><title>Soal Virus Korona, Jokowi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan-Es0vszRxAq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/337/2159159/soal-virus-korona-jokowi-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan-Es0vszRxAq.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>
SURABAYA - Pemerintah berupaya untuk melindungi dan mencukupi kebutuhan bagi warga negara Indonesia (WNI), yang saat ini masih berada di Wuhan, China.

Presiden Joko Widodo telah memantau perkembangan wabah korona baik di Indonesia maupun di Tiongkok sendiri. Jokowi mengatakan, bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Beijing terus menjalin kontak dengan WNI di sana.

&quot;Sementara masih berada di sana. KBRI sudah bicara detail dan mengikuti,&quot; ucap Jokowi di PT PAL Indonesia, Surabaya, Senin (27/1/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Menkes Minta Mahasiswa Indonesia Terisolasi di Wuhan untuk Bersabar


Ia menyatakan, pemerintah melalui KBRI berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan logistik para WNI tersebut. Serta memastikan agar pengiriman bantuan dapat berjalan dengan baik.
&amp;nbsp;Baca juga: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Terisolasi Imbas Penyebaran Virus Korona
Terkait wabah virus korona, Presiden kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik dan cemas secara berlebihan.

&quot;Pengawasan di semua bandara kita terutama yang berhubungan dengan flight (penerbangan) dari dan ke Tiongkok sudah kita lakukan. Yang paling penting hati-hati dan waspada terhadap gejala yang ada,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>
SURABAYA - Pemerintah berupaya untuk melindungi dan mencukupi kebutuhan bagi warga negara Indonesia (WNI), yang saat ini masih berada di Wuhan, China.

Presiden Joko Widodo telah memantau perkembangan wabah korona baik di Indonesia maupun di Tiongkok sendiri. Jokowi mengatakan, bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Beijing terus menjalin kontak dengan WNI di sana.

&quot;Sementara masih berada di sana. KBRI sudah bicara detail dan mengikuti,&quot; ucap Jokowi di PT PAL Indonesia, Surabaya, Senin (27/1/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Menkes Minta Mahasiswa Indonesia Terisolasi di Wuhan untuk Bersabar


Ia menyatakan, pemerintah melalui KBRI berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan logistik para WNI tersebut. Serta memastikan agar pengiriman bantuan dapat berjalan dengan baik.
&amp;nbsp;Baca juga: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Terisolasi Imbas Penyebaran Virus Korona
Terkait wabah virus korona, Presiden kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik dan cemas secara berlebihan.

&quot;Pengawasan di semua bandara kita terutama yang berhubungan dengan flight (penerbangan) dari dan ke Tiongkok sudah kita lakukan. Yang paling penting hati-hati dan waspada terhadap gejala yang ada,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
