<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Terawan Sebut Pasien Suspect Virus Korona di Manado Sebagai Pahlawan</title><description>Menkes Terawan Agus Putranto menyebutkan G (25) seorang perempuan yang diduga terinveksi virus Korona sebagai pahlawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158647/menkes-terawan-sebut-pasien-suspect-virus-korona-di-manado-sebagai-pahlawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158647/menkes-terawan-sebut-pasien-suspect-virus-korona-di-manado-sebagai-pahlawan"/><item><title>Menkes Terawan Sebut Pasien Suspect Virus Korona di Manado Sebagai Pahlawan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158647/menkes-terawan-sebut-pasien-suspect-virus-korona-di-manado-sebagai-pahlawan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158647/menkes-terawan-sebut-pasien-suspect-virus-korona-di-manado-sebagai-pahlawan</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/26/340/2158647/menkes-terawan-pasien-suspect-korona-di-manado-sebagai-pahlawan-gTfClfiOzN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/26/340/2158647/menkes-terawan-pasien-suspect-korona-di-manado-sebagai-pahlawan-gTfClfiOzN.jpg</image><title>Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (Foto: Okezone)</title></images><description>MANADO - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyebutkan G (25) seorang perempuan yang diduga terinveksi virus Korona sebagai pahlawan.
Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi pasien di ruang isolasi Irina F RSUP Prof Kandou Manado, Minggu (26/1/2020).
&quot;Saya tadi menyapa dia dengan kamu pahlawan, berani mengungkapkan dirimu dan juga ingin terdeclare bahwa dia tidak mengidap itu. Sangat membanggakan buat saya untuk seorang gadis yang begitu berani,&quot; kata Menkes Terawan.
Menurutnya itu merupakan kesadaran yang luar biasa dari masyarakat. Karena pasien merasa tidak nyaman habis dari perjalanan ke daerah China, pasien masih muda dan dengan kesadaran sendiri menghubungi pihak rumah sakit.
Baca Juga: Warga Manado Diimbau Jangan Panik Terkait Virus Korona
Terhadap pasien sendiri sudah dilakukan peninjauan, pengecekan serta isolasi dan ternyata pemulihan sekarang memadai, tidak ada demam, tidak ada batuk, pilek juga sudah sembuh, tidak ada sesak nafas.
&quot;Tetapi dengan rela pasien mau dicek terus, itu kan luar biasa, masyarakat sudah punya kesadaran yang luar biasa, tidak panik, tidak resah, namun dengan sadar minta dicek dan kita lakukan pengecekan, semuanya oke, tapi tepat prosedur-prosedur kita jalankan, pengecekan labnya, dahaknya, dan sebagainya tetap berjalan,&quot; jelas Menteri Terawan.Namun pasien tetap masih berada di ruang isolasi meski pun secara  klinis tidak ada tetapi kita ikuti supaya semuanya puas, tinggal tunggu  hasil laboratorium yang sudah dikirim bahan labnya ke Balitbangkes yang  dianggap paling akurat.
&quot;Kita jangan sampai pake sembarang lab nanti hasilnya acakadul ya  repot, jadi harus yang betul-betul fit, sehingga kita bisa mendapat  informasi yang benar, tidak boleh informasi itu salah,&quot; kata menteri  Terawanm
Lebih lanjut menteri Terawan mengatakn bahwa yang paling penting  adalah kesadaran untuk hidup sehat. Karena kalau kondisi badan sehat  tidak akan kena virus.
&quot;Tidak akan kena, percaya deh, virus itu terantung daya tahan tubuh kita,&quot; kata Menkes Terawan.
Oleh karena itu meski lelah karena harus keliling, menteri Terawan  mengaku tetap mengingat kondisi tubuhnya juga ada kemampuan dan batas  kemampuan.
&quot;Dan saya minta para wartawan juga harus ingat kalau waktunya  istirahat ya istirahat, kalau waktunya makan, ya makan sama minum jangan  lupa. Kita ini sama-sama badannya juga ada kemampuan dan batas  kemampuan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MANADO - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyebutkan G (25) seorang perempuan yang diduga terinveksi virus Korona sebagai pahlawan.
Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi pasien di ruang isolasi Irina F RSUP Prof Kandou Manado, Minggu (26/1/2020).
&quot;Saya tadi menyapa dia dengan kamu pahlawan, berani mengungkapkan dirimu dan juga ingin terdeclare bahwa dia tidak mengidap itu. Sangat membanggakan buat saya untuk seorang gadis yang begitu berani,&quot; kata Menkes Terawan.
Menurutnya itu merupakan kesadaran yang luar biasa dari masyarakat. Karena pasien merasa tidak nyaman habis dari perjalanan ke daerah China, pasien masih muda dan dengan kesadaran sendiri menghubungi pihak rumah sakit.
Baca Juga: Warga Manado Diimbau Jangan Panik Terkait Virus Korona
Terhadap pasien sendiri sudah dilakukan peninjauan, pengecekan serta isolasi dan ternyata pemulihan sekarang memadai, tidak ada demam, tidak ada batuk, pilek juga sudah sembuh, tidak ada sesak nafas.
&quot;Tetapi dengan rela pasien mau dicek terus, itu kan luar biasa, masyarakat sudah punya kesadaran yang luar biasa, tidak panik, tidak resah, namun dengan sadar minta dicek dan kita lakukan pengecekan, semuanya oke, tapi tepat prosedur-prosedur kita jalankan, pengecekan labnya, dahaknya, dan sebagainya tetap berjalan,&quot; jelas Menteri Terawan.Namun pasien tetap masih berada di ruang isolasi meski pun secara  klinis tidak ada tetapi kita ikuti supaya semuanya puas, tinggal tunggu  hasil laboratorium yang sudah dikirim bahan labnya ke Balitbangkes yang  dianggap paling akurat.
&quot;Kita jangan sampai pake sembarang lab nanti hasilnya acakadul ya  repot, jadi harus yang betul-betul fit, sehingga kita bisa mendapat  informasi yang benar, tidak boleh informasi itu salah,&quot; kata menteri  Terawanm
Lebih lanjut menteri Terawan mengatakn bahwa yang paling penting  adalah kesadaran untuk hidup sehat. Karena kalau kondisi badan sehat  tidak akan kena virus.
&quot;Tidak akan kena, percaya deh, virus itu terantung daya tahan tubuh kita,&quot; kata Menkes Terawan.
Oleh karena itu meski lelah karena harus keliling, menteri Terawan  mengaku tetap mengingat kondisi tubuhnya juga ada kemampuan dan batas  kemampuan.
&quot;Dan saya minta para wartawan juga harus ingat kalau waktunya  istirahat ya istirahat, kalau waktunya makan, ya makan sama minum jangan  lupa. Kita ini sama-sama badannya juga ada kemampuan dan batas  kemampuan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
