<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belasan Rumah Terbakar, 7 Petugas Damkar Cedera</title><description>Puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera"/><item><title>Belasan Rumah Terbakar, 7 Petugas Damkar Cedera</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 03:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera-4GgYciut14.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/340/2158678/belasan-rumah-terbakar-7-petugas-damkar-cedera-4GgYciut14.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>PONTIANAK - Kebakaran menghanguskan belasan rumah di kawasan Jalan Tanjungpura, Gang Irian, Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (26/1/2020) malam. Akibatnya, 63 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Puluhan mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menjinakkan api. Material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan api cepat merambat. Informasi sementara yang dihimpun, dikabarkan ada 15 rumah yang terdampak kebakaran ini.

&quot;Untuk jumlah belum tahu. Tapi saya ke sini setengah jam yang lalu, api sudah membesar dan membakar beberapa rumah,&quot; ujar Andi, warga sekitar.

Ketua Pemadam Kebakaran PKPA 86, Sanusi menerangkan, saat puluhan mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, api memang sudah dalam keadaan membesar dan telah membakar beberapa rumah. Dari kejauhan pun asap terlihat mengepul.

&quot;Rumah yang terbakar rata-rata berbahan dasar kayu yang mudah terbakar. Sehingga api bisa dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya,&quot; jelas Sanusi kepada sejumlah wartawan.



Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat untuk memadamkan api. Petugas memblokade jalur api agar tak semakin merembet dan meluas.

&quot;Untuk air, mudah kami dapat. Karena dekat dengan Sungai Kapuas. Tapi kendala yang dihadap, akses jalan yang sempit dan kerumunan masyarakat yang memadati jalan menuju lokasi. Itu menjadi kendala utama petugas,&quot; terangnya.

Kendala ini membuat mobil yang membawa water cannon tak bisa masuk  mendekati lokasi kebakaran. Terpaksa mesin pompa air satu per satu  digotong menuju lokasi. &quot;Alhamdulillah, api dapat kami padamkan dua jam  setelahnya,&amp;rdquo; tuturnya.

Meski tak ada korban jiwa, ada tujuh petugas pemadam kebakaran yang  mengalami kecelakaan. Satu petugas perempuan mengakami sesak nafas  karena pekatnya asap. Sementara petugas lelaki lainnya dikabarkan  terjatuh saat memadamkan api.

Bahkan ada satu petugas yang tanggannya patah.  &quot;Petugas damkar yang  kecelakaan sudah dibawa ke Rumah Sakit Kharitas Bakti untuk mendapatkan  pertolongan medis,&quot; ujarnya.

Saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran ini.  Sedangkan para korban diungsikan ke rumah keluarga dan kantor lurah.
</description><content:encoded>PONTIANAK - Kebakaran menghanguskan belasan rumah di kawasan Jalan Tanjungpura, Gang Irian, Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (26/1/2020) malam. Akibatnya, 63 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Puluhan mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menjinakkan api. Material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan api cepat merambat. Informasi sementara yang dihimpun, dikabarkan ada 15 rumah yang terdampak kebakaran ini.

&quot;Untuk jumlah belum tahu. Tapi saya ke sini setengah jam yang lalu, api sudah membesar dan membakar beberapa rumah,&quot; ujar Andi, warga sekitar.

Ketua Pemadam Kebakaran PKPA 86, Sanusi menerangkan, saat puluhan mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, api memang sudah dalam keadaan membesar dan telah membakar beberapa rumah. Dari kejauhan pun asap terlihat mengepul.

&quot;Rumah yang terbakar rata-rata berbahan dasar kayu yang mudah terbakar. Sehingga api bisa dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya,&quot; jelas Sanusi kepada sejumlah wartawan.



Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat untuk memadamkan api. Petugas memblokade jalur api agar tak semakin merembet dan meluas.

&quot;Untuk air, mudah kami dapat. Karena dekat dengan Sungai Kapuas. Tapi kendala yang dihadap, akses jalan yang sempit dan kerumunan masyarakat yang memadati jalan menuju lokasi. Itu menjadi kendala utama petugas,&quot; terangnya.

Kendala ini membuat mobil yang membawa water cannon tak bisa masuk  mendekati lokasi kebakaran. Terpaksa mesin pompa air satu per satu  digotong menuju lokasi. &quot;Alhamdulillah, api dapat kami padamkan dua jam  setelahnya,&amp;rdquo; tuturnya.

Meski tak ada korban jiwa, ada tujuh petugas pemadam kebakaran yang  mengalami kecelakaan. Satu petugas perempuan mengakami sesak nafas  karena pekatnya asap. Sementara petugas lelaki lainnya dikabarkan  terjatuh saat memadamkan api.

Bahkan ada satu petugas yang tanggannya patah.  &quot;Petugas damkar yang  kecelakaan sudah dibawa ke Rumah Sakit Kharitas Bakti untuk mendapatkan  pertolongan medis,&quot; ujarnya.

Saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran ini.  Sedangkan para korban diungsikan ke rumah keluarga dan kantor lurah.
</content:encoded></item></channel></rss>
