<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulang dari Taiwan, Pria di Cirebon Diduga Terinfeksi Virus Korona  </title><description>Seorang pria di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga terjangkit virus korona, setelah pulang dari Taiwan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona"/><item><title>Pulang dari Taiwan, Pria di Cirebon Diduga Terinfeksi Virus Korona  </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona-ipy3oWFeOI.png" expression="full" type="image/jpeg">RSUD Waled. (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/525/2159008/pulang-dari-taiwan-pria-di-cirebon-diduga-terinfeksi-virus-korona-ipy3oWFeOI.png</image><title>RSUD Waled. (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)</title></images><description>CIREBON - Seorang pria di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga terjangkit virus korona, setelah pulang dari Taiwan pada 9 Januari 2020. Pasien tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Waled Dwi Sudarni membenarkan kabar tersebut. Pasien datang ke RSUD Waled pukul 10.00 WIB, Senin (27/1/2020) siang,
Sebelum dibawa ke RSUD Waled, pasien sempat dirawat oleh seorang dokter. Namun dokter tersebut kemudian merujuknya ke RSUD Waled, setelah mendapat kabar pasien baru pulang dari Taiwan.

&quot;Memang benar tadi di IGD bahwa ada pasien terduga (terjangkit virus korona). Pasien ini datang jam 10.00 tadi, &quot; kata Dwi kepada Okezone.
Gejala yang dialami korban adalah sesak napas, demam tinggi dan batuk. Namun dari pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihaknya, kondisinya stabil.

Dwi mengatakan, pihaknya menetapkan status pria itu sebagai suspect virus korona. Pihaknya masih harus menunggu pemeriksaan selanjutnya, untuk mengkonfirmasi apakah pria tersebut benar positif terjangkit virus korona atau tidak.
Namun meski baru suspect, pihaknya telah menangani pasien secara intensif sebagai pencegahan dini. &quot;Mudah-mudahan bukan (terjangkit virus korona). Tapi kita langsung  rawat di ruang isolasi. Ini penting dilakukan untuk pencegahan dini. Statusnya masih suspect virus korona. Kita masih melakukan pemeriksaan secara mendalam, &quot; ucap Dwi.</description><content:encoded>CIREBON - Seorang pria di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga terjangkit virus korona, setelah pulang dari Taiwan pada 9 Januari 2020. Pasien tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Waled Dwi Sudarni membenarkan kabar tersebut. Pasien datang ke RSUD Waled pukul 10.00 WIB, Senin (27/1/2020) siang,
Sebelum dibawa ke RSUD Waled, pasien sempat dirawat oleh seorang dokter. Namun dokter tersebut kemudian merujuknya ke RSUD Waled, setelah mendapat kabar pasien baru pulang dari Taiwan.

&quot;Memang benar tadi di IGD bahwa ada pasien terduga (terjangkit virus korona). Pasien ini datang jam 10.00 tadi, &quot; kata Dwi kepada Okezone.
Gejala yang dialami korban adalah sesak napas, demam tinggi dan batuk. Namun dari pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihaknya, kondisinya stabil.

Dwi mengatakan, pihaknya menetapkan status pria itu sebagai suspect virus korona. Pihaknya masih harus menunggu pemeriksaan selanjutnya, untuk mengkonfirmasi apakah pria tersebut benar positif terjangkit virus korona atau tidak.
Namun meski baru suspect, pihaknya telah menangani pasien secara intensif sebagai pencegahan dini. &quot;Mudah-mudahan bukan (terjangkit virus korona). Tapi kita langsung  rawat di ruang isolasi. Ini penting dilakukan untuk pencegahan dini. Statusnya masih suspect virus korona. Kita masih melakukan pemeriksaan secara mendalam, &quot; ucap Dwi.</content:encoded></item></channel></rss>
