<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Virus Korona Masuk, Pemprov Sumsel Awasi Bandara dan Pelabuhan</title><description>Virus Korona yang saat ini menewaskan puluhan orang di Wuhan, China sudah mulai diantisipasi oleh Pemerintah Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan"/><item><title>Cegah Virus Korona Masuk, Pemprov Sumsel Awasi Bandara dan Pelabuhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 23:12 WIB</pubDate><dc:creator>Melly Puspita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan-5GfU5BVkNw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/610/2159218/cegah-virus-korona-masuk-pemprov-sumsel-awasi-bandara-dan-pelabuhan-5GfU5BVkNw.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>PALEMBANG - Virus Korona yang saat ini menewaskan puluhan orang di Wuhan, China sudah mulai diantisipasi oleh Pemerintah Indonesia. Di Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri Pemerintah Daerah gencar-gencarnya melakukan sosialisasi.

Hal tersebut sebagai bentuk pencegahan yang dilakukan supaya masyarakat dapat mengantisipasi dan mengetahui ciri-ciri penyakit pneumonia yang mematikan tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumatera Selatan, Dra Lesti Nurainy Apt, M.Kes selain sudah menyiapkan edaran dari Dirjen Kesehatan ke Kabupaten/Kota Sumsel, pihaknya juga lakukan pencegahan dengan memonitoring pintu masuk bandara.

Baca Juga: RSUD Banten Siapkan Ruang Isolasi Khusus Pasien Suspect Virus Korona

&quot;Kita sudah siapkan edaran Dirjen ke Kabupaten/Kota untuk sosialisasi, pencegahan dilakukan di pintu masuk bandara dan pelabuhan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),&quot; kata Lesti Nurainy kepada Okezone.

Masih dikatakan Lesti, gejala dari virus korona itu sendiri sama dengan pneumonia. Hal itu sudah disampaikan kepada dinas kesehatan jajaran Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumsel untuk disosialisasikan.

&quot;Gejalanya sama dengan pneumonia, demam, batuk, pilek dan sesak napas,&quot; jelas Lesti.
</description><content:encoded>PALEMBANG - Virus Korona yang saat ini menewaskan puluhan orang di Wuhan, China sudah mulai diantisipasi oleh Pemerintah Indonesia. Di Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri Pemerintah Daerah gencar-gencarnya melakukan sosialisasi.

Hal tersebut sebagai bentuk pencegahan yang dilakukan supaya masyarakat dapat mengantisipasi dan mengetahui ciri-ciri penyakit pneumonia yang mematikan tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumatera Selatan, Dra Lesti Nurainy Apt, M.Kes selain sudah menyiapkan edaran dari Dirjen Kesehatan ke Kabupaten/Kota Sumsel, pihaknya juga lakukan pencegahan dengan memonitoring pintu masuk bandara.

Baca Juga: RSUD Banten Siapkan Ruang Isolasi Khusus Pasien Suspect Virus Korona

&quot;Kita sudah siapkan edaran Dirjen ke Kabupaten/Kota untuk sosialisasi, pencegahan dilakukan di pintu masuk bandara dan pelabuhan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),&quot; kata Lesti Nurainy kepada Okezone.

Masih dikatakan Lesti, gejala dari virus korona itu sendiri sama dengan pneumonia. Hal itu sudah disampaikan kepada dinas kesehatan jajaran Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumsel untuk disosialisasikan.

&quot;Gejalanya sama dengan pneumonia, demam, batuk, pilek dan sesak napas,&quot; jelas Lesti.
</content:encoded></item></channel></rss>
