<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Siaga 1 Virus Korona   </title><description>Pemerintahan agar bergerak cepat dalam mengantisipasi virus korona, yang masuk ke wilayah Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona"/><item><title>DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Siaga 1 Virus Korona   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2020 22:27 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona-3jvcP9tX7E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone.com/Heru Haryono</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/28/337/2159754/dpr-dorong-pemerintah-tetapkan-siaga-1-virus-korona-3jvcP9tX7E.jpg</image><title>Foto: Okezone.com/Heru Haryono</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyarankan kepada pemerintahan agar bergerak cepat dalam mengantisipasi virus korona, yang masuk ke wilayah Indonesia melalui bandara udara maupun pelabuhan laut.

&amp;ldquo;Pemerintah disarankan tetapkan siaga satu, dengan diikuti langkah-langkah konkrit berupa melakukan pengecekan terhadap manusia, hewan maupun barang yang masuk lewat bandara maupun pelabuhan,&amp;rdquo; kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (28/1/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Petugas Siaga 24 Jam di 135 Pintu Masuk Indonesia Deteksi Virus Korona
Selain itu, kata dia, kalau perlu seluruh pesawat dan kapal yang transit maupun berlabuh di bandara serta pelabuhan dilakukan penyemprotan disinvektan, guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus korona dari negara lain.
&amp;nbsp;Baca juga: Pulang dari China, Mahasiswa Aceh Dinyatakan Steril dari Virus Korona
Lalu yang terpenting, sambung Sahroni, seluruh kepala daerah agar membuka informasi, dan data terkait dinamika seputar penyebaran virus korona yang mudah diakses oleh masyarakat.

&amp;ldquo;Dimana pusat informasinya, siapa-siapa pihak yang bisa dihubungi, call centernya, semua harus diinformasikan kepada masyarakat luas mengingat begitu berbahayanya virus ini,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, politisi NasDem itu juga mengapresiasi langkah Polri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) yang aktif terlibat dalam sosialisasi, dan pencegahan masuknya virus korona. ia menekankan, Polri harus memaksimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas) dalam upaya sosialisasi siaga virus korona.

&amp;ldquo;Semua Kapolda harus menginstruksikan jajarannya untuk memaksimalkan peran Bhabinkantibmas. Sebagai unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkantibmas harus reaktif mensosialisasikan bahaya virus Corona,&amp;rdquo; pesannya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas selama 24 jam di 135 pintu masuk negara, untuk mendeteksi wisatawan dari Chinauntuk mencegah penyebaran virus corona. Namun, ia tak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan.
&amp;nbsp;
Menkes menyebut upaya itu merupakan salah satu langkah dari pihaknya untuk mencegah masuknya wabah penyakit mematikan itu ke Tanah Air. Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak panik akan fenomena tersebut. Sebab, bila akhirnya nanti virus korona masuk, orang yang terjangkit pun bisa disembuhkan dengan melakukan karantina dan pengobatan kepada pasien.

Diketahui, hingga hari ini, Selasa 28 Januari 2020, total kematian akibat virus sudah menembus 106 orang dan menjangkiti 4.500 jiwa. Virus sudah menyebar ke kota tetangga Wuhan. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah China telah mengisolasi 15 kota di Provinsi Hubei untuk mencegah penyebaran virus korona.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyarankan kepada pemerintahan agar bergerak cepat dalam mengantisipasi virus korona, yang masuk ke wilayah Indonesia melalui bandara udara maupun pelabuhan laut.

&amp;ldquo;Pemerintah disarankan tetapkan siaga satu, dengan diikuti langkah-langkah konkrit berupa melakukan pengecekan terhadap manusia, hewan maupun barang yang masuk lewat bandara maupun pelabuhan,&amp;rdquo; kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (28/1/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Petugas Siaga 24 Jam di 135 Pintu Masuk Indonesia Deteksi Virus Korona
Selain itu, kata dia, kalau perlu seluruh pesawat dan kapal yang transit maupun berlabuh di bandara serta pelabuhan dilakukan penyemprotan disinvektan, guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus korona dari negara lain.
&amp;nbsp;Baca juga: Pulang dari China, Mahasiswa Aceh Dinyatakan Steril dari Virus Korona
Lalu yang terpenting, sambung Sahroni, seluruh kepala daerah agar membuka informasi, dan data terkait dinamika seputar penyebaran virus korona yang mudah diakses oleh masyarakat.

&amp;ldquo;Dimana pusat informasinya, siapa-siapa pihak yang bisa dihubungi, call centernya, semua harus diinformasikan kepada masyarakat luas mengingat begitu berbahayanya virus ini,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, politisi NasDem itu juga mengapresiasi langkah Polri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) yang aktif terlibat dalam sosialisasi, dan pencegahan masuknya virus korona. ia menekankan, Polri harus memaksimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas) dalam upaya sosialisasi siaga virus korona.

&amp;ldquo;Semua Kapolda harus menginstruksikan jajarannya untuk memaksimalkan peran Bhabinkantibmas. Sebagai unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkantibmas harus reaktif mensosialisasikan bahaya virus Corona,&amp;rdquo; pesannya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas selama 24 jam di 135 pintu masuk negara, untuk mendeteksi wisatawan dari Chinauntuk mencegah penyebaran virus corona. Namun, ia tak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan.
&amp;nbsp;
Menkes menyebut upaya itu merupakan salah satu langkah dari pihaknya untuk mencegah masuknya wabah penyakit mematikan itu ke Tanah Air. Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak panik akan fenomena tersebut. Sebab, bila akhirnya nanti virus korona masuk, orang yang terjangkit pun bisa disembuhkan dengan melakukan karantina dan pengobatan kepada pasien.

Diketahui, hingga hari ini, Selasa 28 Januari 2020, total kematian akibat virus sudah menembus 106 orang dan menjangkiti 4.500 jiwa. Virus sudah menyebar ke kota tetangga Wuhan. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah China telah mengisolasi 15 kota di Provinsi Hubei untuk mencegah penyebaran virus korona.
</content:encoded></item></channel></rss>
