<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Masih Melanda Pekalongan, Warga: Lebih Parah dari Tahun Lalu</title><description>Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Warga pun menyatakan ini lebih parah dari tahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu"/><item><title>Banjir Masih Melanda Pekalongan, Warga: Lebih Parah dari Tahun Lalu</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2020 13:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu-MYyKxGHYuA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir melanda lima dusun di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: Suryono/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/28/512/2159454/banjir-masih-melanda-pekalongan-warga-lebih-parah-dari-tahun-lalu-MYyKxGHYuA.jpg</image><title>Banjir melanda lima dusun di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: Suryono/iNews)</title></images><description>PEKALONGAN &amp;ndash; Ratusan rumah di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, masih terendam banjir. Ketinggian air mencapai 30&amp;ndash;50 sentimeter.
Banjir diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Sragi, ditambah intensitas hujan deras selama beberapa hari terakhir. Sawah hingga fasilitas umum pun terendam banjir.
Baca juga:   Pekalongan Dilanda Banjir, Warga Terdampak Butuh Bantuan&amp;nbsp;
 
Banjir paling parah merendam dua desa yaitu Cokrah dan Sragi Kidul. Hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah setempat untuk menanggulangi banjir.
&quot;Susah aktivitas, banjir semua,&quot; kata Sarmilah, salah satu warga setempat, Selasa (28/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Sarmilah mengatakan banjir kali ini lebih parah dari tahun lalu. Dia mengaku heran dengan lambatnya respons pemerintah.
&quot;Ini lebih parah dari tahun lalu. Tanggul sempat diperbaiki, tapi dari pasir saja,&quot; katanya.
Baca juga:   Rumah Warga Cipulir Kebanjiran Akibat Meluapnya Air Kali Pesanggrahan&amp;nbsp;
 
Sarmilah mengatakan belum ada bantuan dari pemerintah. Selain itu, tidak ada posko pengungsian di sekitar lokasi yang terendam banjir.
&quot;Di rumah saja, belum ada bantuan,&quot; ucapnya.
Banjir mulai terjadi sejak Sabtu 25 Januari 2020 malam. Banjir merendam lima dusun di Kecamatan Sragi, Pekalongan.</description><content:encoded>PEKALONGAN &amp;ndash; Ratusan rumah di Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, masih terendam banjir. Ketinggian air mencapai 30&amp;ndash;50 sentimeter.
Banjir diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Sragi, ditambah intensitas hujan deras selama beberapa hari terakhir. Sawah hingga fasilitas umum pun terendam banjir.
Baca juga:   Pekalongan Dilanda Banjir, Warga Terdampak Butuh Bantuan&amp;nbsp;
 
Banjir paling parah merendam dua desa yaitu Cokrah dan Sragi Kidul. Hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah setempat untuk menanggulangi banjir.
&quot;Susah aktivitas, banjir semua,&quot; kata Sarmilah, salah satu warga setempat, Selasa (28/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Sarmilah mengatakan banjir kali ini lebih parah dari tahun lalu. Dia mengaku heran dengan lambatnya respons pemerintah.
&quot;Ini lebih parah dari tahun lalu. Tanggul sempat diperbaiki, tapi dari pasir saja,&quot; katanya.
Baca juga:   Rumah Warga Cipulir Kebanjiran Akibat Meluapnya Air Kali Pesanggrahan&amp;nbsp;
 
Sarmilah mengatakan belum ada bantuan dari pemerintah. Selain itu, tidak ada posko pengungsian di sekitar lokasi yang terendam banjir.
&quot;Di rumah saja, belum ada bantuan,&quot; ucapnya.
Banjir mulai terjadi sejak Sabtu 25 Januari 2020 malam. Banjir merendam lima dusun di Kecamatan Sragi, Pekalongan.</content:encoded></item></channel></rss>
