<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB Kirimkan 10.000 Masker untuk WNI di China</title><description>Bantuan itu akan dikirim dengan pesawat Garuda ke China.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china"/><item><title>BNPB Kirimkan 10.000 Masker untuk WNI di China</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2020 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china-Ow4sHgFBgb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok. Kemlu RI.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/29/18/2160193/bnpb-kirimkan-10-000-masker-untuk-wni-di-china-Ow4sHgFBgb.jpg</image><title>Foto: Dok. Kemlu RI.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan ribuan masker yang diperuntukkan bagi pencegahan ancaman wabah virus korona yang melanda wilayah Wuhan, Provinsi Hubei dan sekitarnya. Penyerahan bantuan itu dilakukan secara simbolis kepada Kementerian Luar Negeri di Gedung Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Januari 2020.
Bantuan berupa 10.000 masker dengan spesifikasi N-95 itu diserahkan Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Kerja sama BNPB Zaherman Muabesi kepada Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha.
BACA JUGA: Pemerintah Akan Kirim 10 Ribu Masker untuk WNI di Wuhan
Bantuan tersebut akan dikelola oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China untuk selanjutnya dikirim melalui jasa pengiriman setempat.
Zaherman mengatakan bantuan ini merupakan respons cepat terhadap permintaan KBRI di China sekaligus sebagai dukungan moral Pemerintah Indonesia bagi warga negaranya yang masih berada di Hubei.
Bantuan akan dikirim ke Beijing dengan pesawat Garuda yang berangkat dari Jakarta pukul 18.40 WIB dan diperkirakan sampai besok pagi, 30 Januari pukul 05.00 waktu setempat.
Sebelumnya bantuan sebesar Rp133 juta telah diberikan melalui KBRI di China untuk digunakan para WNI membeli kebutuhan logistik mereka.
Judha Nugraha mengatakan, pemberian dukungan bagi WNI berprinsip cepat dan tepat mengingat otoritas setempat menutup akses ke wilayah-wilayah terdampak virus korona.
BACA JUGA: Indonesia Upayakan Evakuasi WNI yang Terisolasi karena Virus Korona di China
&amp;ldquo;Upaya utama yaitu pencegahan, seperti menjaga kondisi fisik, asupan nutrisi, istirahat dan dukungan moril,&amp;rdquo; tambah Judha seperti dikutip dalam keterangan pers, Rabu (29/1/2020). Dia ingin publik dalam negeri memberikan dukungan moral kepada mereka.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah menyampaikan bahwa masih ada 243 WNI yang masih saat ini berada di beberapa daerah di China. Sebanyak 100 orang berada di Kota Wuhan sedangkan sisanya berada di kota-kota lain yang jaraknya tidak saling berdekatan.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Indonesia di China selalu  memonitor kondisi dan berkomunikasi dengan para WNI. Pemerintah  memastikan kecukupan logistik bagi mereka yang masih berada di wilayah  terdampak.

Faizasyah menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan mematangkan  opsi untuk mengevakuasi para WNI yang masih berada di China. Pihaknya  akan bekerja sama dengan kementerian/lembaga untuk pematangan misi  evakuasi tersebut. Kemlu telah meminta Dubes RI di China untuk  mengoordinasikan rencana evakuasi ini kepada otoritas setempat.
Terkait dengan kondisi mahasiswa yang berada di asrama, pihak Kemlu  menyampaikan bahwa mereka mendapatkan perhatian yang serius dari  manajemen asrama, seperti mendapatkan pengecekan kesehatan dari waktu ke  waktu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan ribuan masker yang diperuntukkan bagi pencegahan ancaman wabah virus korona yang melanda wilayah Wuhan, Provinsi Hubei dan sekitarnya. Penyerahan bantuan itu dilakukan secara simbolis kepada Kementerian Luar Negeri di Gedung Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Januari 2020.
Bantuan berupa 10.000 masker dengan spesifikasi N-95 itu diserahkan Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Kerja sama BNPB Zaherman Muabesi kepada Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha.
BACA JUGA: Pemerintah Akan Kirim 10 Ribu Masker untuk WNI di Wuhan
Bantuan tersebut akan dikelola oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China untuk selanjutnya dikirim melalui jasa pengiriman setempat.
Zaherman mengatakan bantuan ini merupakan respons cepat terhadap permintaan KBRI di China sekaligus sebagai dukungan moral Pemerintah Indonesia bagi warga negaranya yang masih berada di Hubei.
Bantuan akan dikirim ke Beijing dengan pesawat Garuda yang berangkat dari Jakarta pukul 18.40 WIB dan diperkirakan sampai besok pagi, 30 Januari pukul 05.00 waktu setempat.
Sebelumnya bantuan sebesar Rp133 juta telah diberikan melalui KBRI di China untuk digunakan para WNI membeli kebutuhan logistik mereka.
Judha Nugraha mengatakan, pemberian dukungan bagi WNI berprinsip cepat dan tepat mengingat otoritas setempat menutup akses ke wilayah-wilayah terdampak virus korona.
BACA JUGA: Indonesia Upayakan Evakuasi WNI yang Terisolasi karena Virus Korona di China
&amp;ldquo;Upaya utama yaitu pencegahan, seperti menjaga kondisi fisik, asupan nutrisi, istirahat dan dukungan moril,&amp;rdquo; tambah Judha seperti dikutip dalam keterangan pers, Rabu (29/1/2020). Dia ingin publik dalam negeri memberikan dukungan moral kepada mereka.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah menyampaikan bahwa masih ada 243 WNI yang masih saat ini berada di beberapa daerah di China. Sebanyak 100 orang berada di Kota Wuhan sedangkan sisanya berada di kota-kota lain yang jaraknya tidak saling berdekatan.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Indonesia di China selalu  memonitor kondisi dan berkomunikasi dengan para WNI. Pemerintah  memastikan kecukupan logistik bagi mereka yang masih berada di wilayah  terdampak.

Faizasyah menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan mematangkan  opsi untuk mengevakuasi para WNI yang masih berada di China. Pihaknya  akan bekerja sama dengan kementerian/lembaga untuk pematangan misi  evakuasi tersebut. Kemlu telah meminta Dubes RI di China untuk  mengoordinasikan rencana evakuasi ini kepada otoritas setempat.
Terkait dengan kondisi mahasiswa yang berada di asrama, pihak Kemlu  menyampaikan bahwa mereka mendapatkan perhatian yang serius dari  manajemen asrama, seperti mendapatkan pengecekan kesehatan dari waktu ke  waktu.</content:encoded></item></channel></rss>
