<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramugari yang Sempat Dirawat di RSUD Tabanan Dinyatakan Negatif Virus Korona</title><description>Pramugari yang sempat manjalani observasi di RSUD Tabanan usai pulang dari China dinyatakan negatif virus korona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona"/><item><title>Pramugari yang Sempat Dirawat di RSUD Tabanan Dinyatakan Negatif Virus Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2020 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>iNews TV</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona-L2toqT1tlK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ruang Isolasi Rumah Sakit (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/29/244/2160019/pramugari-yang-sempat-dirawat-di-rsud-tabanan-dinyatakan-negatif-virus-korona-L2toqT1tlK.jpg</image><title>Ilustrasi Ruang Isolasi Rumah Sakit (foto: Okezone)</title></images><description>TABANAN - Badan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan sempat merawat seorang pasien suspect virus korona yang merupakan pramugari, sejak Minggu 26 Januari 2020. Pramugari tersebut diketahui melakukan penerbangan kembali dari China ke Indonesia.

Meski sempat merawat pasien yang suspect, namun RSUD Tabanan akhirnya memastikan jika pramugari tersebut negatif virus korona. Hal itu didapat setelah melakukan perawatan intensif di ruang isolasi selama lebih dari satu kali 24 jam. Pramugari ini hanya mengalami bronkitis.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diduga Terinfeksi Virus Korona Setelah Pulang dari China, Pramugari Jalani Observasi&amp;nbsp;
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dokter I Nyoman Suratmika menjelaskan, pasien yang berprofesi sebagai pramugari tersebut mengalami demam tinggi dan berobat ke sebuah rumah sakit di Denpasar, usai mendarat dari Wuhan, China.

&quot;Setelah kita periksa, belum kategori suspect baru observasi. Kemudian, didiagnosanya bronkitis. Awalnya pramugari tersebut mengeluh batuk dan pilek,&quot; ucap Seratmika seperti dikutip iNewsTV, Rabu (29/1/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/27/60597/312233_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Virus Korona, Calon Penumpang Pesawat Kenakan Masker&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, pramugari dua kali berangkat ke China,  yakni pada 6 Januari 2020 kemudian balik ke Denpasar 8 Januari. Setelah itu pada 24 Januari berangkat ke China dan kembali ke Denpasar pada 26 Januari.

Menurut dia saat ini pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan tiga rumah sakit rujukan untuk suspect virus korona, yakni RSUD Tabanan, RSUP Sanglah dan RS Gianyar.

Suratmika mengimbau agar masyarakat tidak panik dan resah dengan virus korona. Dia menerangkan, masyarakat bisa melakukan pencegahan dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

&quot;Dimulai dengan mencuci tangan secara rutin dan membersihkan daerah sekitar tempat tinggal. Menggunakan masker jika memiliki permasalahan pernafasan,&quot; tutur dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Terpengaruh Isu Korona, Kunjungan Wisatawan asal China ke Bali Naik 14%</description><content:encoded>TABANAN - Badan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan sempat merawat seorang pasien suspect virus korona yang merupakan pramugari, sejak Minggu 26 Januari 2020. Pramugari tersebut diketahui melakukan penerbangan kembali dari China ke Indonesia.

Meski sempat merawat pasien yang suspect, namun RSUD Tabanan akhirnya memastikan jika pramugari tersebut negatif virus korona. Hal itu didapat setelah melakukan perawatan intensif di ruang isolasi selama lebih dari satu kali 24 jam. Pramugari ini hanya mengalami bronkitis.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diduga Terinfeksi Virus Korona Setelah Pulang dari China, Pramugari Jalani Observasi&amp;nbsp;
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dokter I Nyoman Suratmika menjelaskan, pasien yang berprofesi sebagai pramugari tersebut mengalami demam tinggi dan berobat ke sebuah rumah sakit di Denpasar, usai mendarat dari Wuhan, China.

&quot;Setelah kita periksa, belum kategori suspect baru observasi. Kemudian, didiagnosanya bronkitis. Awalnya pramugari tersebut mengeluh batuk dan pilek,&quot; ucap Seratmika seperti dikutip iNewsTV, Rabu (29/1/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/27/60597/312233_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Virus Korona, Calon Penumpang Pesawat Kenakan Masker&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, pramugari dua kali berangkat ke China,  yakni pada 6 Januari 2020 kemudian balik ke Denpasar 8 Januari. Setelah itu pada 24 Januari berangkat ke China dan kembali ke Denpasar pada 26 Januari.

Menurut dia saat ini pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan tiga rumah sakit rujukan untuk suspect virus korona, yakni RSUD Tabanan, RSUP Sanglah dan RS Gianyar.

Suratmika mengimbau agar masyarakat tidak panik dan resah dengan virus korona. Dia menerangkan, masyarakat bisa melakukan pencegahan dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

&quot;Dimulai dengan mencuci tangan secara rutin dan membersihkan daerah sekitar tempat tinggal. Menggunakan masker jika memiliki permasalahan pernafasan,&quot; tutur dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Terpengaruh Isu Korona, Kunjungan Wisatawan asal China ke Bali Naik 14%</content:encoded></item></channel></rss>
