<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Setuju TNI Kirim Pasukan Atasi Kebakaran di Australia</title><description>DPR menyetujui dan mendukung penuh rencana pemerintah mengirimkan 1 SST Zeni TNI untuk misi bantuan kemanusiaan ke negara Australia</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia"/><item><title>DPR Setuju TNI Kirim Pasukan Atasi Kebakaran di Australia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2020 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia-hKR4cWuIGh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rapat Komisi I DPR RI (Foto: Okezone/Harits)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/30/337/2160810/dpr-setuju-tni-kirim-pasukan-atasi-kebakaran-di-australia-hKR4cWuIGh.jpg</image><title>Rapat Komisi I DPR RI (Foto: Okezone/Harits)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan DPR menyetujui dan mendukung penuh rencana pemerintah mengirimkan 1 SST Zeni TNI untuk misi bantuan kemanusiaan ke negara Australia.
Adapun keputusan tersebut saat rapat komisi I DPR dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.
&quot;Komisi I DPR menyetujui permintaan pemerintah mengirimkan 1 SST Zeni TNI pada misi bantuan kemanusiaan ke Australia. Secara peraturan perundangan, pengiriman pasukan itu memerlukan persetujuan oleh DPR. Kami di DPR setuju dengan rencana pengiriman pasukan TNI itu,&quot; ucap Meutya di ruang rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Hampir Setengah Miliar Hewan Diperkirakan Mati Akibat Kebakaran Hutan Australia
Politikus partai Golkar itu berujar, pengiriman bantuan kemanusiaan itu merujuk pada UU No 3/2002 tentang Pertahanan Negara. Di mana di dalam Pasal 10 Ayat (3) huruf d dijelaskan bahwa TNI bertugas melaksanakan kebijakan pertahanan negara untuk ikut serta secara aktif dalam tugas pemeliharaan perdamaian regional dan internasional.
&quot;Hubungan saling membantu, terutama di kala sulit itu pasti akan sangat membantu hubungan Indonesia dan Australia,&quot; ungkap Meutya.
&quot;Tapi kita tidak melakukan ini semata hanya karena hubungan baik dengan Australia saja, tapi yang paling utama adalah ini kewajiban kemanusiaan kita sesuai dengan perintah undang-undang agar kita turut membantu ketertiban dunia,&quot; imbuhnya.Disaat bersamaan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengutarakan  jika 1 SST Zeni ini akan diberangkatkan ke Australia pada 1 Februari  2020.
&quot;Rencananya akan kita berangkatkan besok tanggal 1 Februari dengan  menggunakan pesawat Hercules TNI AU melalui Kupang,&quot; tutur Hadi.
Hadi berujar, jika 1 SST Zeni yang dikirimkan oleh Indonesia bakal  bertugas membantu melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di  Australia. Nantinya tak hanya TNI yang akan membantu, tetapi Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut hadir.
&quot;Tugas kami di sana membantu pemerintah Australia dalam rangka  memadamkan kebakaran yang ada di sana. Namun kami diberikan wilayah yang  sudah ditentukan berdasarkan hasil asesmen dari TNI dan BNPB yang  rencananya juga akan hadir di wilayah Distrik Eden,&quot; ungkap Hadi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan DPR menyetujui dan mendukung penuh rencana pemerintah mengirimkan 1 SST Zeni TNI untuk misi bantuan kemanusiaan ke negara Australia.
Adapun keputusan tersebut saat rapat komisi I DPR dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.
&quot;Komisi I DPR menyetujui permintaan pemerintah mengirimkan 1 SST Zeni TNI pada misi bantuan kemanusiaan ke Australia. Secara peraturan perundangan, pengiriman pasukan itu memerlukan persetujuan oleh DPR. Kami di DPR setuju dengan rencana pengiriman pasukan TNI itu,&quot; ucap Meutya di ruang rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Hampir Setengah Miliar Hewan Diperkirakan Mati Akibat Kebakaran Hutan Australia
Politikus partai Golkar itu berujar, pengiriman bantuan kemanusiaan itu merujuk pada UU No 3/2002 tentang Pertahanan Negara. Di mana di dalam Pasal 10 Ayat (3) huruf d dijelaskan bahwa TNI bertugas melaksanakan kebijakan pertahanan negara untuk ikut serta secara aktif dalam tugas pemeliharaan perdamaian regional dan internasional.
&quot;Hubungan saling membantu, terutama di kala sulit itu pasti akan sangat membantu hubungan Indonesia dan Australia,&quot; ungkap Meutya.
&quot;Tapi kita tidak melakukan ini semata hanya karena hubungan baik dengan Australia saja, tapi yang paling utama adalah ini kewajiban kemanusiaan kita sesuai dengan perintah undang-undang agar kita turut membantu ketertiban dunia,&quot; imbuhnya.Disaat bersamaan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengutarakan  jika 1 SST Zeni ini akan diberangkatkan ke Australia pada 1 Februari  2020.
&quot;Rencananya akan kita berangkatkan besok tanggal 1 Februari dengan  menggunakan pesawat Hercules TNI AU melalui Kupang,&quot; tutur Hadi.
Hadi berujar, jika 1 SST Zeni yang dikirimkan oleh Indonesia bakal  bertugas membantu melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di  Australia. Nantinya tak hanya TNI yang akan membantu, tetapi Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut hadir.
&quot;Tugas kami di sana membantu pemerintah Australia dalam rangka  memadamkan kebakaran yang ada di sana. Namun kami diberikan wilayah yang  sudah ditentukan berdasarkan hasil asesmen dari TNI dan BNPB yang  rencananya juga akan hadir di wilayah Distrik Eden,&quot; ungkap Hadi.</content:encoded></item></channel></rss>
