<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Penyebaran Virus Korona, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Tabung Isolasi</title><description>Alat tersebut berfungsi untuk membawa penumpang yang diduga terinfeksi virus korona dari bandara ke rumah sakit</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi"/><item><title>Cegah Penyebaran Virus Korona, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Tabung Isolasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2020 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi-IIQOPydZgJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabung Isolasi Virus Korona (Foto: Okezone/Isty)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/30/338/2160547/cegah-penyebaran-virus-korona-bandara-soekarno-hatta-siapkan-tabung-isolasi-IIQOPydZgJ.jpg</image><title>Tabung Isolasi Virus Korona (Foto: Okezone/Isty)</title></images><description>TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I menyiapkan fasilitas tambahan di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta untuk mencegah masuknya virus korona ke Indonesia. Selain menyiapkan alat pemindai suhu tubuh, KKP juga telah menempatkan tabung isolasi atau Isolation Chamber di Terminal 3.
Kepala KKP Kelas I Bandara Soetta, Dr Anas Ma'ruf mengatakan, alat tersebut berfungsi untuk membawa penumpang yang diduga terinfeksi virus korona dari bandara ke rumah sakit rujukan. Meskipun hingga saat ini belum ada penumpang yang terinfeksi virus korona, namun alat tersebut disiagakan agar penanganan terhadap pasien bisa cepat dilakukan.
&quot;Meskipun hingga saat ini belum ada penumpang tersuspect virus novel corona, namun kami meningkatkan peralatan dengan mendatangkan alat kapsul transport atau tabung isolasi yang disiapkan di terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta,&quot; kata Anas di Terminal 3 Bandara Soetta.

Baca Juga: Jamaah Umrah yang Meninggal di Bandara Soetta Bukan karena Virus Korona
Alat tersebut juga dilengkapi sistem yang dapat menghentikan perkembangan virus atau penyakit menular lainnya. Sehingga pasien yang ada di dalamnya juga tidak akan beresiko menularkan virus korona kepada orang lain.
&quot;Alat ini dilengkapi dengan sistem yang canggih seperti ultra violet, serta memiliki tekanan negatif sehingga kuman dan virus akan mati. Selain itu orang yang tersuspect aman di dalam tabung isolasi dan tidak beresiko menularkan kepada orang lain,&quot; terang Anas.
Anas juga menjelaskan, penumpang dari China akan menjalani pemeriksaan kesehatan ekstra. Jika sebelumnya diawasi melalui Thermo Scanner, kini dilakukan pemeriksaan langsung ke dalam pesawat sesaat setelah mendarat di Bandara Soetta.
&quot;Kewaspadaan ditingkatkan dengan melakukan pemeriksaan setiap penumpang (satu per satu) di dalam pesawat sebelum turun dari pesawat dan selanjutnya kembali diawasi menggunakan termoscanner yang sifatnya massal,&quot; tutur Anas.</description><content:encoded>TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I menyiapkan fasilitas tambahan di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta untuk mencegah masuknya virus korona ke Indonesia. Selain menyiapkan alat pemindai suhu tubuh, KKP juga telah menempatkan tabung isolasi atau Isolation Chamber di Terminal 3.
Kepala KKP Kelas I Bandara Soetta, Dr Anas Ma'ruf mengatakan, alat tersebut berfungsi untuk membawa penumpang yang diduga terinfeksi virus korona dari bandara ke rumah sakit rujukan. Meskipun hingga saat ini belum ada penumpang yang terinfeksi virus korona, namun alat tersebut disiagakan agar penanganan terhadap pasien bisa cepat dilakukan.
&quot;Meskipun hingga saat ini belum ada penumpang tersuspect virus novel corona, namun kami meningkatkan peralatan dengan mendatangkan alat kapsul transport atau tabung isolasi yang disiapkan di terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta,&quot; kata Anas di Terminal 3 Bandara Soetta.

Baca Juga: Jamaah Umrah yang Meninggal di Bandara Soetta Bukan karena Virus Korona
Alat tersebut juga dilengkapi sistem yang dapat menghentikan perkembangan virus atau penyakit menular lainnya. Sehingga pasien yang ada di dalamnya juga tidak akan beresiko menularkan virus korona kepada orang lain.
&quot;Alat ini dilengkapi dengan sistem yang canggih seperti ultra violet, serta memiliki tekanan negatif sehingga kuman dan virus akan mati. Selain itu orang yang tersuspect aman di dalam tabung isolasi dan tidak beresiko menularkan kepada orang lain,&quot; terang Anas.
Anas juga menjelaskan, penumpang dari China akan menjalani pemeriksaan kesehatan ekstra. Jika sebelumnya diawasi melalui Thermo Scanner, kini dilakukan pemeriksaan langsung ke dalam pesawat sesaat setelah mendarat di Bandara Soetta.
&quot;Kewaspadaan ditingkatkan dengan melakukan pemeriksaan setiap penumpang (satu per satu) di dalam pesawat sebelum turun dari pesawat dan selanjutnya kembali diawasi menggunakan termoscanner yang sifatnya massal,&quot; tutur Anas.</content:encoded></item></channel></rss>
