<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes Pastikan Tak Ada yang Tertular Virus Korona di Indramayu</title><description>Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis di RSUD Indramayu, J dinyatakan negatif terinfeksi virus korona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu"/><item><title>Dinkes Pastikan Tak Ada yang Tertular Virus Korona di Indramayu</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2020 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu-HW3YqwwjvH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/30/525/2160721/dinkes-pastikan-tak-ada-yang-tertular-virus-korona-di-indramayu-HW3YqwwjvH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>INDRAMAYU - Seorang pria dberinisial J di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sempat dikabarkan sebagai pasien suspect virus korona yang dirawat di RSUD Indramayu.  Namun, kabar tersebut kemudian ditepis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Deden Bonni Koswara, J bukanlah pasien suspect korona. Deden menjelaskan, tidak ada indikasi J terjangkit virus korona, meski J datang ke RSUD Indramayu dengan keluhan sesak nafas dan batuk.

Deden mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis di RSUD Indramayu, J dinyatakan negatif terinfeksi virus korona. Deden mengaku, J hanya mengidap bronchopneumonia atau infeksi pada bagian paru-paru.

&quot;Pasien itu memang datang dengan keluhan batuk dan sesak memang. Akan tetapi dokter mendiagnosa pasien hanya menderita infeksi atau radang di paru-parunya, &quot; kata Deden, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Dinkes Jabar Tetap Waspada Penyebaran Virus Korona

Deden menyebut, J memang sengaja dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu, karena hal tersebut sudah menjadi prosedur perawatan pasien. Deden menyampaikan, apabila ada pasien yang mengeluh demam, batuk-batuk dan sesak nafas, maka pasien tersebut akan dirawat di ruang isolasi terlebih dahulu.

Deden menegaskan, belum ada pasien suspect virus korona di Indramayu. Deden juga mengungkapkan, kalau J belum pernah berpergian ke Kota Wuhan, Tiongkok.

&quot;Bisa dipastikan pasien (J) tidak terinfeksi virus korona. Pasien menderita sesak nafas. Karena takut menyebar ke orang lain pasien di tempatkan ke ruang isolasi, &quot; ucap Deden.
</description><content:encoded>INDRAMAYU - Seorang pria dberinisial J di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sempat dikabarkan sebagai pasien suspect virus korona yang dirawat di RSUD Indramayu.  Namun, kabar tersebut kemudian ditepis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Deden Bonni Koswara, J bukanlah pasien suspect korona. Deden menjelaskan, tidak ada indikasi J terjangkit virus korona, meski J datang ke RSUD Indramayu dengan keluhan sesak nafas dan batuk.

Deden mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis di RSUD Indramayu, J dinyatakan negatif terinfeksi virus korona. Deden mengaku, J hanya mengidap bronchopneumonia atau infeksi pada bagian paru-paru.

&quot;Pasien itu memang datang dengan keluhan batuk dan sesak memang. Akan tetapi dokter mendiagnosa pasien hanya menderita infeksi atau radang di paru-parunya, &quot; kata Deden, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Dinkes Jabar Tetap Waspada Penyebaran Virus Korona

Deden menyebut, J memang sengaja dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu, karena hal tersebut sudah menjadi prosedur perawatan pasien. Deden menyampaikan, apabila ada pasien yang mengeluh demam, batuk-batuk dan sesak nafas, maka pasien tersebut akan dirawat di ruang isolasi terlebih dahulu.

Deden menegaskan, belum ada pasien suspect virus korona di Indramayu. Deden juga mengungkapkan, kalau J belum pernah berpergian ke Kota Wuhan, Tiongkok.

&quot;Bisa dipastikan pasien (J) tidak terinfeksi virus korona. Pasien menderita sesak nafas. Karena takut menyebar ke orang lain pasien di tempatkan ke ruang isolasi, &quot; ucap Deden.
</content:encoded></item></channel></rss>
