<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Evakuasi WNI di Wuhan Pakai Batik Air, Bukan Garuda Indonesia?</title><description>Menhub Budi Karya menjelaskan kenapa Batik Air yang dipakai untuk angkut WNI terjebak virus korona atau coronavirus di Wuhan, China.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia"/><item><title>Kenapa Evakuasi WNI di Wuhan Pakai Batik Air, Bukan Garuda Indonesia?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 01 Februari 2020 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia-hs8XjWXE1q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya Sumadi (Okezone.com/Fathnur)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/01/337/2161883/kenapa-evakuasi-wni-di-wuhan-pakai-batik-air-bukan-garuda-indonesia-hs8XjWXE1q.jpg</image><title>Menhub Budi Karya Sumadi (Okezone.com/Fathnur)</title></images><description>TANGERANG &amp;mdash; Pemerintah menggunakan pesawat Batik Air untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang terkurung akibat virus korona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kenapa tidak memakai maskapai Garuda Indonesia yang milik perusahaan negara?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penentuan menggunakan Batik Air untuk mengevakuasi warga Indonesia (WNI) di Kota Wuhan, telah melalui proses diskusi yang panjang.

Budi Karya menjelaskan, penerbangan ke Wuhan adalah misi kemanusiaan, dan pemerintah Indonesia menunjuk PT Lion Air karena syarat dari pemerintah Republik Rakyat China (RRC) pelaksana misi kemanusian haruslah operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan.

Garuda Indonesia, kata Budi, tidak memiliki rute penerbangan langsung ke Wuhan lantaran yang memiliki hanya Lion Air dan Sriwijaya. &amp;ldquo;Dan yang memiliki pesawat wide body adalah Lion air melalui pesawat Batik Air,&amp;rdquo; kata Budi Karya kepada wartawan, Sabtu (1/2/2020).
&amp;nbsp;
Pesawat Batik Air (Okezone.com/Isty)
Nantinya, pesawat Batik Air jenis Airbus 330-300 itu bakal membawa 245 WNI termasuk operator dan tim kesehatan dari Kota Wuhan. Adapun leading sektor untuk misi kemanusiaan ini ialah Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan.

&amp;ldquo;Kemenhub mensupport, penerbangan akan kami kawal sesuai peraturan ICAO dan perundangan berkaitan dengan safety dan security,&amp;rdquo; jelas Budi.
Baca juga: Menlu Lepas Tim Evakuasi WNI ke China 
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan dan Penglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas tim penjemputan untuk mengevakuasi 245 orang WNI yang masih berada di Provinsi Hubei yang menjadi tempat merebaknya virus korona.

Tim diberangkatkan dengan menggunakan maskapai Batik Air jenis pesawat Airbus 330-300 dari Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, siang tadi.
</description><content:encoded>TANGERANG &amp;mdash; Pemerintah menggunakan pesawat Batik Air untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang terkurung akibat virus korona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kenapa tidak memakai maskapai Garuda Indonesia yang milik perusahaan negara?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penentuan menggunakan Batik Air untuk mengevakuasi warga Indonesia (WNI) di Kota Wuhan, telah melalui proses diskusi yang panjang.

Budi Karya menjelaskan, penerbangan ke Wuhan adalah misi kemanusiaan, dan pemerintah Indonesia menunjuk PT Lion Air karena syarat dari pemerintah Republik Rakyat China (RRC) pelaksana misi kemanusian haruslah operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan.

Garuda Indonesia, kata Budi, tidak memiliki rute penerbangan langsung ke Wuhan lantaran yang memiliki hanya Lion Air dan Sriwijaya. &amp;ldquo;Dan yang memiliki pesawat wide body adalah Lion air melalui pesawat Batik Air,&amp;rdquo; kata Budi Karya kepada wartawan, Sabtu (1/2/2020).
&amp;nbsp;
Pesawat Batik Air (Okezone.com/Isty)
Nantinya, pesawat Batik Air jenis Airbus 330-300 itu bakal membawa 245 WNI termasuk operator dan tim kesehatan dari Kota Wuhan. Adapun leading sektor untuk misi kemanusiaan ini ialah Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan.

&amp;ldquo;Kemenhub mensupport, penerbangan akan kami kawal sesuai peraturan ICAO dan perundangan berkaitan dengan safety dan security,&amp;rdquo; jelas Budi.
Baca juga: Menlu Lepas Tim Evakuasi WNI ke China 
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan dan Penglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas tim penjemputan untuk mengevakuasi 245 orang WNI yang masih berada di Provinsi Hubei yang menjadi tempat merebaknya virus korona.

Tim diberangkatkan dengan menggunakan maskapai Batik Air jenis pesawat Airbus 330-300 dari Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, siang tadi.
</content:encoded></item></channel></rss>
