<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua di Mesir Ditangkap Setelah Putrinya Tewas Karena Praktik Sunat </title><description>Praktik sunat pada wanita telah dilarang di Mesir sejak 2008.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/02/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/02/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat"/><item><title>Orangtua di Mesir Ditangkap Setelah Putrinya Tewas Karena Praktik Sunat </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/02/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/02/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2020 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/01/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat-Npgjze9T4N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/01/18/2161886/orangtua-di-mesir-ditangkap-setelah-putrinya-tewas-karena-praktik-sunat-Npgjze9T4N.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>KAIRO - Polisi di Mesir telah menangkap orangtua dan bibi dari seorang gadis berusia 14 tahun yang meninggal saat menjalani sunat atau yang juga dikenal sebagai mutilasi alat kelamin wanita (FGM). Dokter yang diduga melakukan prosedur di Provinsi Asyut juga ditahan.
Menurut keterangan pejabat local yang dilansir BBC, keempatnya ditahan setelah paman korban memperingatkan pihak berwenang.
FGM dilarang di Mesir pada 2008 tetapi negara itu masih memiliki tingkat praktik tertinggi di dunia.
Menurut badan PBB untuk anak-anak, Unicef, 87% anak perempuan dan perempuan berusia 15 hingga 49 tahun di Mesir telah menjalani FGM. Sebanyak 50% orang Mesir meyakini praktik sunat adalah syarat yang diatur agama.
Dilaporkan laman berita Shorouk News, dalam kasus terbaru, Nada Abdul Maksoud mengalami komplikasi setelah operasi di sebuah klinik swasta di Asyut.
Kematian gadis itu menyebabkan protes dari kelompok-kelompok HAM di Mesir. Dewan Nasional untuk Anak dan Ibu dan Dewan Nasional untuk Perempuan mendesak pihak berwenang untuk menuntut mereka yang bertanggung jawab.
Mesir mengkriminalkan FGM pada 2008 dan meningkatkan hukuman bagi mereka yang menjalankan prosedur itu pada 2016, setelah kematian seorang gadis remaja.
</description><content:encoded>KAIRO - Polisi di Mesir telah menangkap orangtua dan bibi dari seorang gadis berusia 14 tahun yang meninggal saat menjalani sunat atau yang juga dikenal sebagai mutilasi alat kelamin wanita (FGM). Dokter yang diduga melakukan prosedur di Provinsi Asyut juga ditahan.
Menurut keterangan pejabat local yang dilansir BBC, keempatnya ditahan setelah paman korban memperingatkan pihak berwenang.
FGM dilarang di Mesir pada 2008 tetapi negara itu masih memiliki tingkat praktik tertinggi di dunia.
Menurut badan PBB untuk anak-anak, Unicef, 87% anak perempuan dan perempuan berusia 15 hingga 49 tahun di Mesir telah menjalani FGM. Sebanyak 50% orang Mesir meyakini praktik sunat adalah syarat yang diatur agama.
Dilaporkan laman berita Shorouk News, dalam kasus terbaru, Nada Abdul Maksoud mengalami komplikasi setelah operasi di sebuah klinik swasta di Asyut.
Kematian gadis itu menyebabkan protes dari kelompok-kelompok HAM di Mesir. Dewan Nasional untuk Anak dan Ibu dan Dewan Nasional untuk Perempuan mendesak pihak berwenang untuk menuntut mereka yang bertanggung jawab.
Mesir mengkriminalkan FGM pada 2008 dan meningkatkan hukuman bagi mereka yang menjalankan prosedur itu pada 2016, setelah kematian seorang gadis remaja.
</content:encoded></item></channel></rss>
