<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Jelaskan Alasan 7 WNI Batal Pulang ke Indonesia</title><description>Ini alasan 7 WNI batal pulang ke Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia"/><item><title>Menkes Jelaskan Alasan 7 WNI Batal Pulang ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2020 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia-Wk1m4u7sdz.png" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Harits Tryan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/03/337/2162431/menkes-jelaskan-alasan-7-wni-batal-pulang-ke-indonesia-Wk1m4u7sdz.png</image><title>(Foto: Harits Tryan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, Pemerintah harusnya memulangkan 245 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China. Namun yang berhasil kembali ke Tanah Air hanya 238 orang.
&amp;ldquo;Berangkat dari China 238, ini dinyatakan sehat. Dari 245 data yang sebenernya awalnya ada,&quot; kata Terawan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020).
Terawan menjelaskan, empat orang mengundurkan diri alias tidak mau kembali ke Tanah Air karena merasa nyaman di Wuhan, walaupun virus tersebut sedang merebak.
&quot;Mereka membuat surat pernyataan bahwa aman, supaya tidak ada sakwasangka,&quot; kata Terawan.

Sedangkan tiga WNI tidak lolos proses screening kesehatan oleh Pemerintah China. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melarang bagi yang sakit keluar dari Wuhan.
Baca juga: Ekonomi China dalam Bayang-Bayang Virus Korona
&quot;Karena aturannya apa? Yang sakit tidak boleh diberangkatkan. Entah sakit apapun, tidak boleh diberangkatkan, mau ibaratnya sakit mata juga tidak boleh,&quot; ujar Terawan.
Saat ini ratusan WNI telah dievakuasi ke Indonesia. Mereka akan menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), untuk memastikan terbebas dari virus korona.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, Pemerintah harusnya memulangkan 245 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China. Namun yang berhasil kembali ke Tanah Air hanya 238 orang.
&amp;ldquo;Berangkat dari China 238, ini dinyatakan sehat. Dari 245 data yang sebenernya awalnya ada,&quot; kata Terawan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020).
Terawan menjelaskan, empat orang mengundurkan diri alias tidak mau kembali ke Tanah Air karena merasa nyaman di Wuhan, walaupun virus tersebut sedang merebak.
&quot;Mereka membuat surat pernyataan bahwa aman, supaya tidak ada sakwasangka,&quot; kata Terawan.

Sedangkan tiga WNI tidak lolos proses screening kesehatan oleh Pemerintah China. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melarang bagi yang sakit keluar dari Wuhan.
Baca juga: Ekonomi China dalam Bayang-Bayang Virus Korona
&quot;Karena aturannya apa? Yang sakit tidak boleh diberangkatkan. Entah sakit apapun, tidak boleh diberangkatkan, mau ibaratnya sakit mata juga tidak boleh,&quot; ujar Terawan.
Saat ini ratusan WNI telah dievakuasi ke Indonesia. Mereka akan menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), untuk memastikan terbebas dari virus korona.</content:encoded></item></channel></rss>
