<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan China: Virus Korona Diduga Berasal dari Kelelawar</title><description>Ilmuwan mengatakan bahwa virus korona memiliki kesamaan 80% sama dengan virus SARS yang mewabah pada 2002-2003.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar"/><item><title>Ilmuwan China: Virus Korona Diduga Berasal dari Kelelawar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2020 13:13 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar-lbjIlOvsCe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Shutterstock.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/04/18/2163094/ilmuwan-china-virus-korona-diduga-berasal-dari-kelelawar-lbjIlOvsCe.jpg</image><title>Foto: Shutterstock.</title></images><description>BEIJING - Ilmuwan di China mengatakan virus korona jenis baru yang telah menewaskan 425 orang di China kemungkinan berasal dari kelelawar.
Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Nature, pada Senin, 3 Februari 2020, pakar dari Wuhan Institute of Virology, yang mengkhususkan dalam studi virus, mengatakan, virus baru itu dari segi genetika 96 % identik dengan virus yang ditemukan pada kelelawar di Provinsi Yunnan.
BACA JUGA: Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Korona di Wilayahnya
Studi itu mengatakan, virus korona ini dari segi genetika 80% sama dengan virus SARS yang menewaskan lebih dari 800 orang pada 2002 dan 2003, demikian diwartakan VOA, Selasa (4/2/2020).
Pejabat China tidak tahu bagaimana virus ini ditularkan dari hewan ke manusia. Namun diduga pasar di China, di mana binatang liar dan ternak dijual, mungkin ikut menyebabkan epidemi ini.
</description><content:encoded>BEIJING - Ilmuwan di China mengatakan virus korona jenis baru yang telah menewaskan 425 orang di China kemungkinan berasal dari kelelawar.
Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Nature, pada Senin, 3 Februari 2020, pakar dari Wuhan Institute of Virology, yang mengkhususkan dalam studi virus, mengatakan, virus baru itu dari segi genetika 96 % identik dengan virus yang ditemukan pada kelelawar di Provinsi Yunnan.
BACA JUGA: Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Korona di Wilayahnya
Studi itu mengatakan, virus korona ini dari segi genetika 80% sama dengan virus SARS yang menewaskan lebih dari 800 orang pada 2002 dan 2003, demikian diwartakan VOA, Selasa (4/2/2020).
Pejabat China tidak tahu bagaimana virus ini ditularkan dari hewan ke manusia. Namun diduga pasar di China, di mana binatang liar dan ternak dijual, mungkin ikut menyebabkan epidemi ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
