<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan dengan Dibayangi Pemakzulan</title><description>Trump akan menjadi presiden AS ketiga yang akan menyampaikan pidato kenegaraan dengan dibayangi pemakzulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan"/><item><title>Trump Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan dengan Dibayangi Pemakzulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2020 15:58 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan-Fnqi6ZniCN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/04/18/2163211/trump-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-dengan-dibayangi-pemakzulan-Fnqi6ZniCN.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>WASHINGTON &amp;mdash; Senat Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pemungutan suara final pada Rabu, 5 Februari 2020, untuk memutuskan apakah akan membebaskan atau menyatakan Presiden Trump bersalah dan memakzulkannya. Pemungutan suara itu akan dilangsungkan sehari Trump menyampaikan pidato kenegaraan tahunan, State of the Union.
Trump kemungkinan akan menjadi Presiden AS ketiga yang menyampaikan pidato tersebut di bawah bayangan pemakzulan.
BACA JUGA: Senator Partai Republik: Tindakan Trump Salah, tapi Tak Cukup untuk Memakzulkan
Dua presiden AS sebelumnya, Richard Nixon, dari Partai Republik dan  Bill Clinton dari Partai Demokrat juga pernah menyampaikan pidato kenegaraan sementara terancam pemakzulan. Nixon melakukannya pada 1974, sedangkan Clinton pada 1999.
Menghadapi pemakzulan akibat skandal Watergate, Nixon, presiden ke-37 Amerika, menggunakan sebagian pidatonya untuk membela diri.
&amp;ldquo;Saya percaya sudah tiba waktunya untuk mengakhiri investigasi atas masalah ini. Satu tahun Watergate sudah cukup!,&amp;rdquo; kata Nixon saat itu sebagaimana dilansir VOA, Selasa (4/2/2020).
Pidato kenegaraan pada 4 Februari sangat penting bagi Trump, menjelang pemilihan presiden November nanti.
Cendekiawan Hukum Senior di Heritage Foundation Hans von Spakovsky mengatakan, &quot;Ekonomi meningkat, angka pengangguran turun ke tingkat sangat rendah, malahan tingkat pengangguran untuk warga kulit hitam Amerika dan Hispanik tercatat terendah. Itu adalah prestasi yang menurut saya akan disampaikan Presiden, tidak peduli pada hal lain yang terjadi di Kongres, termasuk pemakzulan.&quot;
Clinton dibebaskan, sedangkan Nixon mengundurkan diri sebelum dimakzulkan. Analis memperkirakan pendekatan yang akan dilakukan Trump adalah gabungan dari kedua presiden pendahulunya.
Thomas Schwartz dari Vanderbilt University mengatakan, &amp;ldquo;Ia mungkin akan memuji prestasi pemerintahannya, terutama dalam bidang ekonomi. Tetapi ia juga mungkin akan menyebut pemakzulan dan mungkin menyerang Demokrat dengan keras karena kebijakan mereka tentang hal itu.&amp;rdquo;
BACA JUGA: Trump Sebut Tuduhan Pemakzulan Terhadapnya &quot;Hancur Berantakan&quot;
Melihat kampanyenya selama ini, apa pun yang terjadi dalam sidang pemakzulan terhadapnya, Trump mungkin akan tetap memproyeksikan optimisme.
Presiden Trump mengatakan, &amp;ldquo;November ini, kita akan merebut kembali DPR. Kita akan tetap menguasai Senat dan kita akan tetap menguasai Gedung Putih.&quot;
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;mdash; Senat Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pemungutan suara final pada Rabu, 5 Februari 2020, untuk memutuskan apakah akan membebaskan atau menyatakan Presiden Trump bersalah dan memakzulkannya. Pemungutan suara itu akan dilangsungkan sehari Trump menyampaikan pidato kenegaraan tahunan, State of the Union.
Trump kemungkinan akan menjadi Presiden AS ketiga yang menyampaikan pidato tersebut di bawah bayangan pemakzulan.
BACA JUGA: Senator Partai Republik: Tindakan Trump Salah, tapi Tak Cukup untuk Memakzulkan
Dua presiden AS sebelumnya, Richard Nixon, dari Partai Republik dan  Bill Clinton dari Partai Demokrat juga pernah menyampaikan pidato kenegaraan sementara terancam pemakzulan. Nixon melakukannya pada 1974, sedangkan Clinton pada 1999.
Menghadapi pemakzulan akibat skandal Watergate, Nixon, presiden ke-37 Amerika, menggunakan sebagian pidatonya untuk membela diri.
&amp;ldquo;Saya percaya sudah tiba waktunya untuk mengakhiri investigasi atas masalah ini. Satu tahun Watergate sudah cukup!,&amp;rdquo; kata Nixon saat itu sebagaimana dilansir VOA, Selasa (4/2/2020).
Pidato kenegaraan pada 4 Februari sangat penting bagi Trump, menjelang pemilihan presiden November nanti.
Cendekiawan Hukum Senior di Heritage Foundation Hans von Spakovsky mengatakan, &quot;Ekonomi meningkat, angka pengangguran turun ke tingkat sangat rendah, malahan tingkat pengangguran untuk warga kulit hitam Amerika dan Hispanik tercatat terendah. Itu adalah prestasi yang menurut saya akan disampaikan Presiden, tidak peduli pada hal lain yang terjadi di Kongres, termasuk pemakzulan.&quot;
Clinton dibebaskan, sedangkan Nixon mengundurkan diri sebelum dimakzulkan. Analis memperkirakan pendekatan yang akan dilakukan Trump adalah gabungan dari kedua presiden pendahulunya.
Thomas Schwartz dari Vanderbilt University mengatakan, &amp;ldquo;Ia mungkin akan memuji prestasi pemerintahannya, terutama dalam bidang ekonomi. Tetapi ia juga mungkin akan menyebut pemakzulan dan mungkin menyerang Demokrat dengan keras karena kebijakan mereka tentang hal itu.&amp;rdquo;
BACA JUGA: Trump Sebut Tuduhan Pemakzulan Terhadapnya &quot;Hancur Berantakan&quot;
Melihat kampanyenya selama ini, apa pun yang terjadi dalam sidang pemakzulan terhadapnya, Trump mungkin akan tetap memproyeksikan optimisme.
Presiden Trump mengatakan, &amp;ldquo;November ini, kita akan merebut kembali DPR. Kita akan tetap menguasai Senat dan kita akan tetap menguasai Gedung Putih.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
