<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maklumi Warganya Demo, Bupati Natuna Sebut Belum Sempat Disosialisasikan</title><description>Bupati menjelaskan, karena belum disosialisasikan soal karantina WNI dari Wuhan, warga jadi panik dan demo.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan"/><item><title>Maklumi Warganya Demo, Bupati Natuna Sebut Belum Sempat Disosialisasikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2020 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan-rwR6ETYpvu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal. (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/04/340/2163049/maklumi-warganya-demo-bupati-natuna-sebut-belum-sempat-disosialisasikan-rwR6ETYpvu.jpg</image><title>Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal. (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal cukup memaklumi warganya yang demo ketika 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China, dikarantina ke wilayahnya.
Hal tersebut dikarenakan warga Natuna yang belum sempat disosialisasikan sebelumnya lantaran pemerintah pusat terlambat memberikan informasi ke Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna.
Karena belum adanya sosialiasi terlebih dahulu oleh pemerintah setempat, saat itu muncul rasa cemas dan panik dari masyarakat Natuna. Mereka kemudian berunjuk rasa.
&quot;Biasa, namanya orang kampung, belum pernah ada yang begitu jadi merasa waswas,&quot; ucap Hamid di Gedung Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Untuk saat ini, Pemda Natuna telah menyosialiasikan soal WNI dari Wuhan itu  ke warga. Kini masyarakat di sana sudah mulai memahami dan keadaan di sana semakin berangsur kondusif.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/02/02/60775/313038_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Batam, WNI dari Wuhan Disemprot Disinfektan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Sekarang tampaknya sudah mulai mengerti tentang apa yang dilakukan pemerintah pusat. Jadi sudah mulai tenanglah,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, setelah mendengarkan penjelasan dari jajaran Menko Polhukam, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan, ia dapat meyakini kalau Natuna juga ditangani oleh pemerintah.

Baca Juga : Mahfud MD Akui Ada Keterlambatan Informasi soal Evakuasi ke Pemerintah Daerah Natuna

&quot;Bahwa pemerintah akan menangani semua permasalahan yang ada di Natuna dengan masyarakat yang ada di Natuna. Jadi tidak hanya menangani yang pulang, tapi masyarakat Natuna juga ditangani,&quot; tutur Hamid.

Baca Juga : Evakuasi WNI dari China, Mahfud MD: Indonesia Dipuji Masyarakat Internasional




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal cukup memaklumi warganya yang demo ketika 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China, dikarantina ke wilayahnya.
Hal tersebut dikarenakan warga Natuna yang belum sempat disosialisasikan sebelumnya lantaran pemerintah pusat terlambat memberikan informasi ke Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna.
Karena belum adanya sosialiasi terlebih dahulu oleh pemerintah setempat, saat itu muncul rasa cemas dan panik dari masyarakat Natuna. Mereka kemudian berunjuk rasa.
&quot;Biasa, namanya orang kampung, belum pernah ada yang begitu jadi merasa waswas,&quot; ucap Hamid di Gedung Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Untuk saat ini, Pemda Natuna telah menyosialiasikan soal WNI dari Wuhan itu  ke warga. Kini masyarakat di sana sudah mulai memahami dan keadaan di sana semakin berangsur kondusif.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/02/02/60775/313038_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Batam, WNI dari Wuhan Disemprot Disinfektan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Sekarang tampaknya sudah mulai mengerti tentang apa yang dilakukan pemerintah pusat. Jadi sudah mulai tenanglah,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, setelah mendengarkan penjelasan dari jajaran Menko Polhukam, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan, ia dapat meyakini kalau Natuna juga ditangani oleh pemerintah.

Baca Juga : Mahfud MD Akui Ada Keterlambatan Informasi soal Evakuasi ke Pemerintah Daerah Natuna

&quot;Bahwa pemerintah akan menangani semua permasalahan yang ada di Natuna dengan masyarakat yang ada di Natuna. Jadi tidak hanya menangani yang pulang, tapi masyarakat Natuna juga ditangani,&quot; tutur Hamid.

Baca Juga : Evakuasi WNI dari China, Mahfud MD: Indonesia Dipuji Masyarakat Internasional




</content:encoded></item></channel></rss>
