<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Ini Tega Pukul Bayi Kandungnya dengan Rebana hingga Tewas</title><description>Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas lebih lanjut terhadap kejiwaannya yang diduga depresi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas"/><item><title>Ibu Ini Tega Pukul Bayi Kandungnya dengan Rebana hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2020 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas-f8UUmZw27x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/05/340/2163571/ibu-ini-tega-pukul-bayi-kandungnya-dengan-rebana-hingga-tewas-f8UUmZw27x.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAMBI - Diduga depresi, seorang ibu rumah tangga bernama berinisial S (40), warga Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, tega membunuh anak kandungnya, MZA yang baru berusia 4 bulan hingga tewas.

Korban dipukul ibunya dengan rebana hingga jatuh dari tangga masjid yang ada di kawasan salah satu pondok pesantren.

Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arahman saat dihubungi, mengakui penangkapan seorang ibu karena membunuh anaknya sendiri di dalam masjid pesantren.

&quot;Benar, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas lebih lanjut terhadap kejiwaannya yang diduga depresi,&quot; tuturnya, Rabu (5/2/2020).

&quot;Korban tewas pada Selasa kemarin. Sebelum tewas, korban dipukul ibunya dengan rebana sampai korban jatuh dari tangga masjid,&quot; kata Zainal.

Baca Juga : Wabah Virus Korona, 127 Penumpang Diangkut Pesawat Terakhir dari Bali ke China

Sementara itu, Kapolsek Rimbo Bujang, Iptu Joko Wibowo menceritakan, aksi sadis pelaku terhadap anak kandungnya diduga akibat gangguan kejiwaan. Sehingga pelaku membawa korban ke dalam masjid. Selanjutnya, anaknya yang masih bayi tersebut berulang kali dipukul sampai menyeret-nyeretnya berulang kali.

&quot;Pelaku memukul anaknya berulang kali dengan rebana sampai menyeret-nyeretnya di dalam masjid,&quot; tuturnya.Saat terjadi pemukulan, sambungnya, para santri mendengar tangisan korban. Selanjutnya, mereka keluar dari asrama menuju masjid. Betapa terkejutnya mereka melihat pelaku sedang memukul anak kecil.

&quot;Melihat peristiwa itu, para santri secara beramai-ramai melerai aksi kejam pelaku, namun tidak terhindarkan. Kemudian pihak santri melepaskan korban,&quot; tukas Joko.

Melihat korban terjatuh, para santri langsung membawa korban ke puskesmas. Korban juga dibawa ke rumah sakit terdekat. Nahas, nyawa bayi tidak berdosa tersebut tidak terselamatkan.

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi adanya kejadian itu, langsung menuju ke TKP. Tidak lama kemudian, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.

&quot;Guna pemeriksaan lebih lanjut, pelaku masih ditahan di polsek. Akibat perbuatannya pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara,&quot; ujar Joko.</description><content:encoded>JAMBI - Diduga depresi, seorang ibu rumah tangga bernama berinisial S (40), warga Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, tega membunuh anak kandungnya, MZA yang baru berusia 4 bulan hingga tewas.

Korban dipukul ibunya dengan rebana hingga jatuh dari tangga masjid yang ada di kawasan salah satu pondok pesantren.

Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arahman saat dihubungi, mengakui penangkapan seorang ibu karena membunuh anaknya sendiri di dalam masjid pesantren.

&quot;Benar, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas lebih lanjut terhadap kejiwaannya yang diduga depresi,&quot; tuturnya, Rabu (5/2/2020).

&quot;Korban tewas pada Selasa kemarin. Sebelum tewas, korban dipukul ibunya dengan rebana sampai korban jatuh dari tangga masjid,&quot; kata Zainal.

Baca Juga : Wabah Virus Korona, 127 Penumpang Diangkut Pesawat Terakhir dari Bali ke China

Sementara itu, Kapolsek Rimbo Bujang, Iptu Joko Wibowo menceritakan, aksi sadis pelaku terhadap anak kandungnya diduga akibat gangguan kejiwaan. Sehingga pelaku membawa korban ke dalam masjid. Selanjutnya, anaknya yang masih bayi tersebut berulang kali dipukul sampai menyeret-nyeretnya berulang kali.

&quot;Pelaku memukul anaknya berulang kali dengan rebana sampai menyeret-nyeretnya di dalam masjid,&quot; tuturnya.Saat terjadi pemukulan, sambungnya, para santri mendengar tangisan korban. Selanjutnya, mereka keluar dari asrama menuju masjid. Betapa terkejutnya mereka melihat pelaku sedang memukul anak kecil.

&quot;Melihat peristiwa itu, para santri secara beramai-ramai melerai aksi kejam pelaku, namun tidak terhindarkan. Kemudian pihak santri melepaskan korban,&quot; tukas Joko.

Melihat korban terjatuh, para santri langsung membawa korban ke puskesmas. Korban juga dibawa ke rumah sakit terdekat. Nahas, nyawa bayi tidak berdosa tersebut tidak terselamatkan.

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi adanya kejadian itu, langsung menuju ke TKP. Tidak lama kemudian, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.

&quot;Guna pemeriksaan lebih lanjut, pelaku masih ditahan di polsek. Akibat perbuatannya pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara,&quot; ujar Joko.</content:encoded></item></channel></rss>
