<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingatkan Riau hingga Papua soal Karhutla, Jokowi: Kerugian Bisa Sampai Ratusan Triliun</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan sejumlah daerah untuk berhati-hati atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun"/><item><title>Ingatkan Riau hingga Papua soal Karhutla, Jokowi: Kerugian Bisa Sampai Ratusan Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun</guid><pubDate>Kamis 06 Februari 2020 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun-ENH83mcWAW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/06/337/2164259/ingatkan-riau-hingga-papua-soal-karhutla-jokowi-kerugian-bisa-sampai-ratusan-triliun-ENH83mcWAW.JPG</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres RI)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan sejumlah daerah untuk berhati-hati atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pasalnya, peristiwa ini sangat merugikan banyak pihak.
&quot;Hati-hati sekali lagi Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Meskipun provinsi-provinsi yang lain juga hati-hati,&quot; kata Jokowi dalam acara Rakornas Pengendalian Karhutla 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020).
&quot;Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah juga hati-hati meskipun sangat kecil. Kalimantan Timur di situ hati-hati betul. Dan provinsi-provinsi di Jawa maupun di Sulawesi, NTT, NTB sampai Papua, Hati-hati. Semuanya hati-hati,&quot; sambungnya.
Kepala Negara berujar, bila api sudah membesar maka akan sulit untuk memadamkannya. Terlebih, biaya yang akan dihabiskan negara sangat besar hingga trilyunan rupiah.
&quot;Karena kerugian kalau sudah membesar sudah bukan hanya puluhan triliun tapi bisa mencapai ratusan triliun seperti di 2015,&quot; ucapnya.
&quot;Sekali lagi perubahan iklim sekarang ini, panasnya cuaca saat ini kita merasakan semuanya. Sehingga jangan sampai terjadi membesar pada saat cuaca sangat panas dan itu sulit dikendalikan,&quot; pungkas Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan sejumlah daerah untuk berhati-hati atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pasalnya, peristiwa ini sangat merugikan banyak pihak.
&quot;Hati-hati sekali lagi Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Meskipun provinsi-provinsi yang lain juga hati-hati,&quot; kata Jokowi dalam acara Rakornas Pengendalian Karhutla 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020).
&quot;Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah juga hati-hati meskipun sangat kecil. Kalimantan Timur di situ hati-hati betul. Dan provinsi-provinsi di Jawa maupun di Sulawesi, NTT, NTB sampai Papua, Hati-hati. Semuanya hati-hati,&quot; sambungnya.
Kepala Negara berujar, bila api sudah membesar maka akan sulit untuk memadamkannya. Terlebih, biaya yang akan dihabiskan negara sangat besar hingga trilyunan rupiah.
&quot;Karena kerugian kalau sudah membesar sudah bukan hanya puluhan triliun tapi bisa mencapai ratusan triliun seperti di 2015,&quot; ucapnya.
&quot;Sekali lagi perubahan iklim sekarang ini, panasnya cuaca saat ini kita merasakan semuanya. Sehingga jangan sampai terjadi membesar pada saat cuaca sangat panas dan itu sulit dikendalikan,&quot; pungkas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
