<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muncikari Tak Tahu Identitas Pemesan PSK yang Digerebek Andre Rosiade</title><description>AS mengaku hanya mengetahui nama akun yang memesan NN lewat aplikasi chatting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade"/><item><title>Muncikari Tak Tahu Identitas Pemesan PSK yang Digerebek Andre Rosiade</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade</guid><pubDate>Kamis 06 Februari 2020 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade-Xi9kPSDzB8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Muncikari berinisial AS dalam prostitusi online yang digerebek Andre Rosiade. (Foto : iNews TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/06/337/2164331/muncikari-tak-tahu-identitas-pemesan-psk-yang-digerebek-andre-rosiade-Xi9kPSDzB8.jpg</image><title>Muncikari berinisial AS dalam prostitusi online yang digerebek Andre Rosiade. (Foto : iNews TV)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Muncikari AS (24) mengaku tidak tahu pasti identitas pria yang memesan jasa NN (26), seorang pekerja seks komersial (PSK), yang digerebek di sebuah hotel di Padang, Sumbar, pada 26 Januari 2020.

AS mengaku hanya mengetahui nama akun yang memesan NN lewat aplikasi chatting yakni Heri.

&quot;Enggak tahu (yang mesannya) nama akunnya Heri. Enggak menyebutkan nama asli dan pekerjaannya,&quot; katanya dalam tayangan iNews TV, Rabu (5/2/2020).

AS mengaku baru dua pekan menjalankan bisnis esek-esek via online. Ia pun baru mengenal NN lewat aplikasi chatting.
 
&amp;nbsp;
&quot;Saya baru dua minggu. Saya kenal NN di aplikasi. Pertama kali saya nawarin kemudian ditolak. Namun, keesokan harinya dia (NN) minta cariin tamu,&quot; tuturnya.



Dalam aplikasi chatting itu, AS mematok harga Rp550 ribu untuk pria yang memesan NN. Ia mengaku mendapat bagian dari pembayaran itu.

&quot;Tarifnya Rp550 ribu, buat PSK-nya Rp450 ribu. Sisanya buat saya,&quot; tuturnya.

Sekadar diketahui, Polda Sumbar berhasil membongkar praktik prostitusi online di sebuah hotel di Kota Padang, pada 26 Januari 2020. Polisi mengaku penggerebekan itu berdasarkan informasi dari anggota DPR RI dapil Sumbar 1, Andre Rosiade.

Ketua DPD Gerindra Sumbar itu pun ikut hadir dalam penggerebekan. Namun, ia membantah jika dirinyalah yang memesan NN.

Baca Juga : Duduk Perkara Kasus Prostitusi Online di Padang hingga Bantahan Andre Rosiade

&amp;ldquo;Saya ingin pastikan, yang memesan bukan saya. Saya tidak pernah melakukan pemesanan. Yang melakukan pemesanan masyarakat,&amp;rdquo; kata Andre yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar, dalam tayangan iNews TV, Rabu (5/2/2020).
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Muncikari AS (24) mengaku tidak tahu pasti identitas pria yang memesan jasa NN (26), seorang pekerja seks komersial (PSK), yang digerebek di sebuah hotel di Padang, Sumbar, pada 26 Januari 2020.

AS mengaku hanya mengetahui nama akun yang memesan NN lewat aplikasi chatting yakni Heri.

&quot;Enggak tahu (yang mesannya) nama akunnya Heri. Enggak menyebutkan nama asli dan pekerjaannya,&quot; katanya dalam tayangan iNews TV, Rabu (5/2/2020).

AS mengaku baru dua pekan menjalankan bisnis esek-esek via online. Ia pun baru mengenal NN lewat aplikasi chatting.
 
&amp;nbsp;
&quot;Saya baru dua minggu. Saya kenal NN di aplikasi. Pertama kali saya nawarin kemudian ditolak. Namun, keesokan harinya dia (NN) minta cariin tamu,&quot; tuturnya.



Dalam aplikasi chatting itu, AS mematok harga Rp550 ribu untuk pria yang memesan NN. Ia mengaku mendapat bagian dari pembayaran itu.

&quot;Tarifnya Rp550 ribu, buat PSK-nya Rp450 ribu. Sisanya buat saya,&quot; tuturnya.

Sekadar diketahui, Polda Sumbar berhasil membongkar praktik prostitusi online di sebuah hotel di Kota Padang, pada 26 Januari 2020. Polisi mengaku penggerebekan itu berdasarkan informasi dari anggota DPR RI dapil Sumbar 1, Andre Rosiade.

Ketua DPD Gerindra Sumbar itu pun ikut hadir dalam penggerebekan. Namun, ia membantah jika dirinyalah yang memesan NN.

Baca Juga : Duduk Perkara Kasus Prostitusi Online di Padang hingga Bantahan Andre Rosiade

&amp;ldquo;Saya ingin pastikan, yang memesan bukan saya. Saya tidak pernah melakukan pemesanan. Yang melakukan pemesanan masyarakat,&amp;rdquo; kata Andre yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar, dalam tayangan iNews TV, Rabu (5/2/2020).
</content:encoded></item></channel></rss>
