<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Pulang dari China, Mahasiswa Asal Serang Langsung Diperiksa Kesehatannya</title><description>Seorang mahasiswa asal Serang yang baru saja pulang dari China langsung mendapat pemeriksaan kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya"/><item><title>Baru Pulang dari China, Mahasiswa Asal Serang Langsung Diperiksa Kesehatannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya</guid><pubDate>Kamis 06 Februari 2020 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya-tOHKEse0Hk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pasien rumah sakit. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/06/340/2164020/baru-pulang-dari-china-mahasiswa-asal-serang-langsung-diperiksa-kesehatannya-tOHKEse0Hk.jpg</image><title>Ilustrasi pasien rumah sakit. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>SERANG &amp;ndash; Seorang mahasiswa asal Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, berhasil dipulangkan dari Jiangsu, China. Sesampainya di Indonesia, mahasiswa tersebut langsung mendapat penanganan khusus untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya.
&quot;Kemarin langsung diperiksa kesehatannya di bandara lama. Terus di rumah sakit Banten sampai subuh tadi diperiksa. Bisa pulang ke rumah ya tadi subuh,&quot; kata salah satu pihak keluarga bernama Harlisah saat ditemui kediamannya, Rabu 5 Februari 2020.
Baca juga:   Benarkah Virus Korona Berasal dari Kelelawar atau Hewan Lainnya?&amp;nbsp;
 
Proses pemulangannya, kata dia, dibantu oleh pemerintah daerah, termasuk biaya tiket pesawat. &quot;Di sana (China) dia kuliah. Sudah mau tiga bulan di sana. Dia kalau ngehubungi keluarga selalu minta bantuan biar bisa pulang. Alhamdulillah kemarin bisa pulang sari sana,&quot; ujarnya.
Ia menjelaskan, cucunya itu menceritakan bahwa saat bertahan di asrama, makanan dan persediaan masker juga sudah menipis karena supermarket tutup.
Baca juga:   PMI Jawab Pertanyaan Masyarakat Seputar Virus Korona&amp;nbsp;
 
Sebelum bisa kembali berkumpul bersama keluarga, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan program studi bahasa mandarin ini sudah menjalani pemeriksaan secara ketat di bandara, RSUD Banten, dan di rumahnya akan terus dipantau kondisi kesehatannya.
&quot;Kita akan pantau kesehatannya 14 hari. Tapi di sana (China) dia tidak ada gejala. Kalau ada gejala nanti lapor ke dinkes, dibawa ke rumah sakit setempat, nanti diobati. Sementara hasilnya aman,&quot; kata Kepala Puskesmas Pabuaran Lulu Sundari Mani.Sementara Camat Pabuaran Asmawi meminta kepada masyarakat untuk tidak resah dan tetap menjaga kesehatannya dengan tidak mengunjungi terlebih dahulu warganya yang baru pulang dari China.
&quot;Masayarakat tidak perlu resah, jangan gelisah. Jangan sampai ada masyarakat saya pulang dari China dikucilkan, dan juga kita menenangkan keluarganya,&quot; ujar dia.
Baca juga:   Ada Tanda-Tanda Pneumonia pada Balita Diduga Terpapar Virus Korona di Manado&amp;nbsp;
</description><content:encoded>SERANG &amp;ndash; Seorang mahasiswa asal Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, berhasil dipulangkan dari Jiangsu, China. Sesampainya di Indonesia, mahasiswa tersebut langsung mendapat penanganan khusus untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya.
&quot;Kemarin langsung diperiksa kesehatannya di bandara lama. Terus di rumah sakit Banten sampai subuh tadi diperiksa. Bisa pulang ke rumah ya tadi subuh,&quot; kata salah satu pihak keluarga bernama Harlisah saat ditemui kediamannya, Rabu 5 Februari 2020.
Baca juga:   Benarkah Virus Korona Berasal dari Kelelawar atau Hewan Lainnya?&amp;nbsp;
 
Proses pemulangannya, kata dia, dibantu oleh pemerintah daerah, termasuk biaya tiket pesawat. &quot;Di sana (China) dia kuliah. Sudah mau tiga bulan di sana. Dia kalau ngehubungi keluarga selalu minta bantuan biar bisa pulang. Alhamdulillah kemarin bisa pulang sari sana,&quot; ujarnya.
Ia menjelaskan, cucunya itu menceritakan bahwa saat bertahan di asrama, makanan dan persediaan masker juga sudah menipis karena supermarket tutup.
Baca juga:   PMI Jawab Pertanyaan Masyarakat Seputar Virus Korona&amp;nbsp;
 
Sebelum bisa kembali berkumpul bersama keluarga, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan program studi bahasa mandarin ini sudah menjalani pemeriksaan secara ketat di bandara, RSUD Banten, dan di rumahnya akan terus dipantau kondisi kesehatannya.
&quot;Kita akan pantau kesehatannya 14 hari. Tapi di sana (China) dia tidak ada gejala. Kalau ada gejala nanti lapor ke dinkes, dibawa ke rumah sakit setempat, nanti diobati. Sementara hasilnya aman,&quot; kata Kepala Puskesmas Pabuaran Lulu Sundari Mani.Sementara Camat Pabuaran Asmawi meminta kepada masyarakat untuk tidak resah dan tetap menjaga kesehatannya dengan tidak mengunjungi terlebih dahulu warganya yang baru pulang dari China.
&quot;Masayarakat tidak perlu resah, jangan gelisah. Jangan sampai ada masyarakat saya pulang dari China dikucilkan, dan juga kita menenangkan keluarganya,&quot; ujar dia.
Baca juga:   Ada Tanda-Tanda Pneumonia pada Balita Diduga Terpapar Virus Korona di Manado&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
