<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Hari Terendam Banjir, Warga Perumahan di Mojokerto Mulai Tinggalkan Rumah</title><description>Banjir yang merendam Perumaman Sooko Asri, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah"/><item><title>5 Hari Terendam Banjir, Warga Perumahan di Mojokerto Mulai Tinggalkan Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah</guid><pubDate>Kamis 06 Februari 2020 10:42 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah-8CNOevSggG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rendam Perumahan Sooko Asri di Mojokerto, Jawa Timur (Foto: Sindonews/Sholahudin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/06/519/2164158/5-hari-terendam-banjir-warga-perumahan-di-mojokerto-mulai-tinggalkan-rumah-8CNOevSggG.JPG</image><title>Banjir rendam Perumahan Sooko Asri di Mojokerto, Jawa Timur (Foto: Sindonews/Sholahudin)</title></images><description>MOJOKERTO - Banjir yang merendam Komplek Perumahan Sooko Asri, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) sudah memasuki hari kelima.
Ratusan warga perumahan tersebut yang awalnya memilih bertahan di rumah akhirnya menyerah. Mereka mulai meninggalkan rumahnya dan mengungsi ke tempat sanak saudara.
Sejak dua tahun terakhir, perumahan ini memang jadi langganan banjir karena letak bangunan yang rendah. Meski kecewa, warga yang sudah terlanjur membeli rumah di sana tidak bisa berbuat apa-apa.
Arifin, salah seorang warga Perumahan Sooko Asri menuturkan, sejak banjir banyak hewan-hewan berbahaya seperti ular dan kelabang muncul di komplek mereka. Warga memutuskan mengungsi, karena sudah tidak ada harapan untuk bertahan.
&quot;Walaupun rumah warga kosong, tapi ada warga yang berjaga,&quot; ujar Arifin, melansir Sindonews.
Ngadi, kepala dusun menambahkan, selama kebanjiran bantuan makanan tetap diterima warga Perumahan Sooko Asri dua hari sekali.
&quot;Ada mobil yang membawa makanan dan menjemput warga yang memerlukan bantuan,&quot; ucap Ngadi.</description><content:encoded>MOJOKERTO - Banjir yang merendam Komplek Perumahan Sooko Asri, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) sudah memasuki hari kelima.
Ratusan warga perumahan tersebut yang awalnya memilih bertahan di rumah akhirnya menyerah. Mereka mulai meninggalkan rumahnya dan mengungsi ke tempat sanak saudara.
Sejak dua tahun terakhir, perumahan ini memang jadi langganan banjir karena letak bangunan yang rendah. Meski kecewa, warga yang sudah terlanjur membeli rumah di sana tidak bisa berbuat apa-apa.
Arifin, salah seorang warga Perumahan Sooko Asri menuturkan, sejak banjir banyak hewan-hewan berbahaya seperti ular dan kelabang muncul di komplek mereka. Warga memutuskan mengungsi, karena sudah tidak ada harapan untuk bertahan.
&quot;Walaupun rumah warga kosong, tapi ada warga yang berjaga,&quot; ujar Arifin, melansir Sindonews.
Ngadi, kepala dusun menambahkan, selama kebanjiran bantuan makanan tetap diterima warga Perumahan Sooko Asri dua hari sekali.
&quot;Ada mobil yang membawa makanan dan menjemput warga yang memerlukan bantuan,&quot; ucap Ngadi.</content:encoded></item></channel></rss>
