<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Ojol Gratis untuk Lansia dan Anak Yatim Piatu</title><description>Pengemudi Ojol itu mengaku aksinya terinspirasi dari sang ibu untuk bersedekah sesuai dengan pekerjaannya sebagai pengemudi ojol.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu"/><item><title>Viral Ojol Gratis untuk Lansia dan Anak Yatim Piatu</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu</guid><pubDate>Jum'at 07 Februari 2020 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Solopos</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu-rRR4puy0il.png" expression="full" type="image/jpeg">Pengemudi Ojol Saifudin Baasil (Foto: Solopos/Nugroho)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/07/512/2164953/viral-ojol-gratis-untuk-lansia-dan-anak-yatim-piatu-rRR4puy0il.png</image><title>Pengemudi Ojol Saifudin Baasil (Foto: Solopos/Nugroho)</title></images><description>SOLO - Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Solo, Jawa Tengah (Jateng), bernama Saifudin Baasil menjadi viral di media sosial lantaran aksinya yang menyediakan jasa ojol gratis khusus lansia dan anak-anak yatim piatu.
Berawal dari unggahan akun Instagram @visitsurakarta, Baasil aksinya itu mengaku terinspirasi dari sang ibu untuk bersedekah sesuai dengan pekerjaannya sebagai pengemudi ojol.
&quot;Eeee dibilangin ibu, kalau enggak bisa sedekah uang, pakai perbuatan. Terus ya sudah kepikiran itu kerjaan sampingan kan ojek online. Jadi itu yang bisa saya buat sedekah,&quot; ujar Baasil seperti diberitakan Solopos di Stadion Manahan, Solo, Kamis 6 Februari 2020.
Baasil menempelkan poster seukuran kertas A4 di punggungnya agar penumpangnya bisa mengetahui dan membagikan informasi mengenai ojol gratis khusus lansia dan anak yatim ini. Meskipun belum ada peminatnya, sudah ada beberapa orang bertanya melalui aplikasi percakapan WhatsApp (WA).

Baca Juga: Pengakuan Hotman Paris soal Viral Duduk di Belakang Orang Salat
Semenjak duduk di bangku kuliah, dia mulai bekerja sebagai pengemudi ojol agar bisa mempunyai uang saku. Hal itu ia lakukan agar tidak memberatkan perekonomian keluarga.
&quot;Cuma buat uang saku, jadi enggak minta orangtua lagi. Yang dibayari cuma sekolah saja mengurangi beban orangtua juga. Kalau lihat perjuangan orangtua gimana ya, enggak bisa diceritain lah. Jadi kerja sampingan untuk uang saku sendiri,&quot; imbuh pria tiga bersaudara ini.Selain menjadi pengemudi ojol, Baasil juga berjualan keripik usus  yang dijajakan sembari membawa penumpang. Ia bercerita tidak malu  menawari penumpangnya agar membeli keripik usus buatan ibundanya.
&quot;Ini  baru usaha kecil-kecilan sama teman-teman, usus goreng. Produknya baru  satu, yang masak ibu, saya yang jualin. Nawarin juga ke penumpang.  Alhamdullilah banyak yang mau juga. Saya cerita habis nganterin, 'menawi  purun niki usus goreng, menawa purun kulo tawari' [kalau mau ini ada  usus goreng, kalau mau saya jual], &quot; ungkapnya.
Seusai viral,  Baasil menegaskan dirinya tak mau terkenal dengan langkahnya tersebut.  Ia dikenal sebagai orang baik saja sudah cukup. Ke depan, Baasil ingin  mengumpulkan pengemudi-pengemudi ojol lainnya yang mempunyai niat yang  sama dengan dirinya.
&quot;Kalau saya pengin ngumpulin orang-orang ada  yang mau enggak seperti saya. Biar enggak saya sendiri, kalau sendiri  kan susah. Saya enggk bisa [melayani] se-Soloraya. Kalau banyak orang  kan bisa mencakup semuanya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>SOLO - Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Solo, Jawa Tengah (Jateng), bernama Saifudin Baasil menjadi viral di media sosial lantaran aksinya yang menyediakan jasa ojol gratis khusus lansia dan anak-anak yatim piatu.
Berawal dari unggahan akun Instagram @visitsurakarta, Baasil aksinya itu mengaku terinspirasi dari sang ibu untuk bersedekah sesuai dengan pekerjaannya sebagai pengemudi ojol.
&quot;Eeee dibilangin ibu, kalau enggak bisa sedekah uang, pakai perbuatan. Terus ya sudah kepikiran itu kerjaan sampingan kan ojek online. Jadi itu yang bisa saya buat sedekah,&quot; ujar Baasil seperti diberitakan Solopos di Stadion Manahan, Solo, Kamis 6 Februari 2020.
Baasil menempelkan poster seukuran kertas A4 di punggungnya agar penumpangnya bisa mengetahui dan membagikan informasi mengenai ojol gratis khusus lansia dan anak yatim ini. Meskipun belum ada peminatnya, sudah ada beberapa orang bertanya melalui aplikasi percakapan WhatsApp (WA).

Baca Juga: Pengakuan Hotman Paris soal Viral Duduk di Belakang Orang Salat
Semenjak duduk di bangku kuliah, dia mulai bekerja sebagai pengemudi ojol agar bisa mempunyai uang saku. Hal itu ia lakukan agar tidak memberatkan perekonomian keluarga.
&quot;Cuma buat uang saku, jadi enggak minta orangtua lagi. Yang dibayari cuma sekolah saja mengurangi beban orangtua juga. Kalau lihat perjuangan orangtua gimana ya, enggak bisa diceritain lah. Jadi kerja sampingan untuk uang saku sendiri,&quot; imbuh pria tiga bersaudara ini.Selain menjadi pengemudi ojol, Baasil juga berjualan keripik usus  yang dijajakan sembari membawa penumpang. Ia bercerita tidak malu  menawari penumpangnya agar membeli keripik usus buatan ibundanya.
&quot;Ini  baru usaha kecil-kecilan sama teman-teman, usus goreng. Produknya baru  satu, yang masak ibu, saya yang jualin. Nawarin juga ke penumpang.  Alhamdullilah banyak yang mau juga. Saya cerita habis nganterin, 'menawi  purun niki usus goreng, menawa purun kulo tawari' [kalau mau ini ada  usus goreng, kalau mau saya jual], &quot; ungkapnya.
Seusai viral,  Baasil menegaskan dirinya tak mau terkenal dengan langkahnya tersebut.  Ia dikenal sebagai orang baik saja sudah cukup. Ke depan, Baasil ingin  mengumpulkan pengemudi-pengemudi ojol lainnya yang mempunyai niat yang  sama dengan dirinya.
&quot;Kalau saya pengin ngumpulin orang-orang ada  yang mau enggak seperti saya. Biar enggak saya sendiri, kalau sendiri  kan susah. Saya enggk bisa [melayani] se-Soloraya. Kalau banyak orang  kan bisa mencakup semuanya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
