<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswi SMP Tewas di Gorong-Gorong, Diknas Tasikmalaya Sebut Tak Terkait Bullying</title><description>Budiaman menilai, terlalu jauh bila menyebut tewasnya korban disebabkan bullying.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying"/><item><title>Siswi SMP Tewas di Gorong-Gorong, Diknas Tasikmalaya Sebut Tak Terkait Bullying</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying</guid><pubDate>Jum'at 07 Februari 2020 16:11 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying-m6xyrze6XR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gorong-gorong lokasi penemuan jasad DS. (Foto : Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/07/525/2164989/siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying-m6xyrze6XR.jpg</image><title>Gorong-gorong lokasi penemuan jasad DS. (Foto : Sindonews)</title></images><description>TASIKMALAYA &amp;ndash; Kasus DS (13), siswi SMP Negeri 6 Tasikmalaya, yang ditemukan tewas dalam gorong-gorong belum terungkap. Namun, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Tasikmalaya Budiaman Sanusi menepis jika kematian siswa tersebut karena bullying.
Menurutnya, perundungan merupakan hal yang biasa terjadi pada masa remaja.
&quot;Terlalu jauh kalau (penyebabnya) di-bully. Kalau dari kepala sekolah anak itu rajin, anak cerdaslah,&quot; kata Budiaman, di kantornya, Tasikmalaya, mengutip iNews.id, Jumat (7/2/2020).
Saat ini ia meminta kasus tersebut diserahkan ke polisi. &quot;Keterangan dari kepala sekolah sih prestasi fine-fine saja,&quot; katanya.
Sementara itu, Ibu DS, juga sering mendengar anaknya mengalami perundungan. Anaknya sering diolok-olok karena pekerjaanya sebagai penjual lontong.



&quot;Diejek leupet, leupet,&quot; katanya.
Sebelum ditemukan tewas dalam gorong-gorong di depan sekolahnya, DS sudah hilang dan tidak pulang hampir sepekan, tepatnya sejak Kamis (23/1/2020) sore.

Baca Juga : Siswi SMP yang Tewas di Gorong-Gorong Dikenal Pendiam &amp;amp; Sering Di-bully

Korban ditemukan tewas di gorong-gorong depan sekolahnya, di Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Senin (27/1/2020). Kronologi penemuan mayat DS berawal dari penjaga sekolah yang mencium bau amis di gorong-gorong.

</description><content:encoded>TASIKMALAYA &amp;ndash; Kasus DS (13), siswi SMP Negeri 6 Tasikmalaya, yang ditemukan tewas dalam gorong-gorong belum terungkap. Namun, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Tasikmalaya Budiaman Sanusi menepis jika kematian siswa tersebut karena bullying.
Menurutnya, perundungan merupakan hal yang biasa terjadi pada masa remaja.
&quot;Terlalu jauh kalau (penyebabnya) di-bully. Kalau dari kepala sekolah anak itu rajin, anak cerdaslah,&quot; kata Budiaman, di kantornya, Tasikmalaya, mengutip iNews.id, Jumat (7/2/2020).
Saat ini ia meminta kasus tersebut diserahkan ke polisi. &quot;Keterangan dari kepala sekolah sih prestasi fine-fine saja,&quot; katanya.
Sementara itu, Ibu DS, juga sering mendengar anaknya mengalami perundungan. Anaknya sering diolok-olok karena pekerjaanya sebagai penjual lontong.



&quot;Diejek leupet, leupet,&quot; katanya.
Sebelum ditemukan tewas dalam gorong-gorong di depan sekolahnya, DS sudah hilang dan tidak pulang hampir sepekan, tepatnya sejak Kamis (23/1/2020) sore.

Baca Juga : Siswi SMP yang Tewas di Gorong-Gorong Dikenal Pendiam &amp;amp; Sering Di-bully

Korban ditemukan tewas di gorong-gorong depan sekolahnya, di Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Senin (27/1/2020). Kronologi penemuan mayat DS berawal dari penjaga sekolah yang mencium bau amis di gorong-gorong.

</content:encoded></item></channel></rss>
