<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diperkirakan Akan Tentukan WNI Eks ISIS Pada Mei atau Juni</title><description>Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan Presiden Jokowi akan memutuskan nasib dari WNI eks ISIS pada bulan Mei atau Juni 2020</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni"/><item><title>Pemerintah Diperkirakan Akan Tentukan WNI Eks ISIS Pada Mei atau Juni</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni</guid><pubDate>Minggu 09 Februari 2020 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni-352mSk1mcJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/09/337/2165803/pemerintah-diperkirakan-akan-tentukan-wni-eks-isis-pada-mei-atau-juni-352mSk1mcJ.jpg</image><title>Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan memutuskan nasib dari WNI eks ISIS pada bulan Mei atau Juni 2020 mendatang.
&quot;Mungkin bulan Mei atau Juni itu, mudah-mudahan presidennya ada waktu juga, kalau dari pengalaman saya,&quot; kata Ngabalin dalam sebuah diskusi bertajuk 'Menimbang Kombatan ISIS Pulang' di Upnormal Coffe, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2020).
Ngabalin menjelaskan, keputusan terkait pemulangan 600 WNI eks kombatan kelompok terorisme itu diperlukan waktu untuk melakukan pengkajian dan pembahasan.

Baca Juga: Ngabalin Sebut Pemerintah Perlu Waktu untuk Putuskan Nasib WNI Eks ISIS
Negara, kata Ngabalin, selalu memperhatikan beberapa hal dalam mengambil keputusan. Misalnya, aturan hukum dan perundangan yang berlaku.
&quot;Namanya juga negara, namanya juga pemerintahan, karena ada aturan-aturan yang mengatur ini. Karena itu kasih waktu,&quot; ujar Ngabalin.
Kendati demikian, Ngabalin meyakini bahwa Presiden Jokowi akan mengambil keputusan yang memang merupakan aspirasi dari rakyat Indonesia.
&quot;Dan saya yakin rakyat Indonesia hampir seluruhnya menolak, biarlah itu menjadi urusan ente punya jalan sendiri,&quot; tutup Ngabalin.</description><content:encoded>JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan memutuskan nasib dari WNI eks ISIS pada bulan Mei atau Juni 2020 mendatang.
&quot;Mungkin bulan Mei atau Juni itu, mudah-mudahan presidennya ada waktu juga, kalau dari pengalaman saya,&quot; kata Ngabalin dalam sebuah diskusi bertajuk 'Menimbang Kombatan ISIS Pulang' di Upnormal Coffe, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2020).
Ngabalin menjelaskan, keputusan terkait pemulangan 600 WNI eks kombatan kelompok terorisme itu diperlukan waktu untuk melakukan pengkajian dan pembahasan.

Baca Juga: Ngabalin Sebut Pemerintah Perlu Waktu untuk Putuskan Nasib WNI Eks ISIS
Negara, kata Ngabalin, selalu memperhatikan beberapa hal dalam mengambil keputusan. Misalnya, aturan hukum dan perundangan yang berlaku.
&quot;Namanya juga negara, namanya juga pemerintahan, karena ada aturan-aturan yang mengatur ini. Karena itu kasih waktu,&quot; ujar Ngabalin.
Kendati demikian, Ngabalin meyakini bahwa Presiden Jokowi akan mengambil keputusan yang memang merupakan aspirasi dari rakyat Indonesia.
&quot;Dan saya yakin rakyat Indonesia hampir seluruhnya menolak, biarlah itu menjadi urusan ente punya jalan sendiri,&quot; tutup Ngabalin.</content:encoded></item></channel></rss>
