<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penangkapan Belasan Pembalak Liar di Kuningan Berlangsung Dramatis</title><description>Polisi meringkus para pelaku pembalakan liar (illegal logging) di wilayah Kuningan, Jawa Barat (Jabar).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis"/><item><title>Penangkapan Belasan Pembalak Liar di Kuningan Berlangsung Dramatis</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis</guid><pubDate>Minggu 09 Februari 2020 12:10 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis-CpnYvCViZp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/09/525/2165656/penangkapan-belasan-pembalak-liar-di-kuningan-berlangsung-dramatis-CpnYvCViZp.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>KUNINGAN - Polisi meringkus para pelaku pembalakan liar (illegal logging) di wilayah Kuningan, Jawa Barat (Jabar). Penangkapan itu berlangsung dramatis. Pasalnya, aparat gabungan TNI-Polri mendapat adangan warga yang ingin melakukan aksi main hakim sendiri terhadap pelaku pembalakan liar.
Seperti diwartakan iNews.id, Minggu (9/2/2020), para pelaku diciduk di hutan milik Perhutani, Desa Sukadana, Ciawi Gebang, Kuningan, Sabtu 8 Februari 2020 kemarin. Polisi sempat kewalahan menghadapi massa yang berkerumun untuk menghakimi ke-15 pelaku.
Bahkan, salah seorang anggota terpaksa meletuskan tembakan peringatan ke udara untuk mengurai massa. Saat ditangkap, para tersangka sedang memotong kayu dan diangkut ke truk.
&quot;Ya, kami terima laporan ada pembalakan liar, limpahan dari Polsek Ciawi,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Adtya Atmaja.
Sebanyak 15 batang kayu sonokeling disita polisi dari sebuah truk. Polisi hingga kini masih terus meminta keterangan dari para tersangka. &quot;Kami masih mintai keterangan,&quot; sambungnya.
Masih menurut polisi, hasil kayu curian dari hutan milik Perhutani itu rencananya akan dijual ke Sumedang. Sedangkan para tersangka kebanyakan berasal dari luar wilayah Kuningan.</description><content:encoded>KUNINGAN - Polisi meringkus para pelaku pembalakan liar (illegal logging) di wilayah Kuningan, Jawa Barat (Jabar). Penangkapan itu berlangsung dramatis. Pasalnya, aparat gabungan TNI-Polri mendapat adangan warga yang ingin melakukan aksi main hakim sendiri terhadap pelaku pembalakan liar.
Seperti diwartakan iNews.id, Minggu (9/2/2020), para pelaku diciduk di hutan milik Perhutani, Desa Sukadana, Ciawi Gebang, Kuningan, Sabtu 8 Februari 2020 kemarin. Polisi sempat kewalahan menghadapi massa yang berkerumun untuk menghakimi ke-15 pelaku.
Bahkan, salah seorang anggota terpaksa meletuskan tembakan peringatan ke udara untuk mengurai massa. Saat ditangkap, para tersangka sedang memotong kayu dan diangkut ke truk.
&quot;Ya, kami terima laporan ada pembalakan liar, limpahan dari Polsek Ciawi,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Adtya Atmaja.
Sebanyak 15 batang kayu sonokeling disita polisi dari sebuah truk. Polisi hingga kini masih terus meminta keterangan dari para tersangka. &quot;Kami masih mintai keterangan,&quot; sambungnya.
Masih menurut polisi, hasil kayu curian dari hutan milik Perhutani itu rencananya akan dijual ke Sumedang. Sedangkan para tersangka kebanyakan berasal dari luar wilayah Kuningan.</content:encoded></item></channel></rss>
