<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Diresmikan, Alun-Alun Kota Depok Sudah Dikeluhkan Warga soal Sampah</title><description>Salah satu warga GDC, Yahya mengaku banyaknya sampah yang dibuang pengunjung secara sembarangan menambah kumuh dan kesan jorok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah"/><item><title>Baru Diresmikan, Alun-Alun Kota Depok Sudah Dikeluhkan Warga soal Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2020 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah-HRyUdzXQFd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alun-alun Depok (Foto: Okezone/Wahyu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/10/338/2166132/baru-diresmikan-alun-alun-kota-depok-sudah-dikeluhkan-warga-soal-sampah-HRyUdzXQFd.jpg</image><title>Alun-alun Depok (Foto: Okezone/Wahyu)</title></images><description>DEPOK - Pemerintah Kota Depok membangun alun-alun guna sebagai ruang interaksi sosial dan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Alun-alun itu dibangun di perumahan Grand Depok City (GDC) Jalan Boulevard GDC, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.
Pasca-dibukanya untuk umum, alun-alun menjadi primadona untuk mengisi hiburan masyarakat, tak ayal setiap harinya alun-alun yang berdiri di atas lahan seluas 3,9 hektare itu dipenuhi pengunjung yang datang.
Banyaknya pengunjung yang datang sebuah persoalan baru pun muncul, salah satunya sampah yang berserakan mulai dari sampah plastik, sisa makanan bekas dan lainya.

Salah satu warga GDC, Yahya mengaku banyaknya sampah yang dibuang pengunjung secara sembarangan menambah kumuh dan kesan jorok. Padahal itu digunakan sebagai tempat bermain anak-anak.
&quot;Tempatnya bagus tapi sayang banyak sampah berserakan, itukan jadi jorok dilihatnya kumuh apalagi anak-anak banyak yang bermain ke alun-alun,&quot; ucapnya, Senin (10/2/2020).
Baca Juga: Ini Fasilitas Alun-Alun Kota Depok Senilai Rp82, 2 Miliar
Dia menilai jika sampah yang berserakan tidak segara dibersihkan dan diangkut ke penampungan maka akan menimbulkan penyakit, terlebih alun-alun ini berada di sekitar perumahan.

&quot;Yang kami takutkan kalau penyakit datang dari sampah-sampah yang menumpuk, ini kan perumahan bisa satu komplek terdampak penyakit,&quot; tuturnya.
Sementara di sisi lain, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumilar membantah bahwa sampah berserakan di alun-alun Kota Depok. Dia mengaku pihaknya selalu membersihka setiap harinya.
&quot;Kalau sampah pasti kita bersihkan setiap hari, tidak ada sampah yang numpuk dalam jangka lama/seharian,&quot; kata Iyey saat dihubungi Okezone.Terkait sampah yang berserakan, dia juga tidak bisa menampik. Sampah  yang berserakan di alun-alun pernah terjadi pada awal dibuka untuk umum,  namun saat ini sudah tidak lagi
&quot;Kalau awal dulu memang ada seperti itu tapi sekarang itu sudah tidak  ada. Saya gak nyangka pengunjung alun-alun banyak seperti itu, tapi  kita terus perbaiki,&quot; paparnya.
Untuk menangani persoalan sampah di alun-alun pihaknya berharap dan  mengimbau kepada masyarakat yang berkunjung agar tidak membuang sampah  sembarangan. Karena pihaknya sudah menyediakan tempat sampah dibeberapa  titik di alun-alun Kota Depok.
&quot;Yang penting pengunjungnya juga tidak membuang sampah sembarangan  karena masih ada warga yang seperti itu (buang sampah sembarangan),&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>DEPOK - Pemerintah Kota Depok membangun alun-alun guna sebagai ruang interaksi sosial dan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Alun-alun itu dibangun di perumahan Grand Depok City (GDC) Jalan Boulevard GDC, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.
Pasca-dibukanya untuk umum, alun-alun menjadi primadona untuk mengisi hiburan masyarakat, tak ayal setiap harinya alun-alun yang berdiri di atas lahan seluas 3,9 hektare itu dipenuhi pengunjung yang datang.
Banyaknya pengunjung yang datang sebuah persoalan baru pun muncul, salah satunya sampah yang berserakan mulai dari sampah plastik, sisa makanan bekas dan lainya.

Salah satu warga GDC, Yahya mengaku banyaknya sampah yang dibuang pengunjung secara sembarangan menambah kumuh dan kesan jorok. Padahal itu digunakan sebagai tempat bermain anak-anak.
&quot;Tempatnya bagus tapi sayang banyak sampah berserakan, itukan jadi jorok dilihatnya kumuh apalagi anak-anak banyak yang bermain ke alun-alun,&quot; ucapnya, Senin (10/2/2020).
Baca Juga: Ini Fasilitas Alun-Alun Kota Depok Senilai Rp82, 2 Miliar
Dia menilai jika sampah yang berserakan tidak segara dibersihkan dan diangkut ke penampungan maka akan menimbulkan penyakit, terlebih alun-alun ini berada di sekitar perumahan.

&quot;Yang kami takutkan kalau penyakit datang dari sampah-sampah yang menumpuk, ini kan perumahan bisa satu komplek terdampak penyakit,&quot; tuturnya.
Sementara di sisi lain, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumilar membantah bahwa sampah berserakan di alun-alun Kota Depok. Dia mengaku pihaknya selalu membersihka setiap harinya.
&quot;Kalau sampah pasti kita bersihkan setiap hari, tidak ada sampah yang numpuk dalam jangka lama/seharian,&quot; kata Iyey saat dihubungi Okezone.Terkait sampah yang berserakan, dia juga tidak bisa menampik. Sampah  yang berserakan di alun-alun pernah terjadi pada awal dibuka untuk umum,  namun saat ini sudah tidak lagi
&quot;Kalau awal dulu memang ada seperti itu tapi sekarang itu sudah tidak  ada. Saya gak nyangka pengunjung alun-alun banyak seperti itu, tapi  kita terus perbaiki,&quot; paparnya.
Untuk menangani persoalan sampah di alun-alun pihaknya berharap dan  mengimbau kepada masyarakat yang berkunjung agar tidak membuang sampah  sembarangan. Karena pihaknya sudah menyediakan tempat sampah dibeberapa  titik di alun-alun Kota Depok.
&quot;Yang penting pengunjungnya juga tidak membuang sampah sembarangan  karena masih ada warga yang seperti itu (buang sampah sembarangan),&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
