<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Salah Paham soal Dugaan Penculikan, Sopir Taksi Online dan Penumpang Berdamai</title><description>
Istiani akan mencabut laporan terhadap sopir taksi online tersebut. 
</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai"/><item><title>Salah Paham soal Dugaan Penculikan, Sopir Taksi Online dan Penumpang Berdamai</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai-oT8nxWEvlH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Istiani yang sempat menduga akan diculik berdamai dengan sopir taksi online Muhammad Imam. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/338/2166944/salah-paham-soal-dugaan-penculikan-sopir-taksi-online-dan-penumpang-berdamai-oT8nxWEvlH.jpg</image><title>Istiani yang sempat menduga akan diculik berdamai dengan sopir taksi online Muhammad Imam. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mempertemukan penumpang taksi online Istiani dengan sopir taksi bernama Muhammad Imam. Diketahui Imam sempat diduga menculik Istiani.

Usai dipertemukan, kedua pihak sepakat berdamai lantaran kesalahpahaman yang terjadi. Istiani yang sebelumnya sudah melapor berjanji mencabut laporannya terkait dugaan penculikan oleh Imam.

&quot;(Mencabut laporan) secepatnya. Per hari ini juga saya mau mencabut laporannya,&quot; ujar Istiani di Polda Metro Jaya, Selasa (11/2/2020).

Istiani sempat menduga sang driver melakukan sandi-sandi menggunakan handy talky saat mengangkutnya. Usut punya usut, ternyata Imam sedang melakukan komunikasi dengan orangtuanya.



&amp;ldquo;Saya sudah diklarifikasi juga karena yang saya dengar ada suara bisik-bisik. Beliau menerima telefon tersebut ternyata pada saat itu telah dijelaskan juga dan telah diperiksa di panggilan telfon dia. Itu dia sedang menelefon orangtuanya. Tetapi memang dia pelankan suaranya karena dia tidak mau mengganggu katanya,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain itu, Istiani mengaku sudah berdamai dengan Imam. Dia pun sudah meminta maaf atas keramaian yang telah diperbuatnya ini.

&amp;ldquo;Saat ini, saya dan driver (Imam) sudah saling meminta maaf dan memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi. Maka dari itu, saya memohon maaf kepada MIS (Imam), keluarga dan pihak Grab atas keramaian yang terjadi,&quot; tutur Istiani.


Di tempat yang sama, Imam menjelaskan terkait mengapa dia membawa  penumpangnya ke arah Tol Kebun Jeruk. Itu karena aplikasi Maps yang  dimilikinya error dan membawanya ke sana.

&quot;Error map-nya itu. Pertama, saya sudah menanyakan ke Mbak  (Istiani) bahwa ke arah Dharmawangsa ini, betul atau enggak. Saya  pencetlah itu (aplikasi Maps-red), keluar di Maps arahnya ke Tol Kebon  Jeruk,&quot; kata Imam.



Imam tak memungkiri jika dirinya tidak mengetahui jalan ke Jakarta  Selatan dikarenakan dia merupakan asal Brebes, Jawa Tengah. Atas  dasar  itu, dia turut meminta maaf kepada penumpang.

Baca Juga : Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Menculik Penumpangnya
 

&quot;Saya sebelumnya memohon maaf kepada pihak yang terlibat dari pihak  Grab maupun pihak Polda Metro Jaya atau Mbak (Istiani) juga atas  kesalahpahaman semua ini. Ini juga karena saya belum memahami aplikasi  Grab kali ya,&quot; tutur Imam.

Baca Juga : Diduga Menculik Penumpang, Sopir Taksi Online Ngaku Salah Pencet Rute
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mempertemukan penumpang taksi online Istiani dengan sopir taksi bernama Muhammad Imam. Diketahui Imam sempat diduga menculik Istiani.

Usai dipertemukan, kedua pihak sepakat berdamai lantaran kesalahpahaman yang terjadi. Istiani yang sebelumnya sudah melapor berjanji mencabut laporannya terkait dugaan penculikan oleh Imam.

&quot;(Mencabut laporan) secepatnya. Per hari ini juga saya mau mencabut laporannya,&quot; ujar Istiani di Polda Metro Jaya, Selasa (11/2/2020).

Istiani sempat menduga sang driver melakukan sandi-sandi menggunakan handy talky saat mengangkutnya. Usut punya usut, ternyata Imam sedang melakukan komunikasi dengan orangtuanya.



&amp;ldquo;Saya sudah diklarifikasi juga karena yang saya dengar ada suara bisik-bisik. Beliau menerima telefon tersebut ternyata pada saat itu telah dijelaskan juga dan telah diperiksa di panggilan telfon dia. Itu dia sedang menelefon orangtuanya. Tetapi memang dia pelankan suaranya karena dia tidak mau mengganggu katanya,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain itu, Istiani mengaku sudah berdamai dengan Imam. Dia pun sudah meminta maaf atas keramaian yang telah diperbuatnya ini.

&amp;ldquo;Saat ini, saya dan driver (Imam) sudah saling meminta maaf dan memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi. Maka dari itu, saya memohon maaf kepada MIS (Imam), keluarga dan pihak Grab atas keramaian yang terjadi,&quot; tutur Istiani.


Di tempat yang sama, Imam menjelaskan terkait mengapa dia membawa  penumpangnya ke arah Tol Kebun Jeruk. Itu karena aplikasi Maps yang  dimilikinya error dan membawanya ke sana.

&quot;Error map-nya itu. Pertama, saya sudah menanyakan ke Mbak  (Istiani) bahwa ke arah Dharmawangsa ini, betul atau enggak. Saya  pencetlah itu (aplikasi Maps-red), keluar di Maps arahnya ke Tol Kebon  Jeruk,&quot; kata Imam.



Imam tak memungkiri jika dirinya tidak mengetahui jalan ke Jakarta  Selatan dikarenakan dia merupakan asal Brebes, Jawa Tengah. Atas  dasar  itu, dia turut meminta maaf kepada penumpang.

Baca Juga : Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Menculik Penumpangnya
 

&quot;Saya sebelumnya memohon maaf kepada pihak yang terlibat dari pihak  Grab maupun pihak Polda Metro Jaya atau Mbak (Istiani) juga atas  kesalahpahaman semua ini. Ini juga karena saya belum memahami aplikasi  Grab kali ya,&quot; tutur Imam.

Baca Juga : Diduga Menculik Penumpang, Sopir Taksi Online Ngaku Salah Pencet Rute
</content:encoded></item></channel></rss>
