<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Musi Rawas Dikepung Banjir, Sejumlah Sekolah Diliburkan   </title><description>Banjir yang semakin meninggi menyebabkan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan terkepung banjir.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan"/><item><title> Musi Rawas Dikepung Banjir, Sejumlah Sekolah Diliburkan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan-KGWyeOZjKs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekolah di Musi Rawas yang kebanjiran (foto: Era Neizma/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/610/2166926/musi-rawas-dikepung-banjir-sejumlah-sekolah-diliburkan-KGWyeOZjKs.jpg</image><title>Sekolah di Musi Rawas yang kebanjiran (foto: Era Neizma/iNews)</title></images><description>
MUSI RAWAS - Banjir yang semakin meninggi menyebabkan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan terkepung banjir. Akibanya sebanyak 17 sekolah dasar (SD) dan satu Taman Kanak-kanak (TK) diliburkan, karena terendam banjir.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Musi Rawas, Hartoyo mengatakan, sejauh ini Ada 17 SD dan satu TK terendam banjir, akibatnya kegiatan belajar mengajar diliburkan.

&amp;ldquo;Memang beberapa sekolah yang tidak lagi memungkinkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, akibat banjir oleh karena itu diliburkan,&amp;rdquo; kata Hartoyo, Selasa (11/2/2020).

Kata Hartoyo, untuk wilayah yang terkena banjir jangan dipaksakan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, karena resiko tinggi lebih baik siswa dan siswi belajar di rumah.
&amp;nbsp;
Terpisah, Kades Sembatu Jaya Kecamatan Sembatu Jaya, Samsul Bahri mengatakan, untuk kegiatan belajar mengajar diliburkan, karena akses menujuh sekolah sudah terendam banjir.

&amp;ldquo;Gedung sekolah belum terendam, tapi akses ke sekolah sudah putus. Air luapan sungai semangus sudah sampai di belakang gedung sekolah,&amp;rdquo; kata Samsul.

Hal yang sama dikatakan Sekdes Pulau Panggung, Saipul Amri mengatakan, untuk kegiatan belajar mengajar sudah diliburkan, karena berbahaya bagi pelajar.

&amp;ldquo;Saya sudah minta diliburkan dahulu, sebab berbahaya bagi pelajar kalau dipaksakan untuk tetap sekolah,&amp;rdquo; pungkas Saipul.</description><content:encoded>
MUSI RAWAS - Banjir yang semakin meninggi menyebabkan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan terkepung banjir. Akibanya sebanyak 17 sekolah dasar (SD) dan satu Taman Kanak-kanak (TK) diliburkan, karena terendam banjir.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Musi Rawas, Hartoyo mengatakan, sejauh ini Ada 17 SD dan satu TK terendam banjir, akibatnya kegiatan belajar mengajar diliburkan.

&amp;ldquo;Memang beberapa sekolah yang tidak lagi memungkinkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, akibat banjir oleh karena itu diliburkan,&amp;rdquo; kata Hartoyo, Selasa (11/2/2020).

Kata Hartoyo, untuk wilayah yang terkena banjir jangan dipaksakan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, karena resiko tinggi lebih baik siswa dan siswi belajar di rumah.
&amp;nbsp;
Terpisah, Kades Sembatu Jaya Kecamatan Sembatu Jaya, Samsul Bahri mengatakan, untuk kegiatan belajar mengajar diliburkan, karena akses menujuh sekolah sudah terendam banjir.

&amp;ldquo;Gedung sekolah belum terendam, tapi akses ke sekolah sudah putus. Air luapan sungai semangus sudah sampai di belakang gedung sekolah,&amp;rdquo; kata Samsul.

Hal yang sama dikatakan Sekdes Pulau Panggung, Saipul Amri mengatakan, untuk kegiatan belajar mengajar sudah diliburkan, karena berbahaya bagi pelajar.

&amp;ldquo;Saya sudah minta diliburkan dahulu, sebab berbahaya bagi pelajar kalau dipaksakan untuk tetap sekolah,&amp;rdquo; pungkas Saipul.</content:encoded></item></channel></rss>
