<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Epidemi Virus Korona: Korban Tewas 1.112, Terinfeksi 43.103, Sembuh 3.996</title><description>WHO telah memberi nama virus korona yakni 2019nCoV disease atau: COVID-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996"/><item><title>Epidemi Virus Korona: Korban Tewas 1.112, Terinfeksi 43.103, Sembuh 3.996</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996</guid><pubDate>Rabu 12 Februari 2020 08:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996-LZfeBOIPJj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasien virus korona di Wuhan, China. (Foto/Peoples Daily)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/12/18/2167097/epidemi-virus-korona-korban-tewas-1-112-terinfeksi-43-103-sembuh-3-996-LZfeBOIPJj.jpg</image><title>Pasien virus korona di Wuhan, China. (Foto/Peoples Daily)</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; Jumlah korban meninggal akibat virus korona di China meningkat menjadi 1.110 setelah Komisi Kesehatan Provinsi Hubei melaporkan ada 94 kematian terbaru.
Komisi kesehatan Hubei melalui laman resminya, melaporkan ada 1.638 kasus baru terdeteksi. Sehingga jumlah orang yang terinfeski di provinisi ini mencapai 33.366.
Mengutip data dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (12/2/2020), jumlah orang yang terinfeksi virus korona sudah mencapai 43.103.
Baca juga:&amp;nbsp;Chen Qiushi, Jurnalis Warga yang Laporkan Situasi Wuhan Menghilang
Baca juga:&amp;nbsp;Perawat di China Cukur Habis Rambut Mereka demi Rawat Pasien Virus Korona
Sebelumnya Komisi Kesehatan nasional China melaporkan pada Senin 11 Februari, melaporkan pasien yang dinyatakan sembuh, ada 716 orang, sehingga pasien yang dinyatakan sehat dari virus korona mencapai 3.996 orang.
WHO telah memberi nama virus korona yakni 2019nCoV disease atau: COVID-19. Sebelumnya nama virus korona jenis baru ini adalah 2019-NCoV.
&amp;ldquo;Memiliki nama penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang bisa tidak akurat atau menstigmatisasi,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Jenewa.
Virus korona saat ini telah menyebar ke-24 negara. Bahkan menyebabkan kematian satu orang di Filipina dan Hong Kong, sehingga total kematian akibat virus korona menjadi 1.112 orang.</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; Jumlah korban meninggal akibat virus korona di China meningkat menjadi 1.110 setelah Komisi Kesehatan Provinsi Hubei melaporkan ada 94 kematian terbaru.
Komisi kesehatan Hubei melalui laman resminya, melaporkan ada 1.638 kasus baru terdeteksi. Sehingga jumlah orang yang terinfeski di provinisi ini mencapai 33.366.
Mengutip data dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (12/2/2020), jumlah orang yang terinfeksi virus korona sudah mencapai 43.103.
Baca juga:&amp;nbsp;Chen Qiushi, Jurnalis Warga yang Laporkan Situasi Wuhan Menghilang
Baca juga:&amp;nbsp;Perawat di China Cukur Habis Rambut Mereka demi Rawat Pasien Virus Korona
Sebelumnya Komisi Kesehatan nasional China melaporkan pada Senin 11 Februari, melaporkan pasien yang dinyatakan sembuh, ada 716 orang, sehingga pasien yang dinyatakan sehat dari virus korona mencapai 3.996 orang.
WHO telah memberi nama virus korona yakni 2019nCoV disease atau: COVID-19. Sebelumnya nama virus korona jenis baru ini adalah 2019-NCoV.
&amp;ldquo;Memiliki nama penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang bisa tidak akurat atau menstigmatisasi,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Jenewa.
Virus korona saat ini telah menyebar ke-24 negara. Bahkan menyebabkan kematian satu orang di Filipina dan Hong Kong, sehingga total kematian akibat virus korona menjadi 1.112 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
