<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Venezuela Didakwa Sekap dan Jadikan Seorang Wanita Budak Selama 31 Tahun</title><description>Morella disekap di sebuah gedung apartemen di seberang tempat tinggal pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun"/><item><title>Pria Venezuela Didakwa Sekap dan Jadikan Seorang Wanita Budak Selama 31 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun</guid><pubDate>Rabu 12 Februari 2020 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun-MFLzpnPVZP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/12/18/2167319/pria-venezuela-didakwa-sekap-dan-jadikan-seorang-wanita-budak-selama-31-tahun-MFLzpnPVZP.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>CARACAS - Jaksa Venezuela pada Selasa, 11 Februari 2020 mendakwa seorang pria dengan tuduhan memperbudak secara seksual seorang wanita dan menahannya selama 31 tahun di sebuah apartemen. Kasus ini mengejutkan warga Kota Maracay, dekat Ibu Kota Caracas.
Dalam pernyataannya, jaksa penuntut juga menuduh Matias Salazar (56) melakukan kejahatan termasuk kekerasan psikologis, dan kekerasan seksual dan perbudakan seksual terhadap wanita berusia 49 tahun yang diidentifikasi hanya dengan nama Morella.
&amp;ldquo;Pelaku memanipulasi dan menipu (Morella) sehingga dia akan meninggalkan rumahnya tiga dekade lalu,&amp;rdquo; kata jaksa penuntut sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (12/2/2020). Dia menambahkan bahwa Salazar ditangkap di Maracay dan ditahan di kantor polisi.
Berdasarkan wawancara yang dilakukan Reuters, selama bertahun-tahun Salazar tinggal bersama dengan seorang wanita dan putrinya di sebuah gedung yang terletak di seberang jalan tempat Morella ditahan.
Beberapa mengatakan mereka tidak melihat sesuatu yang luar biasa dan bahwa Salazar selalu ramah kepada mereka. Mereka meminta untuk tidak diidentifikasi karena takut mereka akan dituduh terlibat.
Pengacara Salazar, Jose Briceno mengatakan bahwa kliennya tidak bersalah dan menjadi korban kampanye media.
Pada 24 Januari Morella berhasil melarikan diri dari gedung apartemen tempatnya ditahan dan mencari bantuan ke cabang badan advokasi wanita yang dikelola pemerintah. Kasus ini pertama kali menjadi perhatian publik pada 5 Februari 2020 ketika dipublikasikan oleh portal berita daring Cronica Uno di Venezuela.
Morella kemudian kembali ke gedung apartemen itu dengan ditemani jaksa.
&quot;Dia memiliki tiga pakaian ganti di dalam apartemen itu, beberapa sepatu tua, satu tempat tidur kembar di lantai, sebuah kipas tua, sebuah TV tua,&quot; kata seorang tetangga yang tak mau disebutkan identitasnya. Dia memasuki apartemen bersama Morella dan jaksa penuntut, dan berbicara dengan syarat anonimitas. .
&quot;Orang-orang menyerang tetangga, bertanya mengapa kami tidak melaporkannya, tetapi kami benar-benar tidak tahu.&quot;
</description><content:encoded>CARACAS - Jaksa Venezuela pada Selasa, 11 Februari 2020 mendakwa seorang pria dengan tuduhan memperbudak secara seksual seorang wanita dan menahannya selama 31 tahun di sebuah apartemen. Kasus ini mengejutkan warga Kota Maracay, dekat Ibu Kota Caracas.
Dalam pernyataannya, jaksa penuntut juga menuduh Matias Salazar (56) melakukan kejahatan termasuk kekerasan psikologis, dan kekerasan seksual dan perbudakan seksual terhadap wanita berusia 49 tahun yang diidentifikasi hanya dengan nama Morella.
&amp;ldquo;Pelaku memanipulasi dan menipu (Morella) sehingga dia akan meninggalkan rumahnya tiga dekade lalu,&amp;rdquo; kata jaksa penuntut sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (12/2/2020). Dia menambahkan bahwa Salazar ditangkap di Maracay dan ditahan di kantor polisi.
Berdasarkan wawancara yang dilakukan Reuters, selama bertahun-tahun Salazar tinggal bersama dengan seorang wanita dan putrinya di sebuah gedung yang terletak di seberang jalan tempat Morella ditahan.
Beberapa mengatakan mereka tidak melihat sesuatu yang luar biasa dan bahwa Salazar selalu ramah kepada mereka. Mereka meminta untuk tidak diidentifikasi karena takut mereka akan dituduh terlibat.
Pengacara Salazar, Jose Briceno mengatakan bahwa kliennya tidak bersalah dan menjadi korban kampanye media.
Pada 24 Januari Morella berhasil melarikan diri dari gedung apartemen tempatnya ditahan dan mencari bantuan ke cabang badan advokasi wanita yang dikelola pemerintah. Kasus ini pertama kali menjadi perhatian publik pada 5 Februari 2020 ketika dipublikasikan oleh portal berita daring Cronica Uno di Venezuela.
Morella kemudian kembali ke gedung apartemen itu dengan ditemani jaksa.
&quot;Dia memiliki tiga pakaian ganti di dalam apartemen itu, beberapa sepatu tua, satu tempat tidur kembar di lantai, sebuah kipas tua, sebuah TV tua,&quot; kata seorang tetangga yang tak mau disebutkan identitasnya. Dia memasuki apartemen bersama Morella dan jaksa penuntut, dan berbicara dengan syarat anonimitas. .
&quot;Orang-orang menyerang tetangga, bertanya mengapa kami tidak melaporkannya, tetapi kami benar-benar tidak tahu.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
