<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zulhas: Oposisi Tagline-nya PKS, Kalau Masuk Merugikan Kita</title><description>Gerindra sudah merapat dengan PDI Perjuangan, kemarin terlihat NasDem akan mencoba membangun satu koalisi baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita"/><item><title>Zulhas: Oposisi Tagline-nya PKS, Kalau Masuk Merugikan Kita</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita</guid><pubDate>Rabu 12 Februari 2020 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Asdar Zuula</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita-1uame90xfG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PAN Zulkifli Hasan (foto : Okezone.com/Asdar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/12/337/2167315/zulhas-oposisi-tagline-nya-pks-kalau-masuk-merugikan-kita-1uame90xfG.jpg</image><title>Ketum PAN Zulkifli Hasan (foto : Okezone.com/Asdar)</title></images><description>KENDARI - Ketua Umum DPP PAN periode 2020-2025, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan arah masa depan Partai Amanat Nasional (PAN) di hadapan ratusan kader PAN pasca kongres V di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Zulhas mengajak semua kader harus bersama-sama sebab menghadapi tahun politik 2024 nanti, akan lebih berat dibanding 2019. Menurut Zulhas, partai politik sudah mulai menata diri dan sudah terlihat saat ini.

&amp;ldquo;Gerindra sudah merapat dengan PDI Perjuangan, kemarin terlihat NasDem akan mencoba membangun satu koalisi baru, sekarang agak redah dulu, sementara kita (PAN) masih ribut soal oposisi tidak oposisi, nah itu yang saya sangat tidak setuju,&amp;rdquo; ungkap Zulhas di hadapan ratusan kader PAN di aula Phinisi Claro Kendari, Rabu (12/02/2020).

Zulhas menyebut, partai politik sudah bergerak jauh, dan sudah menyiapkan pertarungan pada 2024, koalisi sudah mulai kelihatan, sementara PAN belum bisa move on, masih melihat persoalan Pemilihan Presiden 2019 yang sudah lewat.

Menurut Zulhas, oposisi saat ini sudah diambil taglinenya oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Zulhas menyebut, kalau PAN ikut masuk ke situ, akan sangat merugikan.

Baca Juga : Penerbangan ke China Ditutup, Bandara Soetta Tetap Awasi Penumpang dari Luar Negeri

&amp;ldquo;Kalau oposisi itu sudah diambil taglinenya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh temen kita partai itu, akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan sekali kita kalah, karena itu position ini penting untuk menghadapi tantangan 2024 yang berat itu,&quot; tutur dia.

&quot;Misalnya sekarang kita lihat ini akan pilkada 2020, 270 daerah. 270 itu mereka akan menangkan targetnya 200, dua ratusan itu bisa tercapai kalau memiliki seluruh potensi, seluruh kekuatan yang ada&amp;rdquo; sambung Zulhas.Ia juga mengungkapkan, pada 2022 nanti ada 270 lagi kepala daerah yang akan ditunjuk Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

&amp;ldquo;Akan punya 270 tambahan Bupati, Gubernur, Wali Kota seluruh Indonesia. Saudara bayangkan punya lima ratusan lebih kepala daerah, punya aparatur sudah terlatih seperti Pilpres kemarin (2019), nah itu yang akan kita hadapi,&amp;rdquo; ungkap Zulhas.

Karena itu dirinya menyapaikan, PAN harus menentukan posisi dengan siapa harus berteman, paling tidak Zulhas menyebutkan PAN tidak bermusuhan dengan banyak orang.

&amp;ldquo;Kita ini adalah multi partai, tidak mungkin PAN sendirian, Pilkada tidak bisa sendirian apalagi Pilpres, oleh karena itu, suka tidak suka kita perlu teman banyak, sehingga kita fleksibel untuk memilih,&amp;rdquo; kata Zulhas.</description><content:encoded>KENDARI - Ketua Umum DPP PAN periode 2020-2025, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan arah masa depan Partai Amanat Nasional (PAN) di hadapan ratusan kader PAN pasca kongres V di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Zulhas mengajak semua kader harus bersama-sama sebab menghadapi tahun politik 2024 nanti, akan lebih berat dibanding 2019. Menurut Zulhas, partai politik sudah mulai menata diri dan sudah terlihat saat ini.

&amp;ldquo;Gerindra sudah merapat dengan PDI Perjuangan, kemarin terlihat NasDem akan mencoba membangun satu koalisi baru, sekarang agak redah dulu, sementara kita (PAN) masih ribut soal oposisi tidak oposisi, nah itu yang saya sangat tidak setuju,&amp;rdquo; ungkap Zulhas di hadapan ratusan kader PAN di aula Phinisi Claro Kendari, Rabu (12/02/2020).

Zulhas menyebut, partai politik sudah bergerak jauh, dan sudah menyiapkan pertarungan pada 2024, koalisi sudah mulai kelihatan, sementara PAN belum bisa move on, masih melihat persoalan Pemilihan Presiden 2019 yang sudah lewat.

Menurut Zulhas, oposisi saat ini sudah diambil taglinenya oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Zulhas menyebut, kalau PAN ikut masuk ke situ, akan sangat merugikan.

Baca Juga : Penerbangan ke China Ditutup, Bandara Soetta Tetap Awasi Penumpang dari Luar Negeri

&amp;ldquo;Kalau oposisi itu sudah diambil taglinenya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh temen kita partai itu, akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan sekali kita kalah, karena itu position ini penting untuk menghadapi tantangan 2024 yang berat itu,&quot; tutur dia.

&quot;Misalnya sekarang kita lihat ini akan pilkada 2020, 270 daerah. 270 itu mereka akan menangkan targetnya 200, dua ratusan itu bisa tercapai kalau memiliki seluruh potensi, seluruh kekuatan yang ada&amp;rdquo; sambung Zulhas.Ia juga mengungkapkan, pada 2022 nanti ada 270 lagi kepala daerah yang akan ditunjuk Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

&amp;ldquo;Akan punya 270 tambahan Bupati, Gubernur, Wali Kota seluruh Indonesia. Saudara bayangkan punya lima ratusan lebih kepala daerah, punya aparatur sudah terlatih seperti Pilpres kemarin (2019), nah itu yang akan kita hadapi,&amp;rdquo; ungkap Zulhas.

Karena itu dirinya menyapaikan, PAN harus menentukan posisi dengan siapa harus berteman, paling tidak Zulhas menyebutkan PAN tidak bermusuhan dengan banyak orang.

&amp;ldquo;Kita ini adalah multi partai, tidak mungkin PAN sendirian, Pilkada tidak bisa sendirian apalagi Pilpres, oleh karena itu, suka tidak suka kita perlu teman banyak, sehingga kita fleksibel untuk memilih,&amp;rdquo; kata Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
