<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ciri Mayat Membusuk di Lereng Gunung Agung Terungkap, Jenis Kelaminnya Perempuan</title><description>Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad yang ditemukan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan"/><item><title>Ciri Mayat Membusuk di Lereng Gunung Agung Terungkap, Jenis Kelaminnya Perempuan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2020 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Balipost.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan-3a69m82EB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat membusuk ditemukan dilereng Gunung Agung (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/13/244/2167906/ciri-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-terungkap-jenis-kelaminnya-perempuan-3a69m82EB1.jpg</image><title>Mayat membusuk ditemukan dilereng Gunung Agung (Foto : Istimewa)</title></images><description>BALI - Mayat yang membusuk di lereng Gunung Agung,tepatnya di Banjar Bhuana Kerta, Desa Bhuana Giri, Bebandem, telah diperiksa polisi.

Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Losa Lusiano Araujo, menagtakan berdasarkan pemeriksaan luar di RSUP Sanglah, jasad diketahui berjenis kelamin perempuan.

Araujo menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad yang ditemukan tersebut. &amp;ldquo;Itu dari hasil pemeriksaan sementara yang telah dilakukan. Untuk memastikannya, kita masih harus menunggu hasil autopsi dari RSUP Sanglah,&amp;rdquo; ucapnya.

Menurut, Araujo, dari ciri-cirinya, mayat tersebut merupakan Ras Mongoloid, yang artinya kemungkinan besar Warga Negara Indonesia (WNI). Usia minimal mayat diperkirakan 70 tahun. Dengan tinggi badan mencapai 150 sentimeter.

Kepolisian menduga korban terjatuh dari atas tebing. Tapi, untuk memastikan itu pihaknya meminta menunggu hasil autopsi.

&amp;ldquo;Awalnya kita juga seperti itu. Tapi, untuk memastikan semua itu harus tunggu hasil autopsinya. Sehingga semuanya pasti dan jelas,&amp;rdquo; tegas Araujo.

Sementara, salah seorang warga setempat, mengatakan, sekitar sebulan lalu, dirinya sempat melihat ada seorang perempun membawa canang naik menuju ke atas lereng Gunung Agung. Namun, saat ditanya mau kemana, wanita tersebut diam tidak menjawab. &amp;ldquo;Dia naik sendirian,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga : Ini 2 Robot Pemadam Kebakaran Pemprov DKI Seharga Rp40 Miliar

Sebelumnya diberitakan, Warga Banjar Bhuana Kerta, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem digegerkan dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas yang sudah membusuk di lereng Gunung Agung. Mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga I Ketut Putu sekitar pukul 07.00 Wita.

Kala itu, yang bersangkutan hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya. Setelah di lokasi, yang bersangkutan menciaum bau busuk. Dan setelah dicek, dia menemukan mayat dengan kondisi sudah membusuk tanpa busana di bawah pohon pisang.</description><content:encoded>BALI - Mayat yang membusuk di lereng Gunung Agung,tepatnya di Banjar Bhuana Kerta, Desa Bhuana Giri, Bebandem, telah diperiksa polisi.

Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Losa Lusiano Araujo, menagtakan berdasarkan pemeriksaan luar di RSUP Sanglah, jasad diketahui berjenis kelamin perempuan.

Araujo menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad yang ditemukan tersebut. &amp;ldquo;Itu dari hasil pemeriksaan sementara yang telah dilakukan. Untuk memastikannya, kita masih harus menunggu hasil autopsi dari RSUP Sanglah,&amp;rdquo; ucapnya.

Menurut, Araujo, dari ciri-cirinya, mayat tersebut merupakan Ras Mongoloid, yang artinya kemungkinan besar Warga Negara Indonesia (WNI). Usia minimal mayat diperkirakan 70 tahun. Dengan tinggi badan mencapai 150 sentimeter.

Kepolisian menduga korban terjatuh dari atas tebing. Tapi, untuk memastikan itu pihaknya meminta menunggu hasil autopsi.

&amp;ldquo;Awalnya kita juga seperti itu. Tapi, untuk memastikan semua itu harus tunggu hasil autopsinya. Sehingga semuanya pasti dan jelas,&amp;rdquo; tegas Araujo.

Sementara, salah seorang warga setempat, mengatakan, sekitar sebulan lalu, dirinya sempat melihat ada seorang perempun membawa canang naik menuju ke atas lereng Gunung Agung. Namun, saat ditanya mau kemana, wanita tersebut diam tidak menjawab. &amp;ldquo;Dia naik sendirian,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga : Ini 2 Robot Pemadam Kebakaran Pemprov DKI Seharga Rp40 Miliar

Sebelumnya diberitakan, Warga Banjar Bhuana Kerta, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem digegerkan dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas yang sudah membusuk di lereng Gunung Agung. Mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga I Ketut Putu sekitar pukul 07.00 Wita.

Kala itu, yang bersangkutan hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya. Setelah di lokasi, yang bersangkutan menciaum bau busuk. Dan setelah dicek, dia menemukan mayat dengan kondisi sudah membusuk tanpa busana di bawah pohon pisang.</content:encoded></item></channel></rss>
