<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Sensus 2020, Kemendagri Jamin Keamanan Data Penduduk</title><description>Pemerintah akan menjamin keamanan data setiap masyarakat yang telah diserahkan kepada pihak dukcapil sebanyak 266 juta data penduduk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk"/><item><title>Jelang Sensus 2020, Kemendagri Jamin Keamanan Data Penduduk</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2020 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk-TKelB2pPG3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi soal sensus penduduk 2020 di Kantor Kemenkominfo, Jakarta (Foto: Okezone.com/Sarah Hutagaol)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/13/337/2168020/jelang-sensus-2020-kemendagri-jamin-keamanan-data-penduduk-TKelB2pPG3.JPG</image><title>Diskusi soal sensus penduduk 2020 di Kantor Kemenkominfo, Jakarta (Foto: Okezone.com/Sarah Hutagaol)</title></images><description>JAKARTA - Menjelang pelaksanaan sensus penduduk yang akan digelar pada tahun ini, pemerintah menjamin keamanan data setiap masyarakat yang telah diserahkan kepada pihak dukcapil sebanyak 266 juta data penduduk.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), I Gede Suratha dalam diskusi yang bertajuk 'SP2020: Satu Data Indonesia'.
Diketahui, data dari jumlah penduduk tersebut telah diserahkan ke dukcapil oleh Kemendagri pada 25 November 2019 lalu, berdasarkan catatan yang dihimpun per Juni 2019.
&quot;Data kependudukan kita sampai saat ini aman,&quot; ucap Gede di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).
Gede menjelaskan, jika sistem informasi administrasi kependudukan yang dikelola hingga saat ini masih terjamin keamananya. Hal itu juga didukung oleh pendampingan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
&quot;Dan mudah-mudahan tidak ada yang berhasil menembus, dan sampai saat ini belum ada yang melaporkan bisa menembus ke database kependudukan kita,&quot; tuturnya.
&quot;Sehingga, jika tidak ada kesengajaan atau kejahatan, harusnya data kita terjamin keamananya. Jadi, mudah-mudahan ini dijaga oleh kita semua,&quot; ujar Gede.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang pelaksanaan sensus penduduk yang akan digelar pada tahun ini, pemerintah menjamin keamanan data setiap masyarakat yang telah diserahkan kepada pihak dukcapil sebanyak 266 juta data penduduk.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), I Gede Suratha dalam diskusi yang bertajuk 'SP2020: Satu Data Indonesia'.
Diketahui, data dari jumlah penduduk tersebut telah diserahkan ke dukcapil oleh Kemendagri pada 25 November 2019 lalu, berdasarkan catatan yang dihimpun per Juni 2019.
&quot;Data kependudukan kita sampai saat ini aman,&quot; ucap Gede di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).
Gede menjelaskan, jika sistem informasi administrasi kependudukan yang dikelola hingga saat ini masih terjamin keamananya. Hal itu juga didukung oleh pendampingan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
&quot;Dan mudah-mudahan tidak ada yang berhasil menembus, dan sampai saat ini belum ada yang melaporkan bisa menembus ke database kependudukan kita,&quot; tuturnya.
&quot;Sehingga, jika tidak ada kesengajaan atau kejahatan, harusnya data kita terjamin keamananya. Jadi, mudah-mudahan ini dijaga oleh kita semua,&quot; ujar Gede.</content:encoded></item></channel></rss>
