<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf Amin Ajak Khatib Tak Bangun Narasi Konflik Ketika Berceramah</title><description>Wapres Ma'ruf Amin mengatakan khatib harus berkomitmen menjaga persatuan nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah"/><item><title>Wapres Ma'ruf Amin Ajak Khatib Tak Bangun Narasi Konflik Ketika Berceramah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah</guid><pubDate>Jum'at 14 Februari 2020 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah-w5EPHSZZUO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH Ma'ruf Amin (Okezone.com/Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/14/337/2168593/wapres-ma-ruf-amin-ajak-khatib-tak-bangun-narasi-konflik-ketika-berceramah-w5EPHSZZUO.jpg</image><title>KH Ma'ruf Amin (Okezone.com/Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengimbau kepada para khatib atau penceramah untuk tidak membangun narasi konflik dan sikap intoleran saat berceramah atau menyampaikan kotbah, karena itu bisa mengganggu persatuan bangsa.

&quot;Dalam khotbah itu jangan bangun narasi konflik. Jadi sikap intoleran itu yang harus kita pinggirkan,&quot; kata dalam sambutannya di Rakernas II dan Halaqah Khatib Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Menurutnya intoleransi akan melahirkan sikap radikalisme. &quot;Karena intoleran itu yang lahirkan sikap radikalisme. Dan ini harus, jangan sampai khatib menyebarkan sikap seperti bisa gaduh nanti,&quot; tambahnya.

Untuk itu, Ma'ruf Amin berharap para khatib agar mempunyai komitmen menjaga persatuan dan kesatuan nasional, terutama kerukunan berbangsa dan bernegara.

&quot;Khatib punya komitmen kebangsaan karena kita berada dalam sistem negara indonesia, dakwah kita harus dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan,&quot; ungkap Ma'ruf Amin.

&quot;Saya kira itu, karena itu negara membutuhkan khatib yang berkomitmen, yang berkompetensi serta untuk memberdayakan masyarakat,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengimbau kepada para khatib atau penceramah untuk tidak membangun narasi konflik dan sikap intoleran saat berceramah atau menyampaikan kotbah, karena itu bisa mengganggu persatuan bangsa.

&quot;Dalam khotbah itu jangan bangun narasi konflik. Jadi sikap intoleran itu yang harus kita pinggirkan,&quot; kata dalam sambutannya di Rakernas II dan Halaqah Khatib Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Menurutnya intoleransi akan melahirkan sikap radikalisme. &quot;Karena intoleran itu yang lahirkan sikap radikalisme. Dan ini harus, jangan sampai khatib menyebarkan sikap seperti bisa gaduh nanti,&quot; tambahnya.

Untuk itu, Ma'ruf Amin berharap para khatib agar mempunyai komitmen menjaga persatuan dan kesatuan nasional, terutama kerukunan berbangsa dan bernegara.

&quot;Khatib punya komitmen kebangsaan karena kita berada dalam sistem negara indonesia, dakwah kita harus dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan,&quot; ungkap Ma'ruf Amin.

&quot;Saya kira itu, karena itu negara membutuhkan khatib yang berkomitmen, yang berkompetensi serta untuk memberdayakan masyarakat,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
