<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Guru Pemukul Siswa di Bekasi Dinonaktifkan, Pelajar SMAN 12 Bekasi Buat Petisi</title><description>Pasca penonaktifkan I sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, sejumlah pelajar SMAN 12 Kota Bekasi membuat petisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi"/><item><title>Guru Pemukul Siswa di Bekasi Dinonaktifkan, Pelajar SMAN 12 Bekasi Buat Petisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi</guid><pubDate>Jum'at 14 Februari 2020 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi-MSRrtmwdDk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irnatiqoh, Wakil Kepala Sekolah SMAN 12 Bekasi Bidang Humas (foto: Okezone/Wisnu Yusep)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/14/338/2168298/guru-pemukul-siswa-di-bekasi-dinonaktifkan-pelajar-sman-12-bekasi-buat-petisi-MSRrtmwdDk.jpg</image><title>Irnatiqoh, Wakil Kepala Sekolah SMAN 12 Bekasi Bidang Humas (foto: Okezone/Wisnu Yusep)</title></images><description>BEKASI - Pasca penonaktifkan I sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, sejumlah pelajar SMAN 12 Kota Bekasi membuat petisi.

Petisi itu pun, berdasarkan yang tertuang dalam laman https://www.change.org/p/dinas-pendidikan-kota-bekasi-jangan-mutasi-pak-i sudah ditandatangani sekira 485 orang.

Petisi yang diinisiasi oleh Aryaguna Kusuma Putra itu ditunjukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ketika Para Siswa SMAN Bekasi Menangis Bela Guru yang Pukul Siswa&amp;nbsp;
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 12 Bekasi Irnatiqoh mengatakan, petisi yang dibuat oleh sejumlah murid merupakan salah bentuk kreasi. Sehingga sah-sah saja bila para murdi membuat petisi tersebut.

&quot;Jadi kreasi anak-anak aja. Jadi kepentingan kita saat ini KBM berjalan dengan kondusif karena anak-anak kelas 12 itu harus mempersiapkan untuk ujian nasional,&quot; kata Irnatiqoh ketika ditemui wartawan, Jumat (14/2/2020).
&amp;nbsp;
Dia berharap, para guru bersikap netral di tengah kreasi yang ditunjukan oleh para siswa tersebut. &quot;Oh iya itu silakan aja anak-anak. Yang membuat kita sih guru harus di pihak yang netral. Karena kondisinya memang seperti itu, ya sudah berjalan saja,&quot; tuturnya.

Irnatiqoh pun terus memantau kegiatan yang dibuat para siswa tersebut. Dia meminta, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Terlebih dalam waktu dekat mereka akan mengikuti UNBK.

&quot;Selanjutnya ada UNBK, kita tidak bisa menuju merambah ke ranah yang lainnya. Kita lihat si anak-anak sudah kondusif dan KBM sudah berjalan,&quot; kata dia.Berikut ini adalah narasi petisi yang tertuang di change.org:

Pak I adalah seorang guru di SMAN 12 Bekasi yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Beliau merupakan sosok yang tegas dan disiplin. Beliau berani menggunakan cara-cara yang dianggap kekerasan demi tegaknya aturan-aturan yang telah berlaku.
&amp;nbsp;
Baru-baru ini Pak I terjerat kasus kekerasan terhadap siswa akibat memukul beberapa siswa yang terlambat. Hal ini menyebabkan beliau dimutasi. Sebagai siswa SMAN 12 Bekasi, tentunya tidak bisa menerima hal ini begitu saja.
&amp;nbsp;
Bagi saya, Pak I adalah sosok yang berbeda dari guru kebanyakan. Walaupun cara-caranya dianggap sebagai kekerasan, tetapi beliau punya integritas yang tinggi, bersih, serta mempunyai pengetahuan yang luas. Sudah kurang lebih 2 tahun saya diajarnya, dan saya selalu menemukan pengetahuan baru ketika saya diajar oleh beliau.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wakepsek SMA 12 Bekasi Dicopot Gara-Gara Kasus Pemukulan Siswa&amp;nbsp;
Ketika beliau menjadi kesiswaan, seolah sekolah berubah 180&amp;deg;, aturan-aturan kembali ditegakkan, bahkan dengan cara paksaan. Pungli-pungli juga mulai diberantas habis, dan itu bisa terjadi karena jasa-jasa beliau.
&amp;nbsp;
Saya mohon, kembalikan Pak I kepada kami. Beliau memang bersalah karena sudah melakukan tindak kekerasan, tetapi, karena beliau sekolah ini menjadi lebih baik, menjadi lebih bersih, dan menjadi lebih berkarakter.
&amp;nbsp;
Selalu ada bintang lain di kegelapan malam - Pak I.</description><content:encoded>BEKASI - Pasca penonaktifkan I sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, sejumlah pelajar SMAN 12 Kota Bekasi membuat petisi.

Petisi itu pun, berdasarkan yang tertuang dalam laman https://www.change.org/p/dinas-pendidikan-kota-bekasi-jangan-mutasi-pak-i sudah ditandatangani sekira 485 orang.

Petisi yang diinisiasi oleh Aryaguna Kusuma Putra itu ditunjukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ketika Para Siswa SMAN Bekasi Menangis Bela Guru yang Pukul Siswa&amp;nbsp;
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 12 Bekasi Irnatiqoh mengatakan, petisi yang dibuat oleh sejumlah murid merupakan salah bentuk kreasi. Sehingga sah-sah saja bila para murdi membuat petisi tersebut.

&quot;Jadi kreasi anak-anak aja. Jadi kepentingan kita saat ini KBM berjalan dengan kondusif karena anak-anak kelas 12 itu harus mempersiapkan untuk ujian nasional,&quot; kata Irnatiqoh ketika ditemui wartawan, Jumat (14/2/2020).
&amp;nbsp;
Dia berharap, para guru bersikap netral di tengah kreasi yang ditunjukan oleh para siswa tersebut. &quot;Oh iya itu silakan aja anak-anak. Yang membuat kita sih guru harus di pihak yang netral. Karena kondisinya memang seperti itu, ya sudah berjalan saja,&quot; tuturnya.

Irnatiqoh pun terus memantau kegiatan yang dibuat para siswa tersebut. Dia meminta, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Terlebih dalam waktu dekat mereka akan mengikuti UNBK.

&quot;Selanjutnya ada UNBK, kita tidak bisa menuju merambah ke ranah yang lainnya. Kita lihat si anak-anak sudah kondusif dan KBM sudah berjalan,&quot; kata dia.Berikut ini adalah narasi petisi yang tertuang di change.org:

Pak I adalah seorang guru di SMAN 12 Bekasi yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Beliau merupakan sosok yang tegas dan disiplin. Beliau berani menggunakan cara-cara yang dianggap kekerasan demi tegaknya aturan-aturan yang telah berlaku.
&amp;nbsp;
Baru-baru ini Pak I terjerat kasus kekerasan terhadap siswa akibat memukul beberapa siswa yang terlambat. Hal ini menyebabkan beliau dimutasi. Sebagai siswa SMAN 12 Bekasi, tentunya tidak bisa menerima hal ini begitu saja.
&amp;nbsp;
Bagi saya, Pak I adalah sosok yang berbeda dari guru kebanyakan. Walaupun cara-caranya dianggap sebagai kekerasan, tetapi beliau punya integritas yang tinggi, bersih, serta mempunyai pengetahuan yang luas. Sudah kurang lebih 2 tahun saya diajarnya, dan saya selalu menemukan pengetahuan baru ketika saya diajar oleh beliau.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wakepsek SMA 12 Bekasi Dicopot Gara-Gara Kasus Pemukulan Siswa&amp;nbsp;
Ketika beliau menjadi kesiswaan, seolah sekolah berubah 180&amp;deg;, aturan-aturan kembali ditegakkan, bahkan dengan cara paksaan. Pungli-pungli juga mulai diberantas habis, dan itu bisa terjadi karena jasa-jasa beliau.
&amp;nbsp;
Saya mohon, kembalikan Pak I kepada kami. Beliau memang bersalah karena sudah melakukan tindak kekerasan, tetapi, karena beliau sekolah ini menjadi lebih baik, menjadi lebih bersih, dan menjadi lebih berkarakter.
&amp;nbsp;
Selalu ada bintang lain di kegelapan malam - Pak I.</content:encoded></item></channel></rss>
