<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepastian Kepulangan Peserta Observasi Natuna Masih Dinanti Keluarga Asal Bogor</title><description>Masa observasi WNI di Natuna, karena wabah COVID-19 akan segera berakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor"/><item><title>Kepastian Kepulangan Peserta Observasi Natuna Masih Dinanti Keluarga Asal Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor</guid><pubDate>Jum'at 14 Februari 2020 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor-OkIuvkLVlx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peserta Observasi di Natuna (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/14/338/2168554/kepastian-kepulangan-peserta-observasi-natuna-masih-dinanti-keluarga-asal-bogor-OkIuvkLVlx.jpg</image><title>Peserta Observasi di Natuna (Foto: Istimewa)</title></images><description>BOGOR - Masa observasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna, Kepulauan Riau yang sebelumnya dipulangkan dari Wuhan, China karena wabah COVID-19 akan segera berakhir. Pihak keluarga pun menyambut bahagia rencana pemulangan tersebut.
Salah satunya datang keluarga dari Almer Belmiro Putrawan (18) warga Jalan Abimanyu, RT 02 RW 15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Keluarga sangat menanti kedatangan Almer meskipun belum diketahui pasti hari kepulangannya.
&quot;Aku belum tahu pasti ya (hari kepulangan Almer), aku juga masih nunggu masih standby. Kalau sudah tahu tanggalnya, pasti nanti aku ke Jakarta (bandara), kata kakak kandung Almer, Tiara Regina Putriawan (19) saat ditemui Okezone, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Peserta Observasi Natuna Pulang Besok, Istana: Mereka Semua Sehat
Selama dikarantina, keluarganya terus berkomunikasi dengan Almer melalui telpon meski terkendala sinyal. Kepada keluarga, lanjut Regina, Almer mengaku kondisinya selama menjalani karantina cukup baik dan banyak diisi dengan berbagai macam kegiatan.
&quot;Kata dia kondisinya sangat baik, komunikasi juga bisa tetapi koneksinya buruk. Kalau pas di telepon itu kadang dia bilang tunggu ya mau ada materi dari ini itu, ya banyak kegiatan lah di sana. Pokoknya di sana dibuat suasana senyaman mungkin,&quot; ungkap Regina.Almer sendiri merupakan mahasiswa di Central China Normal University  (CCNU), Wuhan, China sejak bulan September 2019 lalu. Saat merebaknya COVID-19,  Regina sempat berencana mengunjungi adiknya tersebut karena kebetulan  dirinya juga sedang menempuh pendidikan di China namun berbeda kota.
&quot;Aku  juga kuliah, tapi beda kota, aku di Kota Fuzhou kalau naik kereta cepat  itu perjalanan ke Wuhan sekitar 6 jam. Tanggal 23 Januari aku rencana  mau ke sana, tapi dia (Almer) kontek aku minta batalin aja karena mulai  hari itu transportasi dihentikan. Terus dari kampus aku itu nyaranin  semua mahasiswa yang bisa pulang, pulang aja dan jangan balik lagi  sampai ada pemberitahuan dari kampus,&quot; bebernya.
Sejak saat  itulah, sang adik tidak bisa pulang karena penerbangan dari dan ke Wuhan  ditutup hingga akhirnya dijemput oleh pemerintah ke Indonesia.  Rencananya, jika Almer sudah pulang ke rumah keluarga akan melakukan check up kondisinya.
&quot;Mungkin check up saja ya, tapi enggak sampai dalam. Ya intinya keluarga juga masih  nunggu kepastian kapan dia bisa pulang ke rumah,&quot; tutup Regina.</description><content:encoded>BOGOR - Masa observasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna, Kepulauan Riau yang sebelumnya dipulangkan dari Wuhan, China karena wabah COVID-19 akan segera berakhir. Pihak keluarga pun menyambut bahagia rencana pemulangan tersebut.
Salah satunya datang keluarga dari Almer Belmiro Putrawan (18) warga Jalan Abimanyu, RT 02 RW 15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Keluarga sangat menanti kedatangan Almer meskipun belum diketahui pasti hari kepulangannya.
&quot;Aku belum tahu pasti ya (hari kepulangan Almer), aku juga masih nunggu masih standby. Kalau sudah tahu tanggalnya, pasti nanti aku ke Jakarta (bandara), kata kakak kandung Almer, Tiara Regina Putriawan (19) saat ditemui Okezone, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Peserta Observasi Natuna Pulang Besok, Istana: Mereka Semua Sehat
Selama dikarantina, keluarganya terus berkomunikasi dengan Almer melalui telpon meski terkendala sinyal. Kepada keluarga, lanjut Regina, Almer mengaku kondisinya selama menjalani karantina cukup baik dan banyak diisi dengan berbagai macam kegiatan.
&quot;Kata dia kondisinya sangat baik, komunikasi juga bisa tetapi koneksinya buruk. Kalau pas di telepon itu kadang dia bilang tunggu ya mau ada materi dari ini itu, ya banyak kegiatan lah di sana. Pokoknya di sana dibuat suasana senyaman mungkin,&quot; ungkap Regina.Almer sendiri merupakan mahasiswa di Central China Normal University  (CCNU), Wuhan, China sejak bulan September 2019 lalu. Saat merebaknya COVID-19,  Regina sempat berencana mengunjungi adiknya tersebut karena kebetulan  dirinya juga sedang menempuh pendidikan di China namun berbeda kota.
&quot;Aku  juga kuliah, tapi beda kota, aku di Kota Fuzhou kalau naik kereta cepat  itu perjalanan ke Wuhan sekitar 6 jam. Tanggal 23 Januari aku rencana  mau ke sana, tapi dia (Almer) kontek aku minta batalin aja karena mulai  hari itu transportasi dihentikan. Terus dari kampus aku itu nyaranin  semua mahasiswa yang bisa pulang, pulang aja dan jangan balik lagi  sampai ada pemberitahuan dari kampus,&quot; bebernya.
Sejak saat  itulah, sang adik tidak bisa pulang karena penerbangan dari dan ke Wuhan  ditutup hingga akhirnya dijemput oleh pemerintah ke Indonesia.  Rencananya, jika Almer sudah pulang ke rumah keluarga akan melakukan check up kondisinya.
&quot;Mungkin check up saja ya, tapi enggak sampai dalam. Ya intinya keluarga juga masih  nunggu kepastian kapan dia bisa pulang ke rumah,&quot; tutup Regina.</content:encoded></item></channel></rss>
