<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prancis Laporkan Kematian Pasien Virus Korona, Pertama di Eropa</title><description>Putrinya juga dirawat di rumah sakit, tetapi pihak berwenang mengatakan dia segera pulih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa"/><item><title>Prancis Laporkan Kematian Pasien Virus Korona, Pertama di Eropa</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa</guid><pubDate>Sabtu 15 Februari 2020 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa-6ZeLbDHyiW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasien meninggal di Rumah Sakit Bichat-Claude Bernard, Paris. (Foto/Sky News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/15/18/2169063/prancis-laporkan-kematian-pasien-virus-korona-pertama-di-eropa-6ZeLbDHyiW.jpg</image><title>Pasien meninggal di Rumah Sakit Bichat-Claude Bernard, Paris. (Foto/Sky News)</title></images><description>PARIS - Seorang pria China meninggal karena virus korona atau Covid-19, menjadi kematian pertama di Eropa. Turis berusia 80 tahun itu meninggal di Rumah Sakit Bichat-Claude Bernard di Paris Utara.
Melansir Sky News, Sabtu (15/2/2020) Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn mengonfirmasi kematian itu. Pria itu, yang berasal dari Provinsi China Hubei, telah mendapat perawatan di rumah sakit Prancis sejak 25 Januari 2020.
Baca juga:&amp;nbsp;WHO Apresiasi Langkah Pemerintah Indonesia Selamatkan Warganya dari Ancaman Virus Corona
Baca juga:&amp;nbsp;1.716 Tenaga Medis di China Terinfeksi Covid-19
Dia dirawat di ruang isolasi, tetapi kondisinya memburuk dengan cepat. Pasien tiba di Prancis pada 16 Januari. Putrinya juga dirawat di rumah sakit, tetapi pihak berwenang mengatakan dia segera pulih.
Total kematian akibat Covid-19 di luar China menjadi yang keempat yang dilaporkan di luar China daratan. Tiga kematian sebelumnya dilaporkan di Hong Kong, Filipina dan Jepang.
Merujuk data terbaru Komisi kesehatan nasional China (NHC) 143 orang telah meninggal akibat Covid-19, sehingga jumlah korban menjadi 1.523. Selanjutnya 2.641 orang baru dikonfirmasi terinfeksi, sehingga total menjadi 66.492. (fzy)</description><content:encoded>PARIS - Seorang pria China meninggal karena virus korona atau Covid-19, menjadi kematian pertama di Eropa. Turis berusia 80 tahun itu meninggal di Rumah Sakit Bichat-Claude Bernard di Paris Utara.
Melansir Sky News, Sabtu (15/2/2020) Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn mengonfirmasi kematian itu. Pria itu, yang berasal dari Provinsi China Hubei, telah mendapat perawatan di rumah sakit Prancis sejak 25 Januari 2020.
Baca juga:&amp;nbsp;WHO Apresiasi Langkah Pemerintah Indonesia Selamatkan Warganya dari Ancaman Virus Corona
Baca juga:&amp;nbsp;1.716 Tenaga Medis di China Terinfeksi Covid-19
Dia dirawat di ruang isolasi, tetapi kondisinya memburuk dengan cepat. Pasien tiba di Prancis pada 16 Januari. Putrinya juga dirawat di rumah sakit, tetapi pihak berwenang mengatakan dia segera pulih.
Total kematian akibat Covid-19 di luar China menjadi yang keempat yang dilaporkan di luar China daratan. Tiga kematian sebelumnya dilaporkan di Hong Kong, Filipina dan Jepang.
Merujuk data terbaru Komisi kesehatan nasional China (NHC) 143 orang telah meninggal akibat Covid-19, sehingga jumlah korban menjadi 1.523. Selanjutnya 2.641 orang baru dikonfirmasi terinfeksi, sehingga total menjadi 66.492. (fzy)</content:encoded></item></channel></rss>
