<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahagia Segera Bertemu Anaknya, Orangtua WNI dari Wuhan Bakal Gelar Syukuran </title><description>Rasa bahagia menyelimuti hati dan raut wajah Apriliya, ibunda dari Yusuf Azhar, salah satu WNI yang dievakuasi dari Wuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran"/><item><title>Bahagia Segera Bertemu Anaknya, Orangtua WNI dari Wuhan Bakal Gelar Syukuran </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran</guid><pubDate>Sabtu 15 Februari 2020 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran-ZIHsTjZv4n.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Apriliya, ibunda dari WNI dari Wuhan bernama Yusuf Azhar (Foto: Okezone.com/Puteranegara Batubara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/15/337/2169009/bahagia-segera-bertemu-anaknya-orangtua-wni-dari-wuhan-bakal-gelar-syukuran-ZIHsTjZv4n.JPG</image><title>Apriliya, ibunda dari WNI dari Wuhan bernama Yusuf Azhar (Foto: Okezone.com/Puteranegara Batubara)</title></images><description>JAKARTA - Rasa bahagia menyelimuti hati dan raut wajah Apriliya, ibunda dari Yusuf Azhar, salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, dan telah selesai menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
&quot;Bahagia sekali, senang sekali,&quot; kata Apriliya di Gedung VIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).
Yusuf merupakan satu dari 238 WNI yang sudah melewati proses observasi di Kepulauan Natuna. Dia dievakuasi dari China lantaran mewabahnya virus korona di Tirai Bambu.
Apriliya menuturkan, setibanya di rumahnya yang berada di Bogor, Jawa Barat, mereka akan menggelar syukuran atas kepulangan dari anaknya yang menjalani kuliah di China.
&quot;Ya, untuk baca doa lah di rumah nanti. Syukuran untuk menyambut. Semua orangtua bahagia,&quot; ujar dia dengan wajah yang semringah menanti anaknya pulang.
Selama ini, kata Apriliya, keluarga dan Yusuf hanya melakukan komunikasi dengan menggunakan telepon genggam. &quot;Sampai di Natuna dia WhatsApp, sudah dapat kartu. Dari situ kami komunikasi,&quot; tutur dia.

Sekadar diketahui, Pemerintah dan lembaga terkait telah mengevakuasi, 238 WNI dari Wuhan, China, pada 2 Februari lalu. Mereka dibawa ke Bandara Hang Nadim dan dilanjutkan ke Kepulauan Natuna.
Mereka telah menjalani proses observasi selama 14 hari di Kepulauan Natuna, Kepri. Kini, mereka telah dibawa pulang ke rumahnya masing-masing menggunakan pesawat TNI AU melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.</description><content:encoded>JAKARTA - Rasa bahagia menyelimuti hati dan raut wajah Apriliya, ibunda dari Yusuf Azhar, salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, dan telah selesai menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
&quot;Bahagia sekali, senang sekali,&quot; kata Apriliya di Gedung VIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).
Yusuf merupakan satu dari 238 WNI yang sudah melewati proses observasi di Kepulauan Natuna. Dia dievakuasi dari China lantaran mewabahnya virus korona di Tirai Bambu.
Apriliya menuturkan, setibanya di rumahnya yang berada di Bogor, Jawa Barat, mereka akan menggelar syukuran atas kepulangan dari anaknya yang menjalani kuliah di China.
&quot;Ya, untuk baca doa lah di rumah nanti. Syukuran untuk menyambut. Semua orangtua bahagia,&quot; ujar dia dengan wajah yang semringah menanti anaknya pulang.
Selama ini, kata Apriliya, keluarga dan Yusuf hanya melakukan komunikasi dengan menggunakan telepon genggam. &quot;Sampai di Natuna dia WhatsApp, sudah dapat kartu. Dari situ kami komunikasi,&quot; tutur dia.

Sekadar diketahui, Pemerintah dan lembaga terkait telah mengevakuasi, 238 WNI dari Wuhan, China, pada 2 Februari lalu. Mereka dibawa ke Bandara Hang Nadim dan dilanjutkan ke Kepulauan Natuna.
Mereka telah menjalani proses observasi selama 14 hari di Kepulauan Natuna, Kepri. Kini, mereka telah dibawa pulang ke rumahnya masing-masing menggunakan pesawat TNI AU melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.</content:encoded></item></channel></rss>
