<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Virus Korona Bertambah Jadi 1.666 Orang</title><description>WHO mendesak masyarakat internasional untuk mendorong pemerintah menangani virus berbahaya tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang"/><item><title>Korban Tewas Virus Korona Bertambah Jadi 1.666 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2020 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang-N5sYo3mz22.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/16/18/2169201/korban-tewas-virus-korona-bertambah-jadi-1-666-orang-N5sYo3mz22.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, China melaporkan 139 kematian terbaru akibat virus korona atau Covid-19, sehingga total korban tewas di China daratan menjadi 1.666 orang.
Dikutip dari SCMP, Minggu (16/2/2020) dari Komisi Kesehatan Hubei, juga  melaporkan 1.843 orang terjangkit Covid-19.
Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China pada Sabtu melaporkan 2.009 orang terinfeksi virus, sehingga jumlah pasien teeinfeksi Covid 19 di China daratan menjadi 68.500 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Masyarakat Natuna Bersyukur Observasi WNI Berjalan Lancar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak masyarakat internasional untuk mendorong pemerintah menangani virus berbahaya tersebut.
&amp;ldquo;Ini bukan pekerjaan untuk menteri kesehatan saja. Itu membutuhkan pendekatan seluruh pemerintah, &amp;rdquo;kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal organisasi itu, dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich.

&quot;Pendekatan itu harus koheren dan terkoordinasi, dipandu oleh bukti dan prioritas kesehatan masyarakat,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selesai Diobservasi, Warga Kaltim Dijadwalkan Tiba di Balikpapan Pagi Ini
Kepala WHO memuji China dengan mengatakan langkah-langkah yang diambil pemerintah Beijing sangat baik. &amp;ldquo;China telah membeli waktu dunia. Kami tidak tahu berapa lama,&quot; katanya.
&quot;Kami menganjurkan hal itu di luar Tiongkok, kami belum melihat transmisi komunitas yang meluas,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, China melaporkan 139 kematian terbaru akibat virus korona atau Covid-19, sehingga total korban tewas di China daratan menjadi 1.666 orang.
Dikutip dari SCMP, Minggu (16/2/2020) dari Komisi Kesehatan Hubei, juga  melaporkan 1.843 orang terjangkit Covid-19.
Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China pada Sabtu melaporkan 2.009 orang terinfeksi virus, sehingga jumlah pasien teeinfeksi Covid 19 di China daratan menjadi 68.500 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Masyarakat Natuna Bersyukur Observasi WNI Berjalan Lancar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak masyarakat internasional untuk mendorong pemerintah menangani virus berbahaya tersebut.
&amp;ldquo;Ini bukan pekerjaan untuk menteri kesehatan saja. Itu membutuhkan pendekatan seluruh pemerintah, &amp;rdquo;kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal organisasi itu, dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich.

&quot;Pendekatan itu harus koheren dan terkoordinasi, dipandu oleh bukti dan prioritas kesehatan masyarakat,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selesai Diobservasi, Warga Kaltim Dijadwalkan Tiba di Balikpapan Pagi Ini
Kepala WHO memuji China dengan mengatakan langkah-langkah yang diambil pemerintah Beijing sangat baik. &amp;ldquo;China telah membeli waktu dunia. Kami tidak tahu berapa lama,&quot; katanya.
&quot;Kami menganjurkan hal itu di luar Tiongkok, kami belum melihat transmisi komunitas yang meluas,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
