<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Jatim Minta Masyarakat Jangan Takut Berinteraksi dengan WNI dari Natuna</title><description>Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan, masyarakat tidak perlu takut berinteraksi dengan 65 warga yang dipulangkan dari Natuna.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna"/><item><title>Gubernur Jatim Minta Masyarakat Jangan Takut Berinteraksi dengan WNI dari Natuna</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2020 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna-EyLvdpmWtN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Menerima WNI Usai Menjalani Observasi di Natuna dan Mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo (foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/16/519/2169223/gubernur-jatim-minta-masyarakat-jangan-takut-berinteraksi-dengan-wni-dari-natuna-EyLvdpmWtN.jpg</image><title>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Menerima WNI Usai Menjalani Observasi di Natuna dan Mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo (foto: Istimewa)</title></images><description>SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, masyarakat tidak perlu takut berinteraksi dengan 65 warga yang dipulangkan dari Wuhan, China. Sebab, mereka telah melewati masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau, selama 14 hari.

&quot;Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat Jawa Timur bahwa mereka ini selesai observasi, mereka ini sudah selesai mengikuti sesuai dengan masa inkubasi dua kali. Dan mereka sudah dinyatakan tidak terindikasi, sudah punya keterangan sehat dari Kemenkes,&amp;rdquo; tegas Khofifah di Bandara Juanda, Sidoarjo pada Sabtu 15 Februari 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak
&amp;nbsp;
Dia berharap, proses sosialisasi dan interaksi warga masyarakat dan warga kampus jangan ada perubahan kepada warga yang sudah pulang dari Natuna. Interaksi harus terus dilakukan seperti sebelum-sebelumnya.

&amp;ldquo;Maka sosialisasi dan interaksi di antara warga masyarakat dan warga kampus, saya mohon jangan ada perbedaan, jangan ada  perubahan,&amp;rdquo; pintanya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga mengapresiasi pengambilan keputusan pemerintah untuk evakuasi WNI kembali ke Tanah Air dilakukan sangat cepat. Koordinasi antara seluruh elemen strategis di pemerintah pusat hingga diputuskan dilakukan observasi di Natuna juga berlangsung dengan cepat dan sangat  baik.Sebagai informasi ada total 65 orang warga Jatim, yang pulang dari Wuhan, China dan sempat diobservasi kesehatannya di Natuna, Kepulauan Riau. Dari jumlah tersebut, 62 orang tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Sabtu malam pukul 22.16 WIB dengan pesawat komersil Citilink.

Sedangkan dua warga dijemput keluarganya di Jakarta, sedangkan satu warganya meneruskan perjalanan ke Banyuwangi dari Jakarta pada Minggu (16/2/2020) pagi ini.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Pemprov Jatim Siapkan Tim Trauma Healing bagi 65 Warga Sepulang dari Natuna
Dari jumlah tersebut, 34 orang berasal dari Surabaya, Malang ada 7 orang, disusul Lumajang dan Kediri masing-masing 4 orang. Kemudian ada Probolinggo dan Sidoarjo masing-masing sejumlah 3 orang, serta Lamongan 2 orang.

Selanjutnya Tuban, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Pamekasan, dan Ponorogo, masing - masing sebanyak satu orang warga yang pulang dari Natuna.</description><content:encoded>SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, masyarakat tidak perlu takut berinteraksi dengan 65 warga yang dipulangkan dari Wuhan, China. Sebab, mereka telah melewati masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau, selama 14 hari.

&quot;Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat Jawa Timur bahwa mereka ini selesai observasi, mereka ini sudah selesai mengikuti sesuai dengan masa inkubasi dua kali. Dan mereka sudah dinyatakan tidak terindikasi, sudah punya keterangan sehat dari Kemenkes,&amp;rdquo; tegas Khofifah di Bandara Juanda, Sidoarjo pada Sabtu 15 Februari 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak
&amp;nbsp;
Dia berharap, proses sosialisasi dan interaksi warga masyarakat dan warga kampus jangan ada perubahan kepada warga yang sudah pulang dari Natuna. Interaksi harus terus dilakukan seperti sebelum-sebelumnya.

&amp;ldquo;Maka sosialisasi dan interaksi di antara warga masyarakat dan warga kampus, saya mohon jangan ada perbedaan, jangan ada  perubahan,&amp;rdquo; pintanya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga mengapresiasi pengambilan keputusan pemerintah untuk evakuasi WNI kembali ke Tanah Air dilakukan sangat cepat. Koordinasi antara seluruh elemen strategis di pemerintah pusat hingga diputuskan dilakukan observasi di Natuna juga berlangsung dengan cepat dan sangat  baik.Sebagai informasi ada total 65 orang warga Jatim, yang pulang dari Wuhan, China dan sempat diobservasi kesehatannya di Natuna, Kepulauan Riau. Dari jumlah tersebut, 62 orang tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Sabtu malam pukul 22.16 WIB dengan pesawat komersil Citilink.

Sedangkan dua warga dijemput keluarganya di Jakarta, sedangkan satu warganya meneruskan perjalanan ke Banyuwangi dari Jakarta pada Minggu (16/2/2020) pagi ini.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Pemprov Jatim Siapkan Tim Trauma Healing bagi 65 Warga Sepulang dari Natuna
Dari jumlah tersebut, 34 orang berasal dari Surabaya, Malang ada 7 orang, disusul Lumajang dan Kediri masing-masing 4 orang. Kemudian ada Probolinggo dan Sidoarjo masing-masing sejumlah 3 orang, serta Lamongan 2 orang.

Selanjutnya Tuban, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Pamekasan, dan Ponorogo, masing - masing sebanyak satu orang warga yang pulang dari Natuna.</content:encoded></item></channel></rss>
