<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Jawab soal Perbedaan Nilai Kepuasan Publik pada Jokowi-Ma'ruf</title><description>Perbedaan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi dan KH Ma'ruf dinilai bukan suatu masalah</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf"/><item><title>Istana Jawab soal Perbedaan Nilai Kepuasan Publik pada Jokowi-Ma'ruf</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2020 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf-zCnlKPrlFu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (Foto: Dok. Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/17/337/2169763/istana-jawab-soal-perbedaan-nilai-kepuasan-publik-pada-jokowi-ma-ruf-zCnlKPrlFu.jpg</image><title>Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (Foto: Dok. Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Tingkat kepuasaan responden terhadap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dinilai 'jomplang' alias berbeda jauh dalam hasil survei Indo Barometer. Merespons itu, pihak Istana memberikan pembelaan.
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, perbedaan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi dan KH Ma'ruf bukanlah suatu masalah. Pasalnya, pemerintah selalu bekerja bersama dalam menyelesaikan persoalan bangsa.
&quot;Ya sebenarnya kan semua pekerjaan bersama. Makanya yang dibangun adalah super team. Bukan super man. Super team yang dibangun,&quot; kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).
&quot;Jadi ya semua agregat dari semua pekerjaan yang apa itu memikirkan pemerintahan ini. Maksudnya hasilnya sebuah agregat dari pekerjaan semua unit-unit kerja yang ada di kementerian maupun lembaga,&quot; tambah dia.

Baca Juga: Survei Kepuasan Publik ke Lembaga Negara: TNI Dapat Nilai A, DPR Dapat C
Di sisi lain, Moeldoko menganggap wajar bila kepuasaan terhadap kinerja Jokowi tinggi. Sebab, Kepala Negara memang sudah bekerja keras dalam menuntaskan persoalan bangsa ini. Terlebih, menteri-menterinya juga sudah bekerja optimal.
&quot;Ya memang wajar bagus kan begitu. Memang semuanya bekerja dengan keras masing-masing menteri bekerja dengan optimum jadi hasilnya cukup bagus begitu,&quot; imbuhnya.Sekadar informasi, tingkat kepuasan responden terhadap Jokowi-Ma'ruf  berbeda jauh alias jomplang. Sebesar 49,6 responden puas terhadap  kinerja Ma'ruf. Sedangkan sebanyak, 37,5 persen menyatakan tidak puas  dan 12,9 persen tidak tahu.
Sementara, tingkat kepuasan terhadap  Jokowi sebanyak 70,1 persen. Lalu, publik yang tidak puas mencapai 27,4  persen dan 2,6 persen menyatakan tidak menjawab.
Menurut Direktur  Eksekutif Indo Barometer M Qodari, perbedaan tingkat kepuasaan antara  Jokowi dan Ma'ruf merupakan hal yang wajar. Sebab, selama ini peran  Ma'ruf kurang menonjol sejak dia dilantik menjadi orang nomor dua di  Indonesia.
&quot;Pasti memang jomplang antara presiden dan wakil  presiden dan biasanya wakil memang lebih rendah, tapi biasanya enggak  jauh, tapi ini jauh ya,&quot; kata Qodari di kawasan Jakarta Pusat, Minggu 16  Februari 2020.
Survei Indo Barometer dilakukan pada 9-15 Januari  2020 pada 34 Provinsi. Total responden survei ini sebanyak 1.200 dengan  margin of error kurang lebih sebesar 2,83 persen, pada tingkat  kepercayaan 95 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Tingkat kepuasaan responden terhadap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dinilai 'jomplang' alias berbeda jauh dalam hasil survei Indo Barometer. Merespons itu, pihak Istana memberikan pembelaan.
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, perbedaan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi dan KH Ma'ruf bukanlah suatu masalah. Pasalnya, pemerintah selalu bekerja bersama dalam menyelesaikan persoalan bangsa.
&quot;Ya sebenarnya kan semua pekerjaan bersama. Makanya yang dibangun adalah super team. Bukan super man. Super team yang dibangun,&quot; kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).
&quot;Jadi ya semua agregat dari semua pekerjaan yang apa itu memikirkan pemerintahan ini. Maksudnya hasilnya sebuah agregat dari pekerjaan semua unit-unit kerja yang ada di kementerian maupun lembaga,&quot; tambah dia.

Baca Juga: Survei Kepuasan Publik ke Lembaga Negara: TNI Dapat Nilai A, DPR Dapat C
Di sisi lain, Moeldoko menganggap wajar bila kepuasaan terhadap kinerja Jokowi tinggi. Sebab, Kepala Negara memang sudah bekerja keras dalam menuntaskan persoalan bangsa ini. Terlebih, menteri-menterinya juga sudah bekerja optimal.
&quot;Ya memang wajar bagus kan begitu. Memang semuanya bekerja dengan keras masing-masing menteri bekerja dengan optimum jadi hasilnya cukup bagus begitu,&quot; imbuhnya.Sekadar informasi, tingkat kepuasan responden terhadap Jokowi-Ma'ruf  berbeda jauh alias jomplang. Sebesar 49,6 responden puas terhadap  kinerja Ma'ruf. Sedangkan sebanyak, 37,5 persen menyatakan tidak puas  dan 12,9 persen tidak tahu.
Sementara, tingkat kepuasan terhadap  Jokowi sebanyak 70,1 persen. Lalu, publik yang tidak puas mencapai 27,4  persen dan 2,6 persen menyatakan tidak menjawab.
Menurut Direktur  Eksekutif Indo Barometer M Qodari, perbedaan tingkat kepuasaan antara  Jokowi dan Ma'ruf merupakan hal yang wajar. Sebab, selama ini peran  Ma'ruf kurang menonjol sejak dia dilantik menjadi orang nomor dua di  Indonesia.
&quot;Pasti memang jomplang antara presiden dan wakil  presiden dan biasanya wakil memang lebih rendah, tapi biasanya enggak  jauh, tapi ini jauh ya,&quot; kata Qodari di kawasan Jakarta Pusat, Minggu 16  Februari 2020.
Survei Indo Barometer dilakukan pada 9-15 Januari  2020 pada 34 Provinsi. Total responden survei ini sebanyak 1.200 dengan  margin of error kurang lebih sebesar 2,83 persen, pada tingkat  kepercayaan 95 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
